• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Padi Biosalin Ubah Lahan Tambak Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan

by SDGS Admin
28 Oktober 2025
Padi Biosalin Ubah Lahan Tambak Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan
24
SHARES
149
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Lampung Selatan, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama terus mendorong inovasi sektor pertanian dengan pendekatan kolaboratif pentahelix untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus produktivitas lahan. Salah satu terobosan yang kini menjadi sorotan adalah program Padi Biosalin atau Bio Salinity Tolerant Rice di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, yang berhasil mengubah lahan bekas tambak udang berair asin menjadi sawah produktif.

Pada Jumat (24/10/2025), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan, Anasrullah, bersama Ketua BPH Yayasan Batutta Bangun Negeri Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Toto Priyana, serta Direktur Riset, Inkubasi Bisnis, dan Kualitas UIM, Sigit Apriyanto, meninjau langsung lahan percontohan milik Kardiyansyah, anggota kelompok tani setempat yang menjadi pionir penerapan teknologi Padi Biosalin. Turut hadir Ketua Dekopinda Lampung Selatan Rudi Topan, Kepala Desa Sidoasih, Kepala Desa Bandar Agung, dan sejumlah tokoh masyarakat.

BACA JUGA

Aceh Mulai Tanam Padi Pascabencana di Aceh Tamiang

Aceh Mulai Tanam Padi Pascabencana di Aceh Tamiang

6 Juli 2026
Banyuasin Optimistis Lampaui Satu Juta Ton Padi

Banyuasin Optimistis Lampaui Satu Juta Ton Padi

21 Mei 2026
PGN Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat UMKM Petani dan Lingkungan

PGN Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat UMKM Petani dan Lingkungan

5 Oktober 2025

Inovasi ini digagas oleh tokoh masyarakat setempat, Kang Jalu, yang memiliki visi memanfaatkan lahan pesisir terdampak intrusi air laut agar tetap bernilai ekonomi. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya lahan tersebut adalah tambak udang dengan kadar air payau yang sulit ditanami. “Meski dulunya lahan ini adalah tambak udang yang terpapar air payau, kami ingin membuktikan bahwa tanah ini tetap bisa produktif jika kita memilih varietas padi yang tepat,” ujar Jalu.

Hasil uji coba menunjukkan perkembangan menggembirakan. Padi Biosalin tumbuh baik dan menghasilkan panen yang memuaskan di lahan dengan kadar garam tinggi. Menanggapi hal ini, Kepala Kominfo Lampung Selatan, Anasrullah, menilai keberhasilan tersebut sebagai langkah cerdas dalam mengoptimalkan lahan pesisir yang selama ini dianggap tidak potensial. “Dengan teknologi ini, petani bisa tetap bercocok tanam meski menggunakan air laut,” katanya.

Menurutnya, inovasi Padi Biosalin menjadi solusi adaptif terhadap dampak perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air, terutama di wilayah pantai yang rawan intrusi garam. Program ini sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Direktur Riset UIM, Sigit Apriyanto, menegaskan bahwa pengembangan Padi Biosalin merupakan langkah strategis menuju pertanian berkelanjutan. “Selain meningkatkan produktivitas, program ini juga memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem pertanian yang berdaya saing tinggi,” jelasnya.

Dengan hasil yang menjanjikan, program Padi Biosalin di Lampung Selatan diharapkan menjadi model pertanian adaptif yang dapat diterapkan di berbagai daerah pesisir lain di Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi pertanian berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.

Share10SendTweet6
Previous Post

Jalan Hauling Baru Akhiri Gangguan Truk Tambang di Paser

Next Post

Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

Next Post
Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

RS Brawijaya Travoy Hub Taman Mini Diresmikan

RS Brawijaya Travoy Hub Taman Mini Diresmikan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Menteri Dody Siapkan Sabo dan Perkuatan Tanggul Untuk Tangani Banjir Agam

Menteri Dody Siapkan Sabo dan Perkuatan Tanggul Untuk Tangani Banjir Agam

6 Agustus 2026
Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2 Rampung

Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2 Rampung

6 Agustus 2026
Menteri Dody Pastikan Kementerian PU Tangani 492 Titik Kekeringan

Menteri Dody Pastikan Kementerian PU Tangani 492 Titik Kekeringan

6 Agustus 2026
18.000 Liter Air dan 9 Pompa Air di Salurkan Ke Aceh Besar

18.000 Liter Air dan 9 Pompa Air di Salurkan Ke Aceh Besar

6 Agustus 2026
Jayapura Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Jayapura Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

6 Agustus 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1685 shares
    Share 674 Tweet 421
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1404 shares
    Share 562 Tweet 351
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1396 shares
    Share 558 Tweet 349
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1384 shares
    Share 554 Tweet 346
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1405 shares
    Share 562 Tweet 351

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.