• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

BRGM Restorasi 1,6 Juta Hektar Gambut Dan Rehabilitasi 84.396 Hektar Mangrove

by SDGS Admin
21 Maret 2025
BRGM Restorasi 1,6 Juta Hektar Gambut Dan Rehabilitasi 84.396 Hektar Mangrove
39
SHARES
243
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2020, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) merupakan lembaga Non Struktural yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Presiden, resmi berakhir pada Bulan Desember tahun 2024.

BRGM bertugas untuk memfasilitasi percepatan pelaksanaan restorasi gambut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada areal restorasi Gambut di 7 (tujuh) provinsi, diantaranya Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Papua. Serta melaksanakan percepatan rehabilitasi mangrove di 9 (sembilan) provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Papua dan Papua Barat.

BACA JUGA

HMI Tanjungpinang-Bintan Tanam Ribuan Mangrove

HMI Tanjungpinang-Bintan Tanam Ribuan Mangrove

20 Februari 2026
Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, Menteri Kehutanan Komitmen Rehabilitasi Mangrove di Kalimantan Utara

Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, Menteri Kehutanan Komitmen Rehabilitasi Mangrove di Kalimantan Utara

7 Februari 2026
Bandara SAMS Sepinggan Tanam Ribuan Mangrove di Pantai Seraya

Bandara SAMS Sepinggan Tanam Ribuan Mangrove di Pantai Seraya

26 Desember 2025

Pelaksanaan restorasi gambut dan mangrove tidak hanya memulihkan lingkungan namun juga meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar lahan gambut dan mangrove yang umumnya berada di wilayah terdepan Indonesia.

Komitmen BRGM dalam meningkatkan sosial, serta ekonomi masyarakat menggunakan skema padat karya, yang bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan dalam pengembangan ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi kreatif. Salah satunya pelalui pengembangan usaha masyarakat, yaitu Budidaya sagu, tanaman hortikultura, dan budidaya perikanan yang mendorong ketahanan pangan dan pemberantasan kemiskinan.

Selama 9 tahun masa tugas BRGM terhitung sejak tahun 2016 – 2024, telah melakukan berbagai pencapaian diantaranya:
1. Badan Restorasi Gambut dan Mangrove berhasil dalam restorasi lahan gambut seluas 1,6 juta hektar di luar konsesi, dan rehabilitasi mangrove seluas 84.396 hektar
2. Pembangunan 22.349 unit Infrastruktur Restorasi Gambut (IRG), yang terdiri atas Sumur Bor, Sekat Kanal, dan Kanal timbun.
3. Restorasi Gambut oleh BRGM terbukti dapat menurunkan kebakaran sebesar 29,59%.
4. Rehabilitasi mangrove yang dikerjakan oleh BRGM merupakan program mangrove terbesar di dunia. Melalui rehabilitasi mangrove, mampu meningkatkan tutupan lahan, meningkatkan produktivitas tambak, dan menciptakan lapangan kerja.
5. Terbentuknya 1.185 Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG), dan Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM).
6. BRGM menciptakan lapangan kerja bagi 102.000 kepala keluarga dalam restorasi gambut, dan 41.352 orang terlibat dalam kegiatan rehabilitasi mangrove. Selain itu, BRGM juga membentuk serta melakukan pembimbingan 2.992 kelompok masyarakat dalam pelaksanaan rehabilitasi mangrove.
7. BRGM menciptakan 1.413 Unit usaha yang mendukung produksi pangan desa terfasilitasi melalui kegiatan pengembangan usaha masyarakat gambut.
8. 2,3 juta HOK upah telah tersalurkan ke masyarakat untuk kegiatan restorasi gambut dan 4,5 juta HOK upah telah tersalurkan ke masyarakat untuk kegiatan rehabilitasi mangrove.

Saat ini, BRGM sedang dalam proses likuidasi, yaitu proses penyelesaian aset dan kewajiban kepada Kementerian yang terkait. BRGM berterima kasih kepada seluruh mitra kerja mulai dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, NGO/LSM, Aparatur sipil, Universitas hingga masyarakat tingkat tapak.

Restorasi ekosistem gambut dan mangrove, bukan pekerjaan sekali jadi namun memerlukan waktu dan konsistensi, serta bukan pula pekerjaan biofisik semata namun mencakup kerja-kerja sosial dan ekonomi di daerah-daerah pedalaman, pelosok, dan batas terdepan negeri.

BRGM berharap, pelaksanaan restorasi lahan basah, gambut dan mangrove menjadi perhatian kita bersama, terutama dalam menekan angka kebakaran lahan, mencegah potensi pelepasan karbon, terjaganya batas wilayah teritori laut NKRI, serta sumber kehidupan bagi masyarakat gambut dan pesisir. Restorasi gambut dan mangrove harus terus dilanjutkan agar menjadi salah satu faktor tercapainya FOLU Net Sink 2030 dan Long Term Strategy Low Carbon Climate Resilience Compatible with Paris Aggreement (LTS-LCCP ) 2050.

Share16SendTweet10
Previous Post

Bupati Kaur Aktifkan Lagi Penggunaan Bus Sekolah Mulai Tahun Ajaran Baru

Next Post

BP Batam Bangun Jaringan Pipa Air demi Jaminan Air Berkualitas

Next Post
BP Batam Bangun Jaringan Pipa Air demi Jaminan Air Berkualitas

BP Batam Bangun Jaringan Pipa Air demi Jaminan Air Berkualitas

Badan Bank Tanah Gelar Site Expose untuk Program 3 Juta Rumah

Badan Bank Tanah Gelar Site Expose untuk Program 3 Juta Rumah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Dirut PLN Raih Penghargaan Green Leadership PROPER

Dirut PLN Raih Penghargaan Green Leadership PROPER

11 April 2026
Kemnaker Dorong Sertifikasi Peserta Magang Nasional

Kemnaker Dorong Sertifikasi Peserta Magang Nasional

11 April 2026
Usaha Kue Rumahan Yulianti Tumbuh Berkat Ketekunan

Usaha Kue Rumahan Yulianti Tumbuh Berkat Ketekunan

11 April 2026
Respons Aspirasi Masyarakat, Kementerian PU  Perbaiki Jalan Taan–Bela’–Kopeang di Mamuju

Respons Aspirasi Masyarakat, Kementerian PU  Perbaiki Jalan Taan–Bela’–Kopeang di Mamuju

10 April 2026
Jember Prioritaskan Pertanian untuk Ketahanan Pangan

Jember Prioritaskan Pertanian untuk Ketahanan Pangan

10 April 2026

POPULAR

  • Harga Plastik Naik Tekan UMKM Ini Penyebab dan Dampaknya

    Harga Plastik Naik Tekan UMKM Ini Penyebab dan Dampaknya

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Program P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Buka Rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    25 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.