• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Rp200 Triliun Terbang ke Luar Negeri, Pakar Kesehatan Soroti Krisis Kepercayaan Layanan Medis Domestik

by SDGS Admin
27 Juni 2025
Rp200 Triliun Terbang ke Luar Negeri, Pakar Kesehatan Soroti Krisis Kepercayaan Layanan Medis Domestik
19
SHARES
120
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Ketua Ikatan Ekonom Kesehatan Indonesia, Hasbullah Thabrany, menyoroti masifnya pengeluaran warga Indonesia untuk berobat ke luar negeri yang diperkirakan mencapai Rp200 triliun. Menurutnya, angka ini mencerminkan krisis kepercayaan terhadap layanan kesehatan di dalam negeri.

“Jumlah ini setara hampir sepertiga dari belanja kesehatan nasional tahun 2024 yang mencapai Rp670 triliun. Ini sinyal kuat bahwa sistem layanan kita perlu dibenahi,” ujar Hasbullah dalam wawancara dengan Pro 3 RRI, Rabu (25/6/2025).

BACA JUGA

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional. (Dokumentasi|Kemenkes)

Menkes: Pengobatan Tradisional Jateng Menjadi Destinasi Wisata Medis

4 Juli 2020

Hasbullah menjelaskan, negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan favorit warga Indonesia karena dinilai menawarkan layanan lebih baik dengan biaya yang relatif terjangkau. Warga dari wilayah seperti Aceh, Medan, dan Riau bahkan lebih memilih ke Penang ketimbang ke Jakarta karena jaraknya yang lebih dekat dan efisien secara biaya.

“Kalau rumah sakit di dalam negeri bisa memberikan layanan berkualitas dengan harga yang masuk akal, tentu masyarakat tak perlu mencari pengobatan ke luar negeri,” tambahnya.

Ia menilai fenomena ini diperparah oleh perilaku sebagian pejabat yang juga memilih berobat ke luar negeri, menciptakan kesan bahwa layanan kesehatan nasional belum mampu bersaing.

Di sisi lain, Hasbullah mengungkap bahwa banyak rumah sakit besar di Indonesia masih enggan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan karena merasa tarif JKN tidak menguntungkan secara finansial. Akibatnya, pasien menengah ke atas yang ingin memanfaatkan JKN pun kesulitan mengakses rumah sakit unggulan di dalam negeri.

“Karena keterbatasan ini, masyarakat kelas menengah lebih memilih pengobatan di luar negeri, yang ironisnya justru menambah beban devisa negara,” katanya.

Meski begitu, Hasbullah menyarankan agar angka Rp200 triliun tersebut dikaji lebih lanjut. Ia menduga, angka tersebut tidak murni untuk layanan medis, namun juga mencakup pengeluaran lain seperti hotel, transportasi, dan belanja konsumtif saat pasien dan keluarga berada di luar negeri.

Ia juga menyoroti lemahnya pemberdayaan sektor kesehatan nasional, mulai dari industri farmasi, alat kesehatan, hingga tenaga kerja rumah sakit yang seharusnya bisa tumbuh pesat jika kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan dalam negeri meningkat.

“Seharusnya, Indonesia bisa menjadi tujuan wisata medis, bukan sebaliknya. Jika pelayanannya baik, bukan hanya masyarakat Indonesia yang dirawat di sini, tapi juga pasien dari luar negeri,” pungkas Hasbullah.

Share8SendTweet5
Previous Post

Pedagang Pasar Baru Gresik Keluhkan Distribusi Minyakita Tak Lancar, Harga Melejit di Atas HET

Next Post

PT Smelting dan Dekranasda Gresik Jalin Kolaborasi untuk Angkat Batik Lokal ke Pentas Global

Next Post
PT Smelting dan Dekranasda Gresik Jalin Kolaborasi untuk Angkat Batik Lokal ke Pentas Global

PT Smelting dan Dekranasda Gresik Jalin Kolaborasi untuk Angkat Batik Lokal ke Pentas Global

YBM PLN Dukung Perempuan UMKM Bangkit dan Berdaya Lewat Program Gerobak Cahaya

YBM PLN Dukung Perempuan UMKM Bangkit dan Berdaya Lewat Program Gerobak Cahaya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

15 Januari 2026
Perpusnas Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Dukungan Perpustakaan

Perpusnas Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Dukungan Perpustakaan

15 Januari 2026
Pariwisata Aceh Terpukul Banjir Longsor 225 Destinasi Rusak

Pariwisata Aceh Terpukul Banjir Longsor 225 Destinasi Rusak

15 Januari 2026
Manasik Haji Aceh Hadirkan Mock Up Pesawat untuk Simulasi Nyata Jemaah

Manasik Haji Aceh Hadirkan Mock Up Pesawat untuk Simulasi Nyata Jemaah

15 Januari 2026
Tiga Bandara InJourney Airports Terapkan Aplikasi All Indonesia

Penumpang Garuda Indonesia saat Nataru Capai 1,5 Juta Orang

15 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Poco Umumkan Peluncuran Poco M8 Dengan Layar Lengkung 3D Tahan Ekstrem

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Clicks Communicator Hadirkan Sensasi Mengetik ala BlackBerry dalam Balutan Android Modern

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.