Banda Aceh, Kabar SDGs – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan akademisi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. Zahlul Pasha, M.H., dosen Fakultas Syariah dan Hukum Program Studi Hukum Tata Negara, berhasil meraih Juara I dalam ajang Research Expo 2026 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.
Penghargaan tersebut diterima Zahlul Pasha pada Senin, 9 Februari 2026, di Aula Program Doktor Universitas Gadjah Mada. Ajang Research Expo 2026 diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang akademisi dan peneliti, sehingga capaian tersebut dinilai sebagai prestasi yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi yang bersangkutan tetapi juga bagi institusi asalnya.
Zahlul Pasha saat ini tengah menempuh pendidikan Program Doktor atau S3 di Universitas Gadjah Mada. Keberhasilannya meraih juara pertama menjadi bukti konsistensi dan keseriusannya dalam mengembangkan riset di bidang hukum dan ketatanegaraan.
Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Prof. Kamaruzzaman, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini mencerminkan kualitas sumber daya dosen FSH yang terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam bidang penelitian dan pengembangan keilmuan. “Bapak Zahlul Pasha merupakan dosen Program Studi Hukum Tata Negara yang luar biasa, aktif dalam berbagai kegiatan riset baik di dalam maupun di luar kampus, serta telah banyak meraih penghargaan akademik. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Fakultas Syariah dan Hukum,” kata Kamaruzzaman, Selasa (10/2).
Selain menyampaikan ucapan selamat, Dekan FSH juga berharap Zahlul Pasha dapat segera menyelesaikan studi doktoralnya dan kembali mengabdi di kampus. Ia menekankan pentingnya kontribusi dosen dalam meningkatkan mutu akademik, riset, serta penguatan kelembagaan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry.
Prestasi yang diraih Zahlul Pasha juga diharapkan mampu memacu semangat sivitas akademika lainnya. “Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan civitas akademika FSH untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, serta daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.












Discussion about this post