Denpasar, Kabar SDGs – Semangat kebersamaan menggema di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar saat Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyerukan “Together We End Polio” dalam kegiatan Rotary World Polio Day yang digelar Rotary Club District 3420 Indonesia, Bali Area, Minggu (26/10). Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Polio Dunia yang diwarnai dengan kegiatan sosial, edukasi, dan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara turut meneteskan imunisasi pertama bagi anak-anak sebagai simbol dukungan terhadap pencegahan polio. Ia juga memberikan semangat kepada peserta, menyerahkan bingkisan kesehatan, serta berdialog tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak di lingkungan masyarakat.
Jaya Negara menegaskan komitmennya mendukung Rotary Club D3420 yang telah menginisiasi penyuluhan dan pemberian imunisasi polio melalui serangkaian kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, yoga, dan senam massal di kawasan Lapangan Puputan Denpasar. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat sektor kesehatan dan sanitasi.
“Program-program Rotary ini mirip dengan yang sedang kami jalankan di Pemerintah Kota Denpasar, termasuk terkait sanitasi. Kemudian yang terkait kesehatan dan pencegahan polio,” ungkapnya.
Ia berharap momentum peringatan World Polio Day dapat menjadikan Denpasar sebagai kota bebas polio dan tangguh dalam imunisasi. Kesadaran orang tua, lanjutnya, sangat penting untuk memastikan anak-anak memperoleh vaksin polio secara rutin. Meskipun saat ini tidak ditemukan kasus polio di Denpasar, pencegahan dini tetap menjadi prioritas.
“Kita berharap para orang tua yang memiliki anak berusia nol sampai tujuh tahun dapat membawa buah hatinya dalam acara Rotary World Polio Day ini dan jika tidak sempat bisa langsung ke posyandu guna mendapatkan vaksin polio, sehingga Kota Denpasar bebas penyakit polio,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Putu Indra Mahyuni, menjelaskan bahwa Rotary merupakan organisasi non politik dan non agama dengan tujuh fokus pengabdian, salah satunya di bidang kesehatan. Dalam peringatan World Polio Day 2025, Rotary Club of Bali D3420 menyelenggarakan senam, yoga, dan zumba massal yang diikuti sekitar 1.500 peserta di Lapangan Puputan Denpasar, serta menghadirkan layanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan mata, gigi, akupunktur, dan fisioterapi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi polio,” katanya.
Secara nasional, lebih dari 2.000 anggota Rotary dari 106 klub di seluruh Indonesia turut bergerak dalam kampanye “Together We End Polio!” pada Minggu pagi (26/10/2025). Aksi serentak ini dilakukan di berbagai kota seperti Denpasar, Semarang, Surabaya, dan Solo, membawa pesan bahwa Indonesia siap menutup bab terakhir perjuangan melawan polio.
Di Semarang, kampanye dimulai dengan acara kick-off nasional di Awann Costa, sementara di Surabaya diisi dengan lomba menggambar anak, sosialisasi imunisasi bersama UNICEF, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Di Solo, aksi sosial digelar di area Car Free Day depan Dalem Wuryoningratan, Danar Hadi.
Dari Semarang hingga Denpasar, langkah ribuan orang berpadu dalam satu semangat untuk menuntaskan perjuangan melawan polio. “Together We End Polio!” bukan sekadar slogan, melainkan wujud nyata solidaritas dan kemanusiaan.
“Kampanye ini adalah panggilan untuk bersatu. Rotary, pemerintah, dan masyarakat harus bergerak bersama demi generasi bebas polio,” ucapnya.












Discussion about this post