• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
10 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Bulog Kotim Siap Serap Gabah Seharga Rp 6.500 Perkilogram

by SDGS Admin
15 Maret 2025
Bulog Kotim Siap Serap Gabah Seharga Rp 6.500 Perkilogram
29
SHARES
182
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Sampit, Kabar SDGs – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang (KC) Kotim resmi melaksanakan penyerapan gabah perdana melalui program Serap Gabah (Sergab) di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit.

Kepala DPKP Kotim Sepnita, mengatakan dalam panen seluas 3,5 hektare, sebanyak 14.300 kilogram gabah kering panen (GKP) berhasil diserap Bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Total transaksi yang dilakukan mencapai Rp 92.950.000.

BACA JUGA

Aceh Mulai Tanam Padi Pascabencana di Aceh Tamiang

Aceh Mulai Tanam Padi Pascabencana di Aceh Tamiang

6 Juli 2026
Banyuasin Optimistis Lampaui Satu Juta Ton Padi

Banyuasin Optimistis Lampaui Satu Juta Ton Padi

21 Mei 2026
Padi Biosalin Ubah Lahan Tambak Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan

Padi Biosalin Ubah Lahan Tambak Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan

28 Oktober 2025

Gabah tersebut berasal dari dua kelompok tani, yakni Brigade Pangan Bedidih Bersatu sebanyak 7.300 kg dan Brigade Pangan Gemuk Sari Mandiri sebanyak 7.000 kg.

“Harga pembelian ini menjadi angin segar bagi petani, mengingat harga GKP di wilayah Teluk Sampit saat panen raya sebelumnya hanya berkisar Rp 4.500–Rp 5.500 per kilogram,” kata Kepala DPKP Kotim Sepnita, Rabu (13/3/2025).

Ia menegaskan bahwa program Sergab bertujuan untuk menstabilkan harga gabah di tingkat petani serta mengurangi ketergantungan mereka pada tengkulak. Dengan adanya kepastian harga dari Bulog, petani tidak lagi terjebak dalam permainan harga yang sering kali merugikan mereka.

“Dengan harga yang lebih baik, petani semakin bersemangat untuk mengolah kembali lahannya dan meningkatkan produksi gabah berkualitas. Ini upaya kita dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kotim,” ungkapnya.

Program Sergab ini memberikan keuntungan bagi petani, salah satunya adalah mekanisme pembayaran yang lebih cepat dan transparan. Begitu panen selesai, Bulog langsung melakukan pembayaran di tempat, tanpa harus menunggu lama seperti yang biasa terjadi jika menjual ke tengkulak.

“Langsung pihak Bulog dihubungi Kepala BPP setempat kapan panen, dan bayar di tempat oleh Bulog,” ujarnya.

Dengan kepastian harga dan pembayaran yang langsung diterima petani, semangat untuk kembali mengolah lahan semakin meningkat. Program ini juga menjadi upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi gabah berkualitas, yang pada akhirnya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kotim.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog KC Kotim, Muhammad Azwar Fuad, menjelaskan bahwa penyerapan gabah dilakukan dengan memberlakukan harga pembelian pemerintah (HPP) yang baru, sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional. Harga GKP di tingkat petani naik dari Rp 6.000 menjadi Rp 6.500 per kilogram.

“Langkah ini menunjukkan dukungan kami terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami berkomitmen untuk menyerap sebanyak-banyaknya hasil panen petani lokal, baik di Kotawaringin Timur maupun Katingan,” ujar Azwar.

Share12SendTweet7
Previous Post

BP Batam Pastikan Kawasan Rempang Eco-City Dimasukkan Proyek Strategis Nasional

Next Post

KCIC Hadirkan Diskon Hingga 20% untuk Perjalanan Mudik Lebaran

Next Post
KCIC Hadirkan Diskon Hingga 20% untuk Perjalanan Mudik Lebaran

KCIC Hadirkan Diskon Hingga 20% untuk Perjalanan Mudik Lebaran

Jasa Marga Berlakukan Potongan Tarif Tol 20% Selama 8 Hari

Jasa Marga Berlakukan Potongan Tarif Tol 20% Selama 8 Hari

Discussion about this post

NEWS UPDATE

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

9 Agustus 2026
PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

9 Agustus 2026
Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

9 Agustus 2026
Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

9 Agustus 2026
2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

9 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1518 shares
    Share 607 Tweet 380
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1797 shares
    Share 719 Tweet 449
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1497 shares
    Share 599 Tweet 374
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1518 shares
    Share 607 Tweet 380

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.