• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Lapan: Suara Dentuman Muncul Akibat Inversi di Atmosfer

by Editor
7 Februari 2021
Lapan Menduga Dentuman di Buleleng Meteor Jatuh

Meteor Foto: twitter.com/sukiwaterhouse

21
SHARES
129
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyatakan suara dentuman yang terjadi pekan lalu di sejumlah daerah seperti Buleleng, Lampung, dan Malang selain karena adanya benda ilmah yang masuk ke atmosfer, fenomena dentuman tersebut bisa juga muncul akibat inversi di atmosfer.

“Tim Reaksi Analisis Kebencanaan (TREAK) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional menyatakan lapisan inversi adalah lapisan atmosfer yang hangat berada di atas lapisan atmosfer yang dingin,” jelas Koordinator Humas Lapan Jasyanto, di Jakarta, Minggu (7/2/2021).

BACA JUGA

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Sinergi Perantau Dorong Pembangunan Lampung

Sinergi Perantau Dorong Pembangunan Lampung

31 Maret 2026
Perkuat Kualitas MBG, Ekraf Dorong Peningkatan Kompetensi Juru Masak

Perkuat Kualitas MBG, Ekraf Dorong Peningkatan Kompetensi Juru Masak

16 Februari 2026

Pada kondisi normal, kata Jasyanto, suhu atmosfer turun bersama ketinggian, sehingga lapisan atmosfer yang dingin berada di atas lapisan atmosfer yang hangat. Namun pada lapisan inversi terjadi sebaliknya, di mana lapisan atmosfer yang hangat berada di atas lapisan atmosfer yang dingin, karena itu disebut inversi (terbalik).

Menurut dia, lapisan inversi biasa terjadi pada malam dan dini hari, karena udara di dekat permukaan mendingin (pendinginan radiatif), sementara udara di atasnya tetap hangat. Lapisan inversi juga dapat terjadi karena aliran udara hangat/dingin (adveksi) dan bertemunya udara hangat/dingin (front). Lapisan inversi — sesuatu yang biasa dan normal terjadi dalam dinamika atmosfer.

Tim Reaksi Analisis Kebencanaan, kata dia, menganalisa — inversi dapat terjadi di dekat permukaan hingga lapisan batas sampai dengan 5 km, bahkan terjadi pada ketinggian sekitar 17 km (tropopause), dan luasnya bervariasi dari skala lokal hingga regional.

“Lapisan inversi menahan pengangkatan udara ke atas (konveksi) sehingga dapat mengakibatkan terkumpulnya energi di dekat permukaan dan dilepaskan dalam bentuk thunderstorm yang kuat,” kata Jasyanto.

Dia menambahkan, lapisan inversi juga dapat menyebabkan cuaca yang berkabut dan menahan polutan berada di dekat permukaan. Lapisan inversi dapat menyebabkan suara dipantulkan atau dibelokan sampai ke tempat yang lebih jauh.

Tim Reaksi Analisis Kebencanaan — bentukan Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) ini menyebut energi suara yang merambat akan mengalami pelemahan yang cepat bersama jarak, apalagi jika mengalami pemantulan, di mana sebagian besar energi akan diserap atau diteruskan. Untuk memecahkan kaca diperlukan energi suara yang cukup kuat, shock, blast, atau proses resonansi dengan frekuensi yang tepat.

Share8SendTweet5
Previous Post

DHM Bersama Meotel Hotel Jember Bantu Korban Banjir

Next Post

Merapi Gugurkan Lava Pijar ke Arah Kali Krasak

Next Post
Merapi Kembali Gugurkan Lava Pijar Saat Masyarakat Terlelap Tidur

Merapi Gugurkan Lava Pijar ke Arah Kali Krasak

Doni Monardo Terima “Medali Emas Pentahelix” Dari Dewan Pers

Doni Monardo Terima “Medali Emas Pentahelix” Dari Dewan Pers

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Inovasi Jambu Air Multivarietas Berpotensi Jadi Ikon Kutai Timur

Inovasi Jambu Air Multivarietas Berpotensi Jadi Ikon Kutai Timur

29 Juni 2026
BEI Minta Penjelasan ADCP Soal Gagal Bayar Obligasi

BEI Minta Penjelasan ADCP Soal Gagal Bayar Obligasi

29 Juni 2026
Jaringan Listrik di Sulbar Berangsur Pulih Pascagempa M6,2

PLN Pastikan Pasokan Listrik di Jawa Barat Kembali Normal

29 Juni 2026
Penunjukan Nicholas Saputra Perkuat Strategi Pemasaran Tolak Angin

Penunjukan Nicholas Saputra Perkuat Strategi Pemasaran Tolak Angin

28 Juni 2026
SIER Himpun 157 Kantong Darah Lewat Aksi Donor Rutin

SIER Himpun 157 Kantong Darah Lewat Aksi Donor Rutin

28 Juni 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    611 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    614 shares
    Share 246 Tweet 154
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    602 shares
    Share 241 Tweet 151

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.