• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Promosikan Tradisi dan Warisan Budaya Empat Negara ASEAN, Kemendikbudristek Gelar Festival Budayaw ke-IV

by Riski Yanti
28 Agustus 2023
Promosikan Tradisi dan Warisan Budaya Empat Negara ASEAN, Kemendikbudristek Gelar Festival Budayaw ke-IV
39
SHARES
241
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs  – Untuk mempromosikan tradisi dan warisan kekayaan budaya negara-negara anggota East ASEAN Growth Area, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina (BIMP EAGA), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menyelenggarakan Festival Budaya ke-IV di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 1 s.d. 5 September 2023.

Festival Budaya ini pertama kali digelar di Filipina pada 2017, kemudian di Malaysia pada 2019, dan terakhir di Brunei Darussalam pada tahun 2021 secara daring.

BACA JUGA

Festival Hyang Argopuro IX Rayakan Harmoni Budaya dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Festival Hyang Argopuro IX Rayakan Harmoni Budaya dan Gerakkan Ekonomi Lokal

14 September 2025
Karang Asam Festival Jadi Kebanggaan Sumsel

Karang Asam Festival Jadi Kebanggaan Sumsel

11 September 2025
Parade Bantengan Nuswantoro ke-17 Tampilkan Semangat Lestarikan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Kreatif

Parade Bantengan Nuswantoro ke-17 Tampilkan Semangat Lestarikan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Kreatif

7 Agustus 2025

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, mengatakan, festival budaya yang digelar dua tahunan ini sekaligus memperkuat hubungan antara negara-negara yang ikut serta.

“Dengan bersanding bersama alam dan menjaga kearifan lokal, menjaga budaya, maka nantinya dunia akan tetap terjaga,” ujar Dirjen Hilmar Farid, dalam keterangannya di Jakarta, pada Senin (28/8).

Melalui tema “Keragaman Budaya untuk Kehidupan yang Berkelanjutan”, kata Hilmar, festival ini sebagai sarana untuk menjaga budaya berkelanjutan dan cagar budaya sebagai ilmu pengetahuan.

“Festival ini diharapkan dapat menjadi salah satu forum yang memperkuat seni budaya melalui pelestarian alam yang kemudian dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hilmar menambahkan, dengan mengedepankan kebudayaan untuk hidup berkelanjutan, manusia dapat memiliki kesadaran dan berpikir dalam jangka panjang untuk merawat bumi.

“Karena mau bagaimanapun, segala tindakan kita pasti berdampak pada lingkungan sekitar. Kami ingin melalui festival ini dapat menjaga kelangsungan warisan budaya sendiri serta memperbaiki situasi dunia saat ini dengan cara kebudayaan,” ujar Hilmar.

Keterlibatan Indonesia dalam Festival Budaya sebagai ketua pada klaster sosial budaya dan pendidikan, Kemendikbudristek berperan meningkatkan konektivitas antarmasyarakat dan pertukaran budaya antarnegara anggota BIMP-EAGA. Kata Budayaw sendiri merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “budaya” dalam bahasa Indonesia dan Melayu, serta “dayaw” dalam bahasa Filipina yang berarti ‘keindahan yang baik.’

Untuk diketahui, kerja sama BIMP-EAGA dibentuk secara resmi pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) ke-1 di Davao City, Filipina, pada tanggal 26 Maret 1994.

Kerja sama tersebut merupakan bentuk kerja sama subkawasan dalam mempercepat pembangunan sosial ekonomi pada daerah yang kurang berkembang dan secara geografis terpencil di antara negara anggota yang mencakup seluruh wilayah Brunei Darussalam, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Sabah, Serawak, Labuan, Mindanao, dan Palawan.

Rangkaian Acara Festival Budayaw ke-IV

Pada Festival Budayaw ke-IV ini, negara anggota BIMP-EAGA akan menampilkan serangkaian acara, mulai dari lokakarya, pameran, pertunjukan seni, dialog, dan kunjungan budaya. Masing-masing negara mengirimkan maksimal 20 orang peserta yang terdiri dari penari, pemusik, peserta pameran, serta narasumber lokakarya.

Untuk pameran sendiri akan dimulai dari tanggal 2 s.d. 4 September 2023, yang berlokasi di koridor depan Museum La Galigo hingga depan kantor BPK XIX, Benteng Rotterdam, Makassar.

Dalam pameran ini, setiap negara peserta akan memamerkan produk budaya unggulan yang terkait dengan warisan maritim dan Jalur Rempah.

Sementara itu, lokakarya tentang pewarnaan alami akan digelar pada 2 September 2023 dan lokakarya kuliner akan digelar pada 3 September 2023. Lokakarya ini akan diisi oleh narasumber yang ahli di bidang pewarnaan alami dan kuliner.

Selanjutnya, seminar dan dialog dengan tema “Jalur Maritim dan Rempah dalam Konektivitas Budaya di Kawasan Asia Tenggara dan Dunia: Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Depan” akan membahas tentang konektivitas budaya, pada 4 September 2023.

Seminar dan dialog ini akan diadakan secara hibrida dengan mengundang peserta dari komunitas, akademisi, dan masyarakat umum yang memiliki ketertarikan dalam bidang ini.

Kemudian, pada 2 dan 3 September 2023, akan digelar pertunjukan seni yang diisi oleh setiap negara peserta dengan menampilkan pertunjukan musik dan tari yang menggambarkan kekayaan budaya masing-masing negara.

Sebagai penutup, pada 4 September 2023, akan ada pertunjukan kolaborasi dari seluruh negara yang terlibat.

Sebagai penutup rangkaian festival, seluruh peserta akan diajak mengunjungi Leang-Leang, sebuah Taman Arkeologi di Maros, Sulawesi Selatan, 4 September 2023.

Share16SendTweet10
Previous Post

Menparekraf: Prestasi Siswa SMP Labschool pada “Rimini Fest” Italia Jadi Motivasi Generasi Muda RI

Next Post

Menparekraf: ADWI 2023 Perkuat Konsistensi Masyarakat Bangun Desa Wisata

Next Post
Menparekraf: ADWI 2023 Perkuat Konsistensi Masyarakat Bangun Desa Wisata

Menparekraf: ADWI 2023 Perkuat Konsistensi Masyarakat Bangun Desa Wisata

Menparekraf Luncurkan Buku Anugerah Desa Wisata Terbaik 2021

Menparekraf Luncurkan Buku Anugerah Desa Wisata Terbaik 2021

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

30 April 2026
OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

30 April 2026
Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

30 April 2026
Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

29 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Relaksasi Pelaporan SPT Pajak Diberlakukan Hingga Akhir April

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.