Lampung Barat, Kabar SDGs – Polres Lampung Barat bersama stakeholder terkait memasang kamera trap dan spanduk imbauan di kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Rabu (29/5/2025), menyusul temuan jejak harimau sumatra di wilayah Pemangku Mekar Sari, Pekon Suka Damai, Kecamatan Air Hitam. Langkah ini sebagai bentuk mitigasi konflik manusia dan satwa liar serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekitar area jelajah harimau.
Pemasangan dilakukan di koordinat X.0432320-Y.9429406 yang tercatat sebagai lokasi rawan, dengan empat kamera trap dipasang di sejumlah titik seperti aliran sungai dan jalur perlintasan satwa. Tim gabungan yang terdiri dari Polres, TNI, dan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Resor Ulu Belu turut serta dalam kegiatan ini.
Kapolres Lampung Barat AKBP Rinaldo Aser melalui Kapolsek Sumberjaya AKP Rekson Syahrul mengatakan, pemasangan spanduk imbauan dilakukan di patok batas kawasan TNBBS untuk mengingatkan warga agar berhati-hati saat beraktivitas. Sementara kamera trap diharapkan memberikan data visual yang akurat terkait pergerakan harimau dan satwa lainnya.
Menurut AKP Rekson, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan membahayakan terhadap satwa liar dan segera melapor jika menemukan jejak atau tanda-tanda keberadaan harimau. Kesadaran dan partisipasi warga menjadi kunci penting dalam upaya pelestarian satwa dilindungi.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari masyarakat yang berharap langkah tersebut bisa menjaga keseimbangan ekosistem hutan dan keselamatan penduduk. Sinergi antara aparat, pengelola hutan, dan warga ini menjadi bentuk komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan di Lampung Barat.












Discussion about this post