• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Padi Biosalin Ubah Lahan Tambak Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan

by SDGS Admin
28 Oktober 2025
Padi Biosalin Ubah Lahan Tambak Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan
25
SHARES
154
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Lampung Selatan, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama terus mendorong inovasi sektor pertanian dengan pendekatan kolaboratif pentahelix untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus produktivitas lahan. Salah satu terobosan yang kini menjadi sorotan adalah program Padi Biosalin atau Bio Salinity Tolerant Rice di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, yang berhasil mengubah lahan bekas tambak udang berair asin menjadi sawah produktif.

Pada Jumat (24/10/2025), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan, Anasrullah, bersama Ketua BPH Yayasan Batutta Bangun Negeri Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Toto Priyana, serta Direktur Riset, Inkubasi Bisnis, dan Kualitas UIM, Sigit Apriyanto, meninjau langsung lahan percontohan milik Kardiyansyah, anggota kelompok tani setempat yang menjadi pionir penerapan teknologi Padi Biosalin. Turut hadir Ketua Dekopinda Lampung Selatan Rudi Topan, Kepala Desa Sidoasih, Kepala Desa Bandar Agung, dan sejumlah tokoh masyarakat.

BACA JUGA

Dengan Padi Tabela Pertanian Modern Diterapkan di Cianjur

Dengan Padi Tabela Pertanian Modern Diterapkan di Cianjur

10 September 2026
Aceh Mulai Tanam Padi Pascabencana di Aceh Tamiang

Aceh Mulai Tanam Padi Pascabencana di Aceh Tamiang

6 Juli 2026
Banyuasin Optimistis Lampaui Satu Juta Ton Padi

Banyuasin Optimistis Lampaui Satu Juta Ton Padi

21 Mei 2026

Inovasi ini digagas oleh tokoh masyarakat setempat, Kang Jalu, yang memiliki visi memanfaatkan lahan pesisir terdampak intrusi air laut agar tetap bernilai ekonomi. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya lahan tersebut adalah tambak udang dengan kadar air payau yang sulit ditanami. “Meski dulunya lahan ini adalah tambak udang yang terpapar air payau, kami ingin membuktikan bahwa tanah ini tetap bisa produktif jika kita memilih varietas padi yang tepat,” ujar Jalu.

Hasil uji coba menunjukkan perkembangan menggembirakan. Padi Biosalin tumbuh baik dan menghasilkan panen yang memuaskan di lahan dengan kadar garam tinggi. Menanggapi hal ini, Kepala Kominfo Lampung Selatan, Anasrullah, menilai keberhasilan tersebut sebagai langkah cerdas dalam mengoptimalkan lahan pesisir yang selama ini dianggap tidak potensial. “Dengan teknologi ini, petani bisa tetap bercocok tanam meski menggunakan air laut,” katanya.

Menurutnya, inovasi Padi Biosalin menjadi solusi adaptif terhadap dampak perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air, terutama di wilayah pantai yang rawan intrusi garam. Program ini sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Direktur Riset UIM, Sigit Apriyanto, menegaskan bahwa pengembangan Padi Biosalin merupakan langkah strategis menuju pertanian berkelanjutan. “Selain meningkatkan produktivitas, program ini juga memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem pertanian yang berdaya saing tinggi,” jelasnya.

Dengan hasil yang menjanjikan, program Padi Biosalin di Lampung Selatan diharapkan menjadi model pertanian adaptif yang dapat diterapkan di berbagai daerah pesisir lain di Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi pertanian berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.

Share10SendTweet6
Previous Post

Jalan Hauling Baru Akhiri Gangguan Truk Tambang di Paser

Next Post

Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

Next Post
Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

Denpasar Bergerak Bersama Akhiri Polio

RS Brawijaya Travoy Hub Taman Mini Diresmikan

RS Brawijaya Travoy Hub Taman Mini Diresmikan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SBY Gelar Pameran Lukisan di Surabaya

SBY Gelar Pameran Lukisan di Surabaya

21 September 2026

Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

21 September 2026
Polinela dan ITERA Perkuat Kerja Sama Akademik

Polinela dan ITERA Perkuat Kerja Sama Akademik

21 September 2026
Brand Fesyen Lokal Kuasai Pasar Internasional

Brand Fesyen Lokal Kuasai Pasar Internasional

21 September 2026
Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

21 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2885 shares
    Share 1154 Tweet 721
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3209 shares
    Share 1284 Tweet 802
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2897 shares
    Share 1159 Tweet 724
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2885 shares
    Share 1154 Tweet 721
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2849 shares
    Share 1140 Tweet 712

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.