• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Memaknai 17 Tahun Adiwiyata, Saksi Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup di Indonesia

by Riski Yanti
15 Juni 2023
Memaknai 17 Tahun Adiwiyata, Saksi Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup di Indonesia
36
SHARES
222
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Sejak tahun 2006, KLHK melaksanakan program Adiwiyata. Sebuah program pengembangan pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pada tahun 2019, program Adiwiyata direvitalisasi menjadi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (Gerakan PBLHS).

Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) KLHK, Ade Palguna Ruteka menyampaikan bahwa Tahun 2023 ini adalah tahun ke-17 pelaksanaan Gerakan PBLHS/Adiwiyata sebagai salah satu upaya dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia.

BACA JUGA

Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Jembatan Terpencil Demi Keselamatan Siswa

Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Jembatan Terpencil Demi Keselamatan Siswa

2 Desember 2025
Aceh Raih Empat Gelar Nasional Pada FLS3N 2025

Aceh Raih Empat Gelar Nasional Pada FLS3N 2025

29 November 2025
SDN di Rejang Lebong Terima Bantuan Rehabilitasi Pendidikan

SDN di Rejang Lebong Terima Bantuan Rehabilitasi Pendidikan

15 November 2025

“Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) tidak saja meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga sekolah terhadap upaya pengelolaan lingkungan, namun juga berkontribusi terhadap peningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah,” kata Ade saat membuka Talkshow yang bertema “Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup Indonesia: Peringatan 17 tahun Adiwiyata” dan Coaching Clinic Adiwiyata di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (15/6).

Dalam kurun waktu 2006 – 2021, Sekolah Adiwiyata telah memberikan kontribusi berupa pengurangan timbulan sampah melalui pengelolaan sampah dengan metode reduce, reuse, recycle (3R) penanaman dan pemeliharaan pohon/tanaman, pembuatan lubang biopori dan sumur resapan serta konservasi energi dan air.

“Gerakan PBLHS ini juga merupakan pengungkit, embrio, dan pendukung serta berkontribusi terhadap percepatan tercapainya 20.000 Kampung Iklim pada tahun 2025, tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 serta dan pencapaian target Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC),” ujarnya.

Di usia yang ke 17 tahun ini, terdapat beberapa perkembangan diantaranya pengembangan aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) dalam mekanisme penilaian, pemberian penghargaan kepada kepala daerah yang kinerja pengembangan GPBLHS nya baik.

Selain itu, perpanjangan penghargaan sekolah Adiwiyata yaitu masa penghargaan Adiwiyata dibatasi menjadi empat tahun. Untuk itu, perlu dilakukan proses perpanjangan jika sekolah yang bersangkutan tetap ingin mempertahankan penghargaan Adiwiyata.

“Kita sadari bahwa Penghargaan Adiwiyata bukanlah tujuan akhir. Penghargaan dan berbagai program lain adalah langkah-langkah kita menuju tujuan yang lebih besar, sesuai dengan visi RPJPN 2005-2025 yaitu Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur,” ujar Ade.

Kegiatan 17 tahun Adiwiyata merupakan rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 yang dimotori oleh Pusat Pengembangan Generasi LHK, BP2SM KLHK bersama dengan mitra Danone Indonesia.

Sebanyak kurang lebih 200 orang undangan secara luring dan 1.000 orang secara luring hadir dan berpartisipasi pada talkshow ini.

Mereka berasal dari Sekolah Adiwiyata, Calon Sekolah Adiwiyata, Pemerintah daerah tingkat provinsi dan Kab/Kota, para mitra yang berasal dari Kementerian/Lembaga lain yang terkait, Dunia Usaha, LSM, Praktisi Pendidikan Lingkungan, dan Penggiat Adiwiyata.

Narasumber Talkshow berasal dari berbagai pihak diantaranya Kepala Pusat Pengembangan Generasi LHK, Sinta Saptarina Soemiarno; Dewan Pertimbangan Gerakan PBLHS, Edhi Budhi Soesilo; Direktur Sustainable Development-Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, dan dari kalangam figur publik yaitu Nadia Mulya.

Talkshow ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen para pemangku kepentingan terhadap pendidikan lingkungan dan Gerakan PBLHS juga sebagai motivasi bagi sekolah-sekolah dalam melakukan Gerakan PBLHS.

Selain itu juga ada sharing pengalaman dari tiga Sekolah Adiwiyata dalam menerapkan Gerakan PBLHS yaitu SD Amalina Tangerang Selatan, SMPN 10 Malang, dan SMAN 6 Yogyakarta.

Dalam peringatan 17 tahun adiwiyata ini, selain Talkshow juga disediakan “Coaching Clinic Adiwiyata” sebagai sarana konsultasi terkait dengan penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Nasional dan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri yang berada di selasar Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti.

Dalam rangkaian acara ini juga dilakukan Penyerahan secara simbolis Perjanjian Kerjasama 4 Kementerian antara KLHK, Kemendikbudristek, Kemenag, dan Kemendagri tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup pada Satuan Pendidikan Formal.

Share14SendTweet9
Previous Post

Survei: 83 Persen Masyarakat Setuju Candi Borobudur Dirawat dan Dijaga

Next Post

Yuk Healing di “Jazz Gunung Bromo 2023”

Next Post
Yuk Healing di “Jazz Gunung Bromo 2023”

Yuk Healing di “Jazz Gunung Bromo 2023”

Uji Kecepatan Capai 220 km perjam, Kereta Cepat Siap Beroperasi

Uji Kecepatan Capai 220 km perjam, Kereta Cepat Siap Beroperasi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Workshop Tari Nusantara Hadirkan Kolaborasi Gerak sebagai Identitas Budaya IKN

Workshop Tari Nusantara Hadirkan Kolaborasi Gerak sebagai Identitas Budaya IKN

5 Desember 2025
Pembangunan Mini Teater Perpustakaan Bontang Dipastikan Berjalan dengan Pengawasan Ketat

Pembangunan Mini Teater Perpustakaan Bontang Dipastikan Berjalan dengan Pengawasan Ketat

5 Desember 2025
DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

5 Desember 2025
PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

5 Desember 2025

POPULAR

  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • WEGE Paparkan Tantangan Industri Dan Sesuaikan Dana IPO Untuk Jaga Likuiditas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.