• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Banyuwangi Pilot Project Gerakan Wisata Bersih Nasional

by Riski Yanti
22 Juni 2025
Banyuwangi Pilot Project Gerakan Wisata Bersih Nasional
22
SHARES
136
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menunjuk Banyuwangi di Jawa Timur sebagai lokasi pilot project Gerakan Wisata Bersih (GWB) atas konsistensinya dalam membangun ekosistem pengelolaan lingkungan yang inklusif dan berbasis masyarakat.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, saat membuka pelaksanaan Gerakan Wisata Bersih di Pantai Grand Watu Dodol, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (17/6/2025), mengatakan bahwa Banyuwangi bersama 16 daerah lain di Indonesia yang didorong sebagai role model gerakan nasional untuk pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

BACA JUGA

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Poltekpar NHI Bandung Didukung Kemenpar

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Poltekpar NHI Bandung Didukung Kemenpar

6 Juli 2026
Integrasi Pokdarwis dan Koperasi Perkuat Ekonomi Desa Wisata Belitung

Integrasi Pokdarwis dan Koperasi Perkuat Ekonomi Desa Wisata Belitung

6 Juli 2026
Kemenpar Perkuat Pasar Korsel Lewat Indonesia Sales Mission di Busan dan Gwangju

Kemenpar Perkuat Pasar Korsel Lewat Indonesia Sales Mission di Busan dan Gwangju

23 Juni 2026

“Banyuwangi dipilih karena dinilai sukses membangun kolaborasi dalam memajukan pariwisata,” kata Hariyanto.

GWB diinisiasi sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola destinasi yang bersih, sehat, dan berdaya saing.

Pada pelaksanaan nasional ke-9 ini, Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ini.

Hariyanto menyampaikan, kegiatan yang melibatkan 500 peserta ini merupakan kolaborasi dari berbagai stakeholder pemerintah maupun swasta.

“Kolaborasi seperti ini menjadi kunci dalam membangun destinasi yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sehat secara lingkungan, GWB adalah bukti bahwa sektor publik dan swasta bisa bersinergi untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem wisata,” kata Hariyanto.

Gerakan Wisata Bersih bukan untuk menggantikan upaya daerah yang sudah berjalan, melainkan untuk memperkuat serta memberi ruang apresiasi terhadap praktik baik yang telah ada.

Selama ini, Banyuwangi dinilai sebagai salah satu best practice nasional dalam kolaborasi multipihak untuk pengelolaan sampah. Model ini menjadikan Banyuwangi bukan hanya sebagai lokasi kegiatan, tetapi sebagai living example transformasi sosial ekologis di sektor pariwisata.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa semangat gotong royong dan tanggung jawab lingkungan telah menjadi budaya masyarakat Banyuwangi dalam menyambut wisatawan.

“Kami menyambut baik Gerakan Wisata Bersih dari Kementerian Pariwisata. Di Banyuwangi, kesadaran lingkungan sudah menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari bawah. Melalui program ini, semangat kami diperkuat dengan kehadiran berbagai pihak yang peduli, sehingga pariwisata bisa tumbuh dengan tetap menjaga keseimbangan ekologis,” kata Ipuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi lintas sektor telah menjadi pendekatan utama Pemprov dalam memperkuat pariwisata berkelanjutan di berbagai titik di Jawa Timur.

“Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kesinambungan gerakan bersama antara pusat, provinsi, dan kabupaten, serta dukungan dari masyarakat dan mitra strategis. Banyuwangi menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi tersebut bisa menghadirkan perubahan positif yang berdampak luas,” kata Evy.

Pjs. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Manager Tanjung Wangi, Fajar Nursyamsi, mengatakan PT Pertamina Patra Niaga turut mendukung pelaksanaan GWB di Banyuwangi, dengan menyediakan fasilitas pendukung seperti tempat sampah terpilah dan peralatan kebersihan.

Menurutnya, kontribusi ini menjadi bagian dari komitmen korporasi dalam mendukung pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan pariwisata hanya dapat terwujud bila kebersihan dan kepedulian lingkungan menjadi prioritas. Kami senang dapat turut ambil bagian dalam Gerakan Wisata Bersih di Banyuwangi, dan berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang ke destinasi lainnya,” kata Fajar.

CEO Atourin, Benarivo Triadi Putra, mengatakan GWB menjadi momen strategis untuk mempertemukan teknologi, edukasi, dan aksi nyata.

“Atourin sebagai platform digital pariwisata Indonesia pun mendukung GWB ini. Kami juga mengembangkan program Gerakan Arti Moment, yaitu inisiatif yang menggabungkan edukasi lingkungan dengan pengalaman wisata yang berkesan. Lewat Gerakan Arti Moment kami ingin mendorong wisatawan tidak hanya berkunjung, tapi juga berkontribusi,” kata Benarivo.

Selain aksi bersih, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta kampanye Sapta Pesona sebagai prinsip dasar dalam membentuk perilaku sadar wisata di masyarakat.

Share9SendTweet6
Previous Post

Wamenpar Sebut Quality Tourism Efektif Benahi Pariwisata

Next Post

Kecemasan Indonesia di Tengah Grab-GoTo Jelang Merger USD7 Miliar

Next Post
Kecemasan Indonesia di Tengah Grab-GoTo Jelang Merger USD7 Miliar

Kecemasan Indonesia di Tengah Grab-GoTo Jelang Merger USD7 Miliar

Mahasiswa UNIB Dorong Inovasi Kedelai Hitam dan Teknologi Pertanian di Kemumu

Mahasiswa UNIB Dorong Inovasi Kedelai Hitam dan Teknologi Pertanian di Kemumu

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

24 Juli 2026
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

24 Juli 2026
Kementerian PU Tata Kawasan Danau Dendam Tak Sudah

Kementerian PU Tata Kawasan Danau Dendam Tak Sudah

24 Juli 2026
Kementerian PU Terapkan Asbuton A30, Perkuat Kemandirian Material Konstruksi Nasional

Kementerian PU Terapkan Asbuton A30, Perkuat Kemandirian Material Konstruksi Nasional

24 Juli 2026
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar

Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar

24 Juli 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1404 shares
    Share 562 Tweet 351
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1116 shares
    Share 446 Tweet 279

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.