• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

60 Ton Sampah Diolah di TPST Kebon Talo Mataram

by Riski Yanti
11 Agustus 2026
60 Ton Sampah Diolah di TPST Kebon Talo Mataram
16
SHARES
100
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung sektor pariwisata.

TPST yang dibangun di atas lahan seluas 1,48 hektare ini memiliki kapasitas pengolahan mencapai 60 ton sampah per hari dan akan melayani Kecamatan Ampenan serta Kecamatan Sekarbela.

BACA JUGA

Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

1 September 2026
Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

1 September 2026
Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

Penataan Kawasan Pulau Penyengat Jadi Prioritas

1 September 2026

Pembangunan TPST Kebon Talo menjadi bagian dari langkah pemerintah menjawab tantangan pengelolaan sampah di Kota Mataram yang menghasilkan sekitar 425 ton sampah per hari.

Kebutuhan infrastruktur persampahan semakin mendesak setelah penutupan TPA Regional Kebon Kongok yang menyebabkan kapasitas pengelolaan sampah menjadi terbatas.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, terus mempercepat penanganan persoalan sampah melalui penguatan infrastruktur pengelolaan sampah dan pemanfaatan teknologi yang mampu mengubah sampah menjadi sumber daya yang bernilai.

“Ke depan, gunungan sampah akan kita ubah menjadi listrik. Tapi yang lebih penting, kita ubah dulu budaya kita. Hentikan membuang sampah ke sungai dan laut. Karena ketika kita membuang sembarangan, alam akan menghukum kita kembali, misalnya banjir dari sungai, rob dari laut,” kata Menteri Dody.

TPST Kebon Talo dirancang dengan konsep pengelolaan sampah terpadu. Sampah yang masuk tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga dipilah dan diolah sehingga mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Fasilitas ini dilengkapi teknologi pemilahan otomatis yang memisahkan sampah organik, anorganik, logam, dan residu, serta memanfaatkan teknologi Solid Recovered Fuel (SRF) untuk menghasilkan bahan bakar alternatif sekaligus meningkatkan tingkat daur ulang.

Bangunan utama TPST berupa hanggar pengolahan seluas 2.592 m² yang didukung kantor operasional, pos operator jembatan timbang, ruang panel dan powerhouse, serta prasarana penunjang lainnya.

Sistem pengolahan dilakukan melalui dua lini, yakni lini organik dan lini RDF/anorganik sehingga proses pengolahan sampah berlangsung lebih efisien, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi.

Pekerjaan konstruksi TPST Kebon Talo telah dimulai sejak 12 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026 dengan proyeksi masa layanan selama 20 tahun.

Pembangunan TPST Kebon Talo merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam memperkuat pelayanan infrastruktur dasar, khususnya sektor persampahan.

Sejalan dengan Visi PU 608, infrastruktur persampahan yang andal diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, dan mewujudkan kota yang lebih bersih, sehat, serta berkelanjutan.

Share6SendTweet4
Previous Post

Bali Siapkan Lima Kawasan Rendah Emisi

Next Post

Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP

Next Post
Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP

Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP

Salak Bali Tembus Pasar Tiongkok

Salak Bali Tembus Pasar Tiongkok

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

4 September 2026
Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

4 September 2026
Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

4 September 2026
Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

4 September 2026
60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

4 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2598 shares
    Share 1039 Tweet 650
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2337 shares
    Share 935 Tweet 584
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2301 shares
    Share 920 Tweet 575
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2294 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2284 shares
    Share 914 Tweet 571

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.