• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Layanan Rehabilitasi BNN Tanah Merah Layani 335 Klien Sepanjang 2025

by SDGS Admin
21 Januari 2026
Layanan Rehabilitasi BNN Tanah Merah Layani 335 Klien Sepanjang 2025
21
SHARES
132
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Samarinda, Kabar SDGs – Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional di Tanah Merah mencatat peningkatan signifikan layanan rehabilitasi narkoba sepanjang 2025 dengan total 335 klien yang menjalani program pemulihan, seiring komitmen balai untuk tetap menerima klien selama kapasitas layanan masih tersedia.

Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Bambang Styawan menjelaskan, mayoritas klien rehabilitasi berasal dari kelompok dewasa laki-laki dengan jumlah mencapai 298 orang, sementara klien dewasa perempuan tercatat sebanyak 15 orang. Selain itu, layanan rehabilitasi juga menjangkau kelompok anak dan remaja, masing-masing terdiri dari 18 anak laki-laki dan 4 anak perempuan yang mendapatkan pendampingan dengan pendekatan dan pengaturan khusus sesuai usia.

BACA JUGA

No Content Available

Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah memiliki daya tampung hingga 120 tempat tidur setiap hari. Bambang menegaskan, pihaknya tidak melakukan pembatasan penerimaan klien selama sarana, waktu, dan sumber daya manusia masih memungkinkan.

“Selama kami masih memiliki kemampuan, waktu, dan tempat, pasti kami terima. Tidak akan kami tolak,” ujar Bambang saat memaparkan capaian layanan rehabilitasi tahun 2025 di Samarinda, Jumat (16/1/2025).

Ia menjelaskan, masa rehabilitasi klien bervariasi antara tiga hingga enam bulan, tergantung pada tingkat keparahan adiksi yang dialami. Untuk kasus dengan tingkat ringan, rehabilitasi dapat dilakukan melalui layanan rawat jalan, baik di Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, BNN provinsi, BNN kabupaten/kota, maupun klinik instansi pemerintah yang ditunjuk sebagai penerima wajib lapor.

Menurut Bambang, proses rehabilitasi tidak berhenti setelah klien menyelesaikan masa rawat inap atau rawat jalan. Pendampingan lanjutan tetap dibutuhkan di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, hingga tempat kerja agar proses pemulihan berjalan berkelanjutan.

“Dalam dunia adiksi tidak dikenal istilah sembuh. Yang ada adalah pulih, karena adiksi merupakan penyakit kronis yang bersifat kambuhan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya perubahan pola hidup dan gaya hidup, disertai pengelolaan aspek biologi, psikologis, sosial, dan spiritual, sebagai kunci agar klien tidak kembali terjerumus pada penyalahgunaan narkoba. Untuk mengukur keberhasilan program, Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah menggunakan instrumen Kualitas Hidup Organisasi Kesehatan Dunia atau WHOQOL yang diakui secara nasional dan internasional.

Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah rehabilitasi guna menilai peningkatan kualitas hidup klien secara menyeluruh. “Ketika kualitas hidup meningkat, baik secara biopsikososial maupun spiritual, diharapkan klien mampu pulih dan mempertahankan kehidupannya tanpa narkoba,” pungkas Bambang.

Share8SendTweet5
Previous Post

Danantara dan PTPP Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang & Aceh Utara

Next Post

Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama Screenverse untuk Industri Audiovisual

Next Post
Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama Screenverse untuk Industri Audiovisual

Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama Screenverse untuk Industri Audiovisual

Kemenekraf Fasilitasi Peluncuran Video Musik “Mikro Plastik” Karya Tropical Forest

Kemenekraf Fasilitasi Peluncuran Video Musik “Mikro Plastik” Karya Tropical Forest

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

25 Mei 2026
Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

25 Mei 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

25 Mei 2026
Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

25 Mei 2026
Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

25 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    33 shares
    Share 13 Tweet 8

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.