• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kecemasan Indonesia di Tengah Grab-GoTo Jelang Merger USD7 Miliar

by SDGS Admin
22 Juni 2025
Kecemasan Indonesia di Tengah Grab-GoTo Jelang Merger USD7 Miliar
51
SHARES
320
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Rencana penggabungan dua raksasa teknologi Asia Tenggara, Grab dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), tengah menghadapi tantangan besar dari sisi regulasi di Indonesia. Pemerintah disebut belum memberikan lampu hijau terhadap rencana merger yang diperkirakan bernilai sekitar USD7 miliar atau lebih dari Rp100 triliun.

Menurut laporan eksklusif Reuters yang mengutip tiga sumber terpercaya, pembicaraan antara kedua perusahaan telah berlangsung sejak kuartal kedua 2025, dengan Grab dikabarkan telah menunjuk penasihat untuk memuluskan proses akuisisi. Namun, langkah tersebut kini tertunda akibat sejumlah kekhawatiran dari pihak pemerintah Indonesia.

BACA JUGA

Negosiasi Akuisisi AGAR Masih Berlangsung

Negosiasi Akuisisi AGAR Masih Berlangsung

23 Juli 2026
Danantara Satukan Empat Manajer Investasi BUMN

Danantara Satukan Empat Manajer Investasi BUMN

16 Juli 2026
Grab Tepis Rumor Isu Merger dengan Gojek

Grab Tepis Rumor Isu Merger dengan Gojek

16 Mei 2025

Salah satu isu utama adalah potensi dominasi pasar yang bisa terjadi bila dua platform besar ini digabungkan. Pemerintah juga mencemaskan dampaknya terhadap kesejahteraan mitra pengemudi dan kurir, serta tingginya porsi kepemilikan asing di GoTo yang dinilai mengancam kedaulatan ekonomi digital nasional.

“Pemerintah menginginkan adanya komitmen bahwa hasil merger tidak akan mengorbankan para pengemudi. Mereka menuntut jaminan insentif dan bonus tetap ditingkatkan,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya karena sifat informasi yang sensitif.

Kekhawatiran publik juga makin kuat setelah ribuan pengemudi ojek online melakukan aksi protes pada Mei lalu di berbagai kota besar. Mereka menilai merger berpotensi mematikan persaingan dan menekan pendapatan mitra.

“Kalau Grab dan GoTo jadi satu, kami takut kehilangan pilihan. Tarif bisa ditekan, dan insentif dikurangi,” kata seorang perwakilan pengemudi saat unjuk rasa di Jakarta.

Isu lainnya yang tak kalah sensitif adalah struktur kepemilikan saham GoTo yang saat ini didominasi investor luar negeri. Berdasarkan laporan tahunan 2024, sebanyak 73,9% saham GoTo dikuasai pemodal asing. Dua nama besar di antaranya adalah SoftBank asal Jepang (7,65%) dan Alibaba dari Tiongkok melalui Taobao (7,43%).

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, turut angkat suara dengan menyuarakan pentingnya kontrol nasional atas perusahaan teknologi strategis.

“Kita ingin ekonomi digital kita dipimpin dan dikendalikan oleh anak bangsa, bukan pihak asing,” tegasnya.

Hingga kini, baik Grab maupun GoTo belum memberikan konfirmasi resmi soal merger ini. Pihak Grab membantah sedang melakukan pembicaraan penggabungan, sementara GoTo menyatakan bahwa belum ada kesepakatan apapun terkait akuisisi dan telah menyampaikan informasi terbuka kepada publik.

Di pasar saham, valuasi GoTo tercatat sekitar USD4,4 miliar per 20 Juni 2025, jauh di bawah nilai Grab yang mencapai USD19 miliar. Meski demikian, kedua perusahaan masih mencatatkan kerugian bersih tahunan sejak melantai di bursa.

Menurut data dari LSEG, merger ini dinilai berpotensi mempercepat efisiensi operasional kedua entitas melalui pengurangan biaya dan penggabungan infrastruktur serta sumber daya manusia.

Sementara itu, Grab baru saja mengamankan pendanaan segar sebesar USD1,5 miliar melalui penerbitan obligasi konversi, yang diduga kuat akan digunakan untuk ekspansi atau aksi korporasi di kawasan Asia Tenggara.

Namun, sebelum melangkah lebih jauh, restu dari pemerintah Indonesia tampaknya menjadi kunci penentu. Regulasi, kepemilikan, serta perlindungan bagi pekerja lapangan kini menjadi titik krusial dalam kelanjutan proses ini.

Share20SendTweet13
Previous Post

Banyuwangi Pilot Project Gerakan Wisata Bersih Nasional

Next Post

Mahasiswa UNIB Dorong Inovasi Kedelai Hitam dan Teknologi Pertanian di Kemumu

Next Post
Mahasiswa UNIB Dorong Inovasi Kedelai Hitam dan Teknologi Pertanian di Kemumu

Mahasiswa UNIB Dorong Inovasi Kedelai Hitam dan Teknologi Pertanian di Kemumu

Nikmati Pesona Laut dan Musik Jazz di Surga Tropis Maratua Jazz & Dive Fiesta 2025

Nikmati Pesona Laut dan Musik Jazz di Surga Tropis Maratua Jazz & Dive Fiesta 2025

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

24 Juli 2026
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

24 Juli 2026
Kementerian PU Tata Kawasan Danau Dendam Tak Sudah

Kementerian PU Tata Kawasan Danau Dendam Tak Sudah

24 Juli 2026
Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia

Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia

24 Juli 2026
Bogor Jadi Tuan Rumah Latihan Perdamaian Multinasional

Bogor Jadi Tuan Rumah Latihan Perdamaian Multinasional

24 Juli 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1124 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1404 shares
    Share 562 Tweet 351
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1115 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1124 shares
    Share 450 Tweet 281

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.