• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

iPhone Bakal Naik Jadi Rp 48,9 Juta Imbas dari Aturan Donald Trump

by SDGS Admin
11 April 2025
iPhone Bakal Naik Jadi Rp 48,9 Juta Imbas dari Aturan Donald Trump
42
SHARES
260
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Donald Trump mengimplementasikan kebijakan yang mungkin mempengaruhi berbagai bidang, termasuk harga jual iPhone. Kemungkinan harga iPhone mengalami lonjakan signifikan, bahkan bisa mencapai hampir Rp 50 juta. Ini disebabkan oleh kebijakan tarif impor tinggi yang kembali ditekankan oleh Presiden Donald Trump.

Trump mengusulkan tarif impor hingga 54 persen untuk barang-barang dari China. Sementara itu, Apple sangat tergantung pada produksi dari negara tersebut untuk merakit iPhone. Jika kebijakan ini benar-benar dilaksanakan, Apple akan menghadapi dua pilihan sulit. Di antaranya adalah menanggung biaya tambahan tersebut sendiri atau memindahkan beban tersebut kepada konsumen lewat harga jual yang lebih tinggi. Ini adalah pilihan yang agak rumit bagi Apple sendiri, mengingat dampaknya terhadap permintaan di masa mendatang.

BACA JUGA

Apple Siap Ubah Desain iPhone dalam Tiga Seri Besar

Apple Siap Ubah Desain iPhone dalam Tiga Seri Besar

2 September 2025
Saham Nintendo dan Sony Kandas Akibat Tarif Trump

Saham Nintendo dan Sony Kandas Akibat Tarif Trump

10 April 2025
Beragam Produk dari Indonesia Bakal Kena Imbas Tarif Trump

Beragam Produk dari Indonesia Bakal Kena Imbas Tarif Trump

7 April 2025

Menurut analis dari Rosenblatt Securities, jika Apple memilih untuk memindahkan beban biaya tersebut, maka harga iPhone dapat melonjak hingga 43 persen. Sebagai contoh, model iPhone 16 Pro Max dengan varian 1 terabyte—yang diperkirakan akan dijual seharga Rp 34,9 juta di Indonesia—dapat meroket hingga Rp 48,9 juta akibat pajak yang dikenakan oleh Donald Trump!

“Tarif tinggi terhadap produk dari China ini sangat bertentangan dengan harapan kita menjadikan Apple sebagai simbol dari industri teknologi di Amerika,” ungkap Barton Crockett dari Rosenblatt.

Permasalahan yang ada adalah kenaikan harga ini muncul saat permintaan iPhone global sedang menurun. Bahkan, fitur canggih seperti Apple Intelligence yang terintegrasi dengan AI dan ChatGPT pun belum berhasil menggugah minat banyak pengguna untuk melakukan upgrade. Selain itu, sebagian besar konsumen kini membeli iPhone melalui skema cicilan panjang melalui operator seluler.

Ekonom Bhima Yudhistira dari CELIOS juga menyoroti dampak lanjutan dari kebijakan Trump ini. Menurutnya, tarif impor yang tinggi tidak hanya mengancam harga gadget tetapi juga berpotensi menekan nilai rupiah dan IHSG. Para investor cenderung menarik uangnya dari pasar negara berkembang demi keamanan, yang berarti tantangan bagi Indonesia bisa semakin berat.

“Inflasi impor bisa menjadi suatu kenyataan. Barang-barang dari luar menjadi lebih mahal, daya beli berkurang,” jelas Bhima.

Hingga saat ini, Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan kenaikan harga. Namun satu hal yang jelas, jika rencana Trump terus berjalan, konsumen di seluruh dunia—termasuk Indonesia—harus mempersiapkan diri untuk mengeluarkan lebih banyak uang agar dapat memiliki iPhone.

Share17SendTweet11
Previous Post

Spesies Serigala Dire Wolf yang Punah Kini Dihidupkan Kembali

Next Post

Sang Maestro Berpulang, Titiek Puspa Warisan Seni Inspirasi Generasi

Next Post
Sang Maestro Berpulang, Titiek Puspa Warisan Seni Inspirasi Generasi

Sang Maestro Berpulang, Titiek Puspa Warisan Seni Inspirasi Generasi

Indonesia – Belanda Bahas Kerja Sama Bidang Sumber Daya Air

Indonesia - Belanda Bahas Kerja Sama Bidang Sumber Daya Air

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi

PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi

6 Juni 2026
Koster Dorong BBTF Perluas Jangkauan Pariwisata Bali

Koster Dorong BBTF Perluas Jangkauan Pariwisata Bali

6 Juni 2026
Bali Tuan Rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia 2026

Bali Tuan Rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia 2026

6 Juni 2026
Kunjungan Wisman dan Devisa Pariwisata Tumbuh Positif pada Awal 2026

Kunjungan Wisman dan Devisa Pariwisata Tumbuh Positif pada Awal 2026

6 Juni 2026
Wellness Tourism Jadi Peluang Besar Pariwisata Indonesia di Masa Depan

Wellness Tourism Jadi Peluang Besar Pariwisata Indonesia di Masa Depan

6 Juni 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    232 shares
    Share 93 Tweet 58
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    234 shares
    Share 94 Tweet 59
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    225 shares
    Share 90 Tweet 56

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.