• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Gubernur Riau Dorong Replanting Kebun Kelapa

by SDGS Admin
30 Mei 2025
Gubernur Riau Dorong Replanting Kebun Kelapa
22
SHARES
139
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Pekanbaru, Kabar SDGs – Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengungkapkan bahwa tiga komoditas utama menjadi pendorong ekonomi di Provinsi Riau. Tiga sektor tersebut adalah minyak dan gas, perkebunan, serta industri pulp dari kehutanan.

Mengenai sektor perkebunan, khususnya kelapa, Gubernur Wahid berpendapat bahwa potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Riau. “Proses hilirisasi untuk kelapa masih berjalan setengah hati, integrasinya belum optimal. Saat ini, hanya santan segar yang dipasarkan,” ucapnya saat berada di Kantor Gubernur Riau pada Senin, 26 Mei 2025.

BACA JUGA

Polinela Dorong Paradigma Baru Perkebunan

Polinela Dorong Paradigma Baru Perkebunan

18 Desember 2025
Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara VII Gelar May Day Sport Fest

Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara VII Gelar May Day Sport Fest

4 Mei 2025

Gubernur menekankan perlunya perbaikan di semua aspek yang terlibat dalam proses hilirisasi. Tantangan utama di lapangan adalah lahan kelapa yang terdapat di kawasan hutan dan pohon yang berusia lebih dari 40 tahun, yang memerlukan replanting.

“Kelapa di Riau sudah berusia tua, lebih dari empat dekade. Kami membutuhkan kebijakan untuk penanaman kembali, termasuk mengenai bibit, pendanaan, dan langkah-langkah yang perlu diambil saat menunggu hasil panen berikutnya,” jelasnya saat memimpin rapat koordinasi terkait rencana dan upaya pengembangan kelapa di Riau.

Kawasan penghasil kelapa di Riau terbagi menjadi tiga wilayah, yaitu Kabupaten Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir. Sekitar 60 persen dari sektor perkebunan tersebut terdiri dari kelapa. Kenaikan harga kelapa dipastikan akan membawa kesejahteraan dan kebahagiaan bagi para petani.

Sayangnya, jadwal panen kelapa yang panjang menjadi sumber kekhawatiran. Proses penanaman kembali membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun agar pohon dapat berbuah, ditambah dengan waktu dua hingga tiga bulan untuk mendapatkan hasil panen.

Saat melakukan penanaman kembali, diperlukan penggantian pohon yang baru. Bibit yang digunakan haruslah memiliki ketahanan terhadap air asin. Gubernur bersama dengan perguruan tinggi berkomitmen untuk menciptakan bibit yang unggul dan tahan terhadap salinitas laut, mengingat kelapa dipengaruhi oleh lingkungan laut.

Gubernur juga mengusulkan pembentukan koperasi sebagai tempat untuk meminjam modal sembari menunggu hasil panen. Ini dianggap lebih menguntungkan dibandingkan bertransaksi dengan tengkulak yang menawarkan harga lebih rendah. “Mari kita bangun koperasi, memanfaatkan program Presiden yang mendukung Koperasi Merah Putih,” pungkasnya.

Share9SendTweet6
Previous Post

Petrokimia Gresik Inspiration Day Dukung Anak Yatim dan Anak Berkebutuhan Khusus

Next Post

Gubernur Lampung Gandeng Perusahaan Luar Angkasa Tiongkok untuk Orbitkan Satelit

Next Post
Gubernur Lampung Gandeng Perusahaan Luar Angkasa Tiongkok untuk Orbitkan Satelit

Gubernur Lampung Gandeng Perusahaan Luar Angkasa Tiongkok untuk Orbitkan Satelit

Juara HMC Ciptakan Karya Motor Listrik Honda

Juara HMC Ciptakan Karya Motor Listrik Honda

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

16 Januari 2026
Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

16 Januari 2026
Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

16 Januari 2026
Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

16 Januari 2026
Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

15 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Kementerian PU Targetkan Pembangunan 1.606 Unit Huntara di Aceh dan Tapanuli Selatan Tuntas Sebelum Ramadhan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Akses Internet Desa Kalimantan Timur Capai 95 Persen

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.