Pekanbaru, Kabar SDGs – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Workshop Bank Sampah Terang (Transformasi Ekonomi Ramah Lingkungan) bersama Bank Sampah Siyara di Kelurahan Tirta Siak, Pekanbaru, pada pertengahan September 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini membekali masyarakat dengan keterampilan memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah menjadi produk bernilai jual. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari Circular Waste Initiative PLN untuk mengembangkan ekonomi sirkular berbasis masyarakat sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, mengatakan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN dirancang tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui Program Bank Sampah Terang, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak bernilai, apabila dikelola dengan baik, justru dapat menjadi sumber penghasilan. Kepedulian terhadap lingkungan harus dapat berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Elvanto.
Ia menambahkan, keberhasilan program pemberdayaan tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk melanjutkan dan mengembangkan manfaatnya secara mandiri.
“Kami berharap Bank Sampah Siyara terus berkembang dan menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ketua Bank Sampah Siyara, Sri Mulyani, mengapresiasi dukungan PLN UIP3B Sumatera yang dinilai membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para anggota dalam mengelola sampah secara lebih produktif.
“Kami berterima kasih kepada PLN UIP3B Sumatera atas dukungan yang diberikan. Melalui workshop ini, kami memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru untuk mengolah sampah agar memiliki nilai jual. Harapannya, Bank Sampah Siyara semakin berkembang dan mampu melibatkan lebih banyak masyarakat,” ungkap Sri Mulyani.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Lurah Tirta Siak, Darwindra SPi. Ia menilai Bank Sampah Siyara telah berperan aktif dalam menumbuhkan kepedulian warga terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah yang memberikan manfaat nyata.
“Kami sangat mengapresiasi Bank Sampah Siyara yang selama ini aktif mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah. Ini merupakan inisiatif positif yang patut didukung dan dikembangkan,” ujar Darwindra.
Melalui Program Bank Sampah Terang, PLN UIP3B Sumatera berupaya memperluas pemberdayaan masyarakat dengan menjadikan pengelolaan sampah sebagai aktivitas yang produktif dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi warga, meningkatkan nilai guna sampah, serta berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.










Discussion about this post