PALI, Kabar SDGs – Kejaksaan Negeri (Kejari) PALI secara resmi meluncurkan inisiatif bernama Jaksa Sahabat Tani (Jabat Tani) pada Selasa, 18 Februari 2025. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan dukungan sosial kepada para petani. Acara peluncuran ditandai dengan kegiatan penanaman jagung di area belakang kantor Kejari PALI.
Kepala Kejari PALI, Fariman Isandi Seregar, SH MH, menyatakan bahwa inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap tingginya tingkat kecelakaan kerja yang dialami oleh petani. Oleh karena itu, Kejari PALI mengupayakan perlindungan sosial lewat program ini.
Sebagai bukti nyata dari perlindungan tersebut, Kejari PALI bekerja sama dengan Bupati Heri Amalindo, yang dikenal peduli terhadap kesejahteraan para petani. Lebih dari seribu petani di kabupaten ini telah mendapatkan perlindungan BPJS ketenagakerjaan, dengan biaya yang ditanggung oleh Pemkab PALI.
Jabat Tani juga bertujuan untuk mendampingi petani dalam proses pengadaan dan distribusi pupuk, memastikan semuanya mengikuti ketentuan yang ada. Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pertanian sebagai faktor kunci dalam mencapai swasembada pangan nasional.
Sebagai tanda komitmen berkelanjutan, acara ini diisi dengan penanaman bibit jagung di halaman belakang kantor Kejari PALI, serta penyaluran bibit karet dan pupuk cair untuk petani.
Bupati PALI, Heri Amalindo, menyambut positif program Jabat Tani dan menekankan bahwa fokus bagi Kabupaten PALI sejak ia menjabat sebagai PJ bupati pada 2013 adalah distribusi bantuan. Ia mencatat bahwa sebanyak 30 ribu bibit kelapa dan 35 ribu bibit mangga telah diberikan kepada masyarakat, namun ia juga menyayangkan bahwa masih banyak hasil pertanian yang dijual di PALI berasal dari luar daerah.
Alat serta mesin pertanian telah banyak disalurkan. Apa yang disampaikan Kejari hari ini benar-benar memberi manfaat bagi petani. Saya berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tidak terbuang sia-sia, tegas Heri Amalindo.
Dalam acara ini turut hadir Kapolres PALI, Korwil BIN, serta kepala OPD terkait dari Pemkab PALI. Diharapkan program ini berlanjut sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani di Kabupaten PALI.












Discussion about this post