Gresik, Kabar SDGs — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana di Pelabuhan Gresik dipenuhi semangat gotong royong. Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, memimpin langsung aksi bersih-bersih pesisir yang dimulai dengan upacara di Terminal Malik Ibrahim, Jalan RE Martadinata, pada Jumat (8/8/2025).
Dalam amanatnya, Wabup Alif menegaskan bahwa nasionalisme tak cukup diwujudkan dengan simbol, melainkan harus nyata dalam tindakan, seperti menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Usai upacara, pataka diserahkan kepada perwakilan stakeholder dan bendera merah putih dibagikan kepada seluruh peserta.
“Semangat nasionalisme tidak hanya ditunjukkan melalui simbol, tetapi juga lewat aksi konkret seperti menjaga kebersihan dan kelestarian alam,” ujar Wabup Alif.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Sri Subaidah, menilai kegiatan ini sebagai dorongan bagi masyarakat agar peduli pada lingkungan, khususnya wilayah pesisir, dan menjadikannya kebiasaan. Dalam satu jam kegiatan, terkumpul 628 kilogram sampah, sebuah pengingat agar perayaan kemerdekaan tak meninggalkan timbunan sampah.
“Dalam sejam pelaksanaan aksi ini, telah terkumpul 628 kg sampah. Kami berharap warga bisa merayakan Hari Kemerdekaan dengan penuh sukacita, namun tetap menjaga lingkungan dan tidak menimbulkan sampah,” tambahnya.
Aksi ini diikuti ASN Pemkab Gresik, warga pesisir, hingga perusahaan setempat. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui DLH dan Bakesbangpol juga membagikan 10.000 bendera merah putih untuk membangkitkan semangat peringatan HUT ke-80 RI.












Discussion about this post