• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Kecoa Cyborg dari Singapura Bantu Cari Korban Gempa Myanmar

by SDGS Admin
11 April 2025
Kecoa Cyborg dari Singapura Bantu Cari Korban Gempa Myanmar
38
SHARES
240
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Gempa bumi besar berkekuatan 7,7 skala Richter yang mengguncang Myanmar pada awal bulan April 2025 telah merenggut lebih dari 3.000 nyawa dan mengakibatkan kerusakan yang luas.

Dalam tengah perhatian global, sebuah inovasi canggih dari Singapura turut berkontribusi dalam usaha pencarian dan penyelamatan. Sebanyak sepuluh kecoa cyborg, yang merupakan hasil kerjasama antara Home Team Science and Technology Agency (HTX), Nanyang Technological University, dan Klass Engineering and Solutions, telah dikirim ke Myanmar untuk mendukung tim Operasi Lionheart dari Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF).

BACA JUGA

FINNS Beach Club Operasikan Robot Pembersih Pantai

FINNS Beach Club Operasikan Robot Pembersih Pantai

19 Mei 2025
Garuda Indonesia Terbangkan Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar

Garuda Indonesia Terbangkan Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar

4 April 2025

Ini adalah kali pertama kecoa cyborg ditugaskan dalam sebuah misi kemanusiaan besar-besaran.

Kecoa Madagaskar yang memiliki panjang 6 cm ini telah dimodifikasi menjadi cyborg dengan tambahan kamera kecil dan sensor inframerah. Keahliannya untuk bergerak di area yang sempit dan kecanggihan sensor yang ada menjadikannya alat yang sempurna untuk mencari di puing-puing bangunan yang runtuh.

Elektroda yang terpasang pada kecoa memberikan kemampuan kepada teknisi untuk mengatur gerakannya dari jarak jauh. Data yang diperoleh dari kamera dan sensor inframerah, termasuk pengindikasian kemungkinan keberadaan korban yang selamat, akan dianalisis menggunakan algoritma pembelajaran mesin dan ditransmisikan secara nirkabel kepada tim penyelamat.

Sistem tersebut memungkinkan tim untuk lebih tepat dan efisien dalam mengidentifikasi lokasi korban yang berpotensi terjebak, sehingga mempercepat proses evakuasi. Kemampuan kecoa cyborg untuk berfungsi di area yang sulit diakses oleh manusia ataupun anjing pelacak menjadikannya sumber daya yang sangat berharga dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

Meski inovasi ini masih dalam proses pengembangan, situasi mendesak di Myanmar mendorong HTX untuk mempercepat pengirimannya. Ini membuktikan potensi nyata dari teknologi dalam menghadapi bencana alam.

Penggunaan kecoa cyborg dalam pencarian dan penyelamatan di Myanmar tidak tanpa rintangan. Teknologi ini tergolong baru dan memerlukan pelatihan serta keterampilan khusus untuk penggunaannya.

Selain itu, batasan jarak dan daya tahan baterai juga perlu diperhatikan. Namun, pengalaman di Myanmar telah memberikan wawasan berharga bagi tim pengembang dan menunjukkan kemungkinan besar dari teknologi ini di masa depan.

Keberhasilan awal dalam menjelajahi reruntuhan rumah sakit yang telah roboh, yang memerlukan waktu sekitar 45 menit, menunjukkan kemampuan kecoa cyborg dalam membantu tim penyelamat menemukan korban yang terperangkap.

Di masa mendatang, perbaikan dan pengembangan teknologi ini akan terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan jangkauan, daya tahan baterai, dan efisiensi sensor.

Keberadaan teknologi ini menandakan dimulainya babak baru dalam inovasi pencarian dan penyelamatan, menyatukan kemajuan teknologi dengan upaya kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa.

Share15SendTweet10
Previous Post

Ahmad Dhani Kunjungi Jembatan Kaca Bromo untuk Dongkrak Pariwisata Setempat

Next Post

Spesies Serigala Dire Wolf yang Punah Kini Dihidupkan Kembali

Next Post
Spesies Serigala Dire Wolf yang Punah Kini Dihidupkan Kembali

Spesies Serigala Dire Wolf yang Punah Kini Dihidupkan Kembali

iPhone Bakal Naik Jadi Rp 48,9 Juta Imbas dari Aturan Donald Trump

iPhone Bakal Naik Jadi Rp 48,9 Juta Imbas dari Aturan Donald Trump

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi

PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi

6 Juni 2026
Koster Dorong BBTF Perluas Jangkauan Pariwisata Bali

Koster Dorong BBTF Perluas Jangkauan Pariwisata Bali

6 Juni 2026
Bali Tuan Rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia 2026

Bali Tuan Rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia 2026

6 Juni 2026
Kunjungan Wisman dan Devisa Pariwisata Tumbuh Positif pada Awal 2026

Kunjungan Wisman dan Devisa Pariwisata Tumbuh Positif pada Awal 2026

6 Juni 2026
Wellness Tourism Jadi Peluang Besar Pariwisata Indonesia di Masa Depan

Wellness Tourism Jadi Peluang Besar Pariwisata Indonesia di Masa Depan

6 Juni 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    232 shares
    Share 93 Tweet 58
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    234 shares
    Share 94 Tweet 59
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    225 shares
    Share 90 Tweet 56

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.