Bener Meriah, Kabar SDGs – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Bener Meriah berdampak besar terhadap sektor pertanian dan infrastruktur, dengan kebun kopi menjadi sektor paling parah terdampak. Data Pos Komando Penanganan Bencana Aceh mencatat luas kerusakan kebun kopi mencapai 445,583 hektare akibat bencana hidrometeorologi tersebut.
“Kerusakan kebun kopi cukup mendominasi dampak bencana hidrometeorologi di Bener Meriah. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap mata pencaharian masyarakat,” kata Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin, Sabtu, 10 Januari 2026.
Kerusakan kebun kopi tersebar di delapan kecamatan. Kecamatan Bukit tercatat sebagai wilayah dengan dampak terluas, yakni 198,179 hektare, disusul Kecamatan Mesidah seluas 122,147 hektare, Wih Pesam 76,700 hektare, Permata 36,650 hektare, Gajah Putih 8,469 hektare, Bener Kelipah 1,750 hektare, Bandar 1,563 hektare, serta Timang Gajah 0,125 hektare.
Selain kebun kopi, banjir dan longsor juga mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian dan perkebunan lainnya. Sawah yang terdampak tercatat seluas 68,732 hektare, perkebunan seluas 214,270 hektare di Kecamatan Syiah Utama, serta kolam masyarakat dengan luas 2,505 hektare.
“Total kerusakan lahan pertanian secara keseluruhan mencapai 731,089 hektare,” sebut Murthalamuddin.
Dari sisi infrastruktur, bencana ini merusak 166 unit jembatan dan 81 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah. Dampak terhadap masyarakat juga cukup besar, dengan korban jiwa tercatat sebanyak 31 orang meninggal dunia, 14 orang dinyatakan hilang, serta lima orang mengalami luka-luka. Jumlah warga terdampak mencapai 183.043 jiwa yang tersebar di 10 kecamatan dan 232 desa.
Murthalamuddin menambahkan, pemerintah daerah bersama unsur terkait masih terus melakukan penanganan dan pemulihan pascabencana untuk mengurangi dampak jangka panjang terhadap masyarakat.
“Kini Kabupaten Bener Meriah telah melewati masa tanggap darurat dan saat ini memasuki tahap transisi hingga 6 April 2026,” ucapnya.












Discussion about this post