Surabaya, Kabar SDGs – Sejumlah siswa SMA Katolik Frateran (SMAK) Surabaya mengikuti kegiatan pendakian Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat pada 22–25 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kerja sama tim bagi para peserta.
Rombongan siswa berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada 20 Juni 2025. Mereka didampingi oleh pembina SMAFOX dan guru olahraga SMAK Frateran, Aloysius Catur Hery Purnama, S.Pd. Menurut Hery, pendakian ini menanamkan nilai ketekunan, tanggung jawab, dan kebersamaan, di mana keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian fisik seperti puncak, melainkan dari pengalaman serta keselamatan yang dibawa pulang.
“Puncak memang tujuan, tetapi pulang dengan selamat adalah keharusan,” ujar Hery.
Ia juga mengapresiasi siswa-siswa yang secara sadar memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan demi keselamatan tim. Keputusan tersebut dinilai sebagai bentuk kedewasaan dan kepemimpinan yang sejati.
Nadine, salah satu peserta dari kelas XI-A, menyebut bahwa pendakian ini memperkuat semangat kerja sama dalam tim dan menjadi pengalaman kebersamaan yang mendalam. Senada dengan itu, Jocelline Aurora Wijaya juga menyampaikan bahwa meski tak sampai ke puncak, ia merasa mendapatkan pelajaran penting tentang refleksi diri, batas kemampuan, dan tanggung jawab atas pilihan yang diambil.
“Pendakian bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga tentang refleksi diri dan tanggung jawab atas pilihan,” kata Jocelline.
Hery berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan kepekaan sosial siswa, sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya menjaga alam.












Discussion about this post