Kutai Timur, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyerahkan 56 unit sepeda motor operasional kepada seluruh Ketua RT di Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar hingga tingkat lingkungan. Penyerahan yang dipimpin Bupati Ardiansyah Sulaiman di halaman Kantor Bupati Kutim pada Rabu, 3 Desember 2025, turut disertai bantuan keuangan sebesar Rp250 juta untuk setiap RT.
Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa dukungan tersebut diberikan untuk mempercepat kinerja para Ketua RT yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat. “Pemerintah ingin RT semakin gesit melayani warga, memahami kondisi lingkungannya, termasuk warga kurang mampu dan anak-anak stunting,” ujarnya. Ia mengingatkan agar fasilitas yang diberikan sejalan dengan tanggung jawab moral serta kemampuan setiap RT dalam mengelola kebutuhan masyarakat.
Kabag Umum Setkab Kutim, Misbachul Choir, memastikan seluruh unit motor Honda Scoopy diserahkan dalam kondisi laik pakai dan dilengkapi perangkat keselamatan, sementara penggunaannya akan dipantau melalui laporan berkala. Di sisi lain, program Bantuan Keuangan Khusus Desa (Bankeudes) mulai menunjukkan dampak nyata. Di RT 19, pembangunan semenisasi Gang Prima 2 telah mencapai 50 persen. “Gang ini sering tergenang saat hujan. Sekarang sudah mulai dibangun 20 sentimeter, progresnya hampir separuh,” kata Ketua RT 19, Nur Kholis.
Ketua RT 42, Naim Nur Qur’an, memanfaatkan dana tersebut untuk pemasangan lampu, CCTV, dan peningkatan kebersihan lingkungan. Sementara Ketua RT 46, Ade Romaningsih, menegaskan bahwa dana Bankeudes tidak diberikan dalam bentuk tunai. “RT hanya mengajukan kebutuhan. Semua dikelola melalui sistem pengusulan,” ujarnya, memastikan seluruh proses berjalan transparan.
Ketua Forum RT Teluk Lingga, Nirwan Rais, mengapresiasi perhatian Pemkab Kutim karena dinilai mampu mendorong percepatan pembangunan kecil yang dibutuhkan warga. Pemerintah berharap fasilitas operasional dan alokasi Bankeudes dapat memperbaiki kualitas layanan publik serta meratakan pembangunan hingga tingkat RT sebagai struktur terdepan dalam pelayanan masyarakat.












Discussion about this post