• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Rp200 Triliun Terbang ke Luar Negeri, Pakar Kesehatan Soroti Krisis Kepercayaan Layanan Medis Domestik

by SDGS Admin
27 Juni 2025
Rp200 Triliun Terbang ke Luar Negeri, Pakar Kesehatan Soroti Krisis Kepercayaan Layanan Medis Domestik
22
SHARES
140
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Ketua Ikatan Ekonom Kesehatan Indonesia, Hasbullah Thabrany, menyoroti masifnya pengeluaran warga Indonesia untuk berobat ke luar negeri yang diperkirakan mencapai Rp200 triliun. Menurutnya, angka ini mencerminkan krisis kepercayaan terhadap layanan kesehatan di dalam negeri.

“Jumlah ini setara hampir sepertiga dari belanja kesehatan nasional tahun 2024 yang mencapai Rp670 triliun. Ini sinyal kuat bahwa sistem layanan kita perlu dibenahi,” ujar Hasbullah dalam wawancara dengan Pro 3 RRI, Rabu (25/6/2025).

BACA JUGA

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional. (Dokumentasi|Kemenkes)

Menkes: Pengobatan Tradisional Jateng Menjadi Destinasi Wisata Medis

4 Juli 2020

Hasbullah menjelaskan, negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan favorit warga Indonesia karena dinilai menawarkan layanan lebih baik dengan biaya yang relatif terjangkau. Warga dari wilayah seperti Aceh, Medan, dan Riau bahkan lebih memilih ke Penang ketimbang ke Jakarta karena jaraknya yang lebih dekat dan efisien secara biaya.

“Kalau rumah sakit di dalam negeri bisa memberikan layanan berkualitas dengan harga yang masuk akal, tentu masyarakat tak perlu mencari pengobatan ke luar negeri,” tambahnya.

Ia menilai fenomena ini diperparah oleh perilaku sebagian pejabat yang juga memilih berobat ke luar negeri, menciptakan kesan bahwa layanan kesehatan nasional belum mampu bersaing.

Di sisi lain, Hasbullah mengungkap bahwa banyak rumah sakit besar di Indonesia masih enggan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan karena merasa tarif JKN tidak menguntungkan secara finansial. Akibatnya, pasien menengah ke atas yang ingin memanfaatkan JKN pun kesulitan mengakses rumah sakit unggulan di dalam negeri.

“Karena keterbatasan ini, masyarakat kelas menengah lebih memilih pengobatan di luar negeri, yang ironisnya justru menambah beban devisa negara,” katanya.

Meski begitu, Hasbullah menyarankan agar angka Rp200 triliun tersebut dikaji lebih lanjut. Ia menduga, angka tersebut tidak murni untuk layanan medis, namun juga mencakup pengeluaran lain seperti hotel, transportasi, dan belanja konsumtif saat pasien dan keluarga berada di luar negeri.

Ia juga menyoroti lemahnya pemberdayaan sektor kesehatan nasional, mulai dari industri farmasi, alat kesehatan, hingga tenaga kerja rumah sakit yang seharusnya bisa tumbuh pesat jika kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan dalam negeri meningkat.

“Seharusnya, Indonesia bisa menjadi tujuan wisata medis, bukan sebaliknya. Jika pelayanannya baik, bukan hanya masyarakat Indonesia yang dirawat di sini, tapi juga pasien dari luar negeri,” pungkas Hasbullah.

Share9SendTweet6
Previous Post

Pedagang Pasar Baru Gresik Keluhkan Distribusi Minyakita Tak Lancar, Harga Melejit di Atas HET

Next Post

PT Smelting dan Dekranasda Gresik Jalin Kolaborasi untuk Angkat Batik Lokal ke Pentas Global

Next Post
PT Smelting dan Dekranasda Gresik Jalin Kolaborasi untuk Angkat Batik Lokal ke Pentas Global

PT Smelting dan Dekranasda Gresik Jalin Kolaborasi untuk Angkat Batik Lokal ke Pentas Global

YBM PLN Dukung Perempuan UMKM Bangkit dan Berdaya Lewat Program Gerobak Cahaya

YBM PLN Dukung Perempuan UMKM Bangkit dan Berdaya Lewat Program Gerobak Cahaya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

VKTR Berpotensi Dapat Pendanaan Rp2 Triliun

VKTR Berpotensi Dapat Pendanaan Rp2 Triliun

5 September 2026
Tangke Bawa Musik Aceh ke Danau Toba

Tangke Bawa Musik Aceh ke Danau Toba

5 September 2026
KAI Services Hadirkan Berbagai Produk dan Layanan di KAI Expo 2026

KAI Services Hadirkan Berbagai Produk dan Layanan di KAI Expo 2026

5 September 2026
Lake Toba Traditional Music Festival Buka Peluang Ekonomi Musik Daerah

Lake Toba Traditional Music Festival Buka Peluang Ekonomi Musik Daerah

5 September 2026
Direksi KAI Services Turun Langsung Temui Pelanggan, Serap Masukan di Hari Pelanggan Nasional

Direksi KAI Services Turun Langsung Temui Pelanggan, Serap Masukan di Hari Pelanggan Nasional

5 September 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2355 shares
    Share 942 Tweet 589
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2614 shares
    Share 1046 Tweet 654
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2317 shares
    Share 927 Tweet 579
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2295 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2310 shares
    Share 924 Tweet 578

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.