Medan, Kabar SDGs – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) bersama dengan komunitas Insan dan Pencinta Kereta Api Sumatera Utara (IPKA Sumut) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan pelecehan seksual di Stasiun Medan pada hari Rabu tanggal 26 Maret.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat serta menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jasa kereta api.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat vital sebagai sarana untuk mengedukasi para penumpang agar lebih menyadari pentingnya saling menghormati dan menghargai pengguna lainnya. Apalagi, saat ini selama momen Angkutan Lebaran, stasiun-stasiun dipenuhi penumpang,” ungkap Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin.
Sosialisasi ini dilakukan dengan berbagai cara, termasuk penyebaran informasi melalui speaker, pemasangan spanduk serta papan peringatan mengenai kekerasan seksual, serta pengumpulan tanda tangan petisi dari para penumpang sebagai dukungan terhadap upaya pencegahan pelecehan seksual di stasiun dan dalam kereta.
Selanjutnya, As’ad menekankan bahwa KAI secara berkelanjutan berkomitmen untuk melindungi hak-hak perempuan agar mereka merasa nyaman saat menggunakan moda transportasi kereta. Salah satu inovasi terbaru yang diperkenalkan oleh KAI adalah fitur pemilihan tempat duduk dalam aplikasi Access by KAI, yang memberikan informasi mengenai tempat duduk yang telah dipilih oleh penumpang perempuan.
Fitur ini tidak hanya dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang membeli tiket di loket stasiun. Penumpang wanita dapat meminta petugas untuk duduk berdampingan dengan penumpang perempuan lainnya.
“Melalui kampanye ini, diharapkan semua pengguna kereta api di Sumatera Utara semakin peduli untuk mencegah tindakan pelecehan seksual dan berani melaporkan situasi mencurigakan di lingkungan transportasi publik, terutama di kereta api,” tutup As’ad.












Discussion about this post