• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Memaknai 17 Tahun Adiwiyata, Saksi Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup di Indonesia

by Riski Yanti
15 Juni 2023
Memaknai 17 Tahun Adiwiyata, Saksi Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup di Indonesia
38
SHARES
237
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Sejak tahun 2006, KLHK melaksanakan program Adiwiyata. Sebuah program pengembangan pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pada tahun 2019, program Adiwiyata direvitalisasi menjadi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (Gerakan PBLHS).

Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) KLHK, Ade Palguna Ruteka menyampaikan bahwa Tahun 2023 ini adalah tahun ke-17 pelaksanaan Gerakan PBLHS/Adiwiyata sebagai salah satu upaya dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia.

BACA JUGA

Kaltim Perkuat Pengawasan Lingkungan Berbasis Data

Kaltim Perkuat Pengawasan Lingkungan Berbasis Data

13 Mei 2026
Pemkab Asahan Luncurkan Podcast Asahan Cerdas

Pemkab Asahan Luncurkan Podcast Asahan Cerdas

15 April 2026
105 Santri Rengasdengklok Ikuti Sertifikasi Penghafal Al Quran

105 Santri Rengasdengklok Ikuti Sertifikasi Penghafal Al Quran

16 Maret 2026

“Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) tidak saja meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga sekolah terhadap upaya pengelolaan lingkungan, namun juga berkontribusi terhadap peningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah,” kata Ade saat membuka Talkshow yang bertema “Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup Indonesia: Peringatan 17 tahun Adiwiyata” dan Coaching Clinic Adiwiyata di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (15/6).

Dalam kurun waktu 2006 – 2021, Sekolah Adiwiyata telah memberikan kontribusi berupa pengurangan timbulan sampah melalui pengelolaan sampah dengan metode reduce, reuse, recycle (3R) penanaman dan pemeliharaan pohon/tanaman, pembuatan lubang biopori dan sumur resapan serta konservasi energi dan air.

“Gerakan PBLHS ini juga merupakan pengungkit, embrio, dan pendukung serta berkontribusi terhadap percepatan tercapainya 20.000 Kampung Iklim pada tahun 2025, tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 serta dan pencapaian target Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC),” ujarnya.

Di usia yang ke 17 tahun ini, terdapat beberapa perkembangan diantaranya pengembangan aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) dalam mekanisme penilaian, pemberian penghargaan kepada kepala daerah yang kinerja pengembangan GPBLHS nya baik.

Selain itu, perpanjangan penghargaan sekolah Adiwiyata yaitu masa penghargaan Adiwiyata dibatasi menjadi empat tahun. Untuk itu, perlu dilakukan proses perpanjangan jika sekolah yang bersangkutan tetap ingin mempertahankan penghargaan Adiwiyata.

“Kita sadari bahwa Penghargaan Adiwiyata bukanlah tujuan akhir. Penghargaan dan berbagai program lain adalah langkah-langkah kita menuju tujuan yang lebih besar, sesuai dengan visi RPJPN 2005-2025 yaitu Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur,” ujar Ade.

Kegiatan 17 tahun Adiwiyata merupakan rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 yang dimotori oleh Pusat Pengembangan Generasi LHK, BP2SM KLHK bersama dengan mitra Danone Indonesia.

Sebanyak kurang lebih 200 orang undangan secara luring dan 1.000 orang secara luring hadir dan berpartisipasi pada talkshow ini.

Mereka berasal dari Sekolah Adiwiyata, Calon Sekolah Adiwiyata, Pemerintah daerah tingkat provinsi dan Kab/Kota, para mitra yang berasal dari Kementerian/Lembaga lain yang terkait, Dunia Usaha, LSM, Praktisi Pendidikan Lingkungan, dan Penggiat Adiwiyata.

Narasumber Talkshow berasal dari berbagai pihak diantaranya Kepala Pusat Pengembangan Generasi LHK, Sinta Saptarina Soemiarno; Dewan Pertimbangan Gerakan PBLHS, Edhi Budhi Soesilo; Direktur Sustainable Development-Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, dan dari kalangam figur publik yaitu Nadia Mulya.

Talkshow ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen para pemangku kepentingan terhadap pendidikan lingkungan dan Gerakan PBLHS juga sebagai motivasi bagi sekolah-sekolah dalam melakukan Gerakan PBLHS.

Selain itu juga ada sharing pengalaman dari tiga Sekolah Adiwiyata dalam menerapkan Gerakan PBLHS yaitu SD Amalina Tangerang Selatan, SMPN 10 Malang, dan SMAN 6 Yogyakarta.

Dalam peringatan 17 tahun adiwiyata ini, selain Talkshow juga disediakan “Coaching Clinic Adiwiyata” sebagai sarana konsultasi terkait dengan penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Nasional dan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri yang berada di selasar Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti.

Dalam rangkaian acara ini juga dilakukan Penyerahan secara simbolis Perjanjian Kerjasama 4 Kementerian antara KLHK, Kemendikbudristek, Kemenag, dan Kemendagri tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup pada Satuan Pendidikan Formal.

Share15SendTweet10
Previous Post

Survei: 83 Persen Masyarakat Setuju Candi Borobudur Dirawat dan Dijaga

Next Post

Yuk Healing di “Jazz Gunung Bromo 2023”

Next Post
Yuk Healing di “Jazz Gunung Bromo 2023”

Yuk Healing di “Jazz Gunung Bromo 2023”

Uji Kecepatan Capai 220 km perjam, Kereta Cepat Siap Beroperasi

Uji Kecepatan Capai 220 km perjam, Kereta Cepat Siap Beroperasi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

19 Mei 2026
Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

19 Mei 2026
Kuah Beulangong Aceh Hadir di Jakarta Selatan

Kuah Beulangong Aceh Hadir di Jakarta Selatan

19 Mei 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

19 Mei 2026
Boat Wisata Terbalik di Perairan Ujong Pancu

Boat Wisata Terbalik di Perairan Ujong Pancu

19 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Pasar Sasagaran Hidupkan Kembali Kuliner Tradisional Purwakarta

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Dana Beasiswa Pekanbaru Segera Cair

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.