• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
3 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Bali alami deflasi Agustus 2025

by SDGS Admin
4 September 2025
Bali alami deflasi Agustus 2025
28
SHARES
172
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Denpasar, Kabar SDGs – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat seluruh kota dan kabupaten IHK di Bali mengalami deflasi bulanan pada Agustus 2025. Kondisi ini terjadi seiring melimpahnya hasil panen yang mendorong penurunan harga sejumlah komoditas penting, terutama tomat, cabai rawit, daging babi, buncis, serta tarif angkutan udara.

Rilis BPS pada Senin 1 September 2025 menunjukkan deflasi gabungan kabupaten dan kota di Bali sebesar -0,39% (mtm), berbalik arah setelah pada Juli 2025 sempat tercatat inflasi 0,32% (mtm). Secara tahunan, inflasi Bali menurun ke 2,65% (yoy), turun dari 3,16% (yoy) bulan sebelumnya, meski tetap lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang berada di level 2,31% (yoy).

BACA JUGA

Harga Sejumlah Komoditas Pangan Mulai Relatif Stabil

Harga Sejumlah Komoditas Pangan Mulai Relatif Stabil

18 Agustus 2022

Deflasi dialami merata di seluruh wilayah IHK Bali. Kabupaten Tabanan mencatat penurunan terdalam dengan -0,69% (mtm) atau inflasi tahunan 2,61% (yoy), diikuti Singaraja dengan -0,56% (mtm) atau 2,71% (yoy). Badung mencatat deflasi -0,46% (mtm) dengan inflasi tahunan 1,91% (yoy), sementara Denpasar mencatat deflasi -0,19% (mtm) dan inflasi tahunan 3,05% (yoy).

Menurut BPS, deflasi bulan Agustus terutama disumbang oleh kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau. Namun, tekanan deflasi tertahan oleh kenaikan harga bawang merah, biaya sekolah tingkat SMA, beras, bahan bakar rumah tangga, dan pepaya.

BPS bersama Bank Indonesia Provinsi Bali menilai ada beberapa risiko yang perlu diwaspadai ke depan. Faktor tersebut antara lain meningkatnya permintaan barang dan jasa pada musim puncak kunjungan wisatawan mancanegara, kenaikan harga acuan minyak sawit mentah (CPO) yang bisa memicu imported inflation, serta berlanjutnya perbaikan jalur utama Jawa–Bali yang berpotensi menghambat distribusi logistik. Selain itu, ketidakpastian cuaca pada musim kemarau basah juga dikhawatirkan mengganggu produksi hortikultura.

Untuk menjaga kestabilan harga, Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus menjalankan strategi 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif. Upaya ini didukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) melalui peningkatan produktivitas pertanian, perluasan area tanam, serta pemanfaatan lahan tidur.

Sinergi antar daerah di Bali juga akan diperkuat dengan membangun ekosistem ketahanan pangan yang melibatkan BUMDes, Perumda pangan, hingga koperasi. Kolaborasi dari hulu hingga hilir, mulai petani, penggilingan, Perumda pangan, hingga hotel, restoran, dan kafe, juga akan diperkuat dengan dukungan regulasi yang memprioritaskan produk pangan lokal.

Dengan langkah tersebut, Bank Indonesia Provinsi Bali optimis inflasi tahun 2025 dapat tetap terkendali dalam kisaran sasaran nasional, yakni 2,5% ±1%, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global maupun domestik.

Share11SendTweet7
Previous Post

TP PKK Tanjungpinang Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Perdamaian Indonesia

Next Post

Pergelaran Seni Kenawat Cakak Meriahkan HUT RI di Tulang Bawang Barat

Next Post
Pergelaran Seni Kenawat Cakak Meriahkan HUT RI di Tulang Bawang Barat

Pergelaran Seni Kenawat Cakak Meriahkan HUT RI di Tulang Bawang Barat

Bank BPD Bali Raih Tiga Penghargaan Infobank Award 2025

Bank BPD Bali Raih Tiga Penghargaan Infobank Award 2025

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026

3 November 2026
KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Pengamanan Listrik Commuter Line Hadapi Musim Hujan

3 November 2026
Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

Program CreaFIN, Kementerian Ekraf Bukakan Akses Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Jogja

3 November 2026
Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

Pengiriman Peti Kemas Reefer di Merauke Tumbuh 12,33 Persen

3 November 2026
Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

3 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4506 shares
    Share 1802 Tweet 1127
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4180 shares
    Share 1672 Tweet 1045
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4217 shares
    Share 1687 Tweet 1054
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4154 shares
    Share 1662 Tweet 1039

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.