• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
2 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Pemerintah Deportasi 25 Fotografer Ilegal

by Riski Yanti
12 Juni 2026
Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Pemerintah Deportasi 25 Fotografer Ilegal
18
SHARES
114
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengawasan aktivitas ekonomi kreatif lintas negara serta melindungi keberlanjutan ekosistem industri kreatif nasional, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menggelar audiensi strategis dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenimipas, Jakarta, pada Selasa (9/6) ini sekaligus menegaskan langkah konkret pemerintah yang telah resmi mendeportasi 25 fotografer asing ilegal yang menyalahgunakan izin tinggal dan penyalahgunaan Visa On Arrival (VOA) di Indonesia.

BACA JUGA

Creativillage di Kawasan SCBD, Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global

Creativillage di Kawasan SCBD, Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global

27 Oktober 2026
WCCE Weekland 2026 Ditutup dengan Doa Bersama dan Aksi Peduli Karhutla Kalimantan

WCCE Weekland 2026 Ditutup dengan Doa Bersama dan Aksi Peduli Karhutla Kalimantan

27 Oktober 2026
KemenEkraf & UN DESA Petakan Tantangan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang Inklusif

KemenEkraf & UN DESA Petakan Tantangan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang Inklusif

26 Oktober 2026

“Kami mengapresiasi respons cepat serta langkah tegas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, terkait penindakan 25 fotografer asing ilegal yang menyalahgunakan izin tinggal dan Visa On Arrival (VOA). Keterbukaan kolaborasi global harus tetap berjalan di koridor regulasi nasional yang tertib, sehat, dan adil demi melindungi pelaku ekonomi kreatif lokal,” ujar Menteri Ekraf.

Menteri Ekraf membahas dinamika tingginya mobilitas talenta global seiring berkembangnya ekonomi digital dunia saat ini.

Pembahasan secara khusus berfokus pada hasil penanganan laporan dari berbagai asosiasi profesi mengenai penyalahgunaan izin tinggal oleh oknum Warga Negara Asing (WNA), beberapa di antaranya terbukti beroperasi secara ilegal di subsektor fotografi dan videografi domestik sehingga langsung dijatuhi sanksi deportasi.

“Ketidakpatuhan oknum asing terhadap hukum keimigrasian membawa dampak langsung yang signifikan terhadap pasar kreatif lokal. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek persaingan usaha akibat tarif jasa yang tidak berimbang, tetapi juga memengaruhi keberlanjutan pelaku kreatif lokal yang tengah menghadapi kompetisi global, serta membuat kasus ini perlu menjadi perhatian bersama agar tidak terus berulang dan merugikan ekosistem kreatif Indonesia,” terang Menteri Ekraf.

Kemenimipas berkomitmen memperketat pengawasan dan menindak tegas setiap penyalahgunaan izin tinggal oleh WNA di sektor ekonomi kreatif.

Sinergi strategis ini dilakukan bersama Kementerian Ekraf melalui Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) demi menjaga iklim persaingan usaha yang sehat bagi pelaku industri lokal.

“Fotografer asing diperbolehkan melakukan kegiatan komersial di Indonesia sepanjang mereka mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk aspek perizinan, visa kerja yang sesuai, dan kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan,” ungkap Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Melalui pertemuan ini, kedua kementerian menyepakati arah kolaborasi strategis dalam membangun mekanisme pemantauan terpadu terhadap aktivitas ekonomi kreatif yang melibatkan tenaga asing guna mencegah pelanggaran serupa di masa depan, di mana Kementerian Ekraf juga mulai memperluas koordinasi dengan asosiasi subsektor lain seperti musik serta Film-Animasi-Video.

Selain penegakan hukum, kedua lembaga juga akan mendorong program penguatan edukasi serta literasi regulasi keimigrasian bagi para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM agar tercipta pemahaman yang sama di lapangan.

Kementerian Ekraf juga menyerahkan dokumen lampiran bukti konkret dari laporan Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI), Himpunan Pengusaha Dokumentasi Indonesia (HIPDI), dan Indonesia Professional Photographer Association (IPPA) serta perwakilan praktisi industri fotografi nasional—salah satunya dr. Tompi dan Jerry Aurum—yang menjadi dasar penindakan tegas terhadap fotografer asing tersebut.

Selain kolaborasi untuk menyukseskan World Conference on Creative Economy (WCCE) pada bulan Oktober 2026 nanti, Kementerian Ekraf dan Kementerian Imipas juga berkomitmen melanjutkan program pemberdayaan warga binaan lapas di bidang kreatif—seperti pelatihan pembuatan video klip dan monetisasi musik yang telah sukses diterapkan pada grup Elpama Prison di Merauke—sebagai bekal kemandirian mereka saat kembali ke masyarakat.

Melalui langkah bersama ini, kedua kementerian optimistis dapat menjaga ekosistem ekonomi kreatif nasional tetap sehat, tertib, dan berkelanjutan.

Kementerian Ekraf menyampaikan apresiasi tertinggi atas dukungan yang telah terjalin, dengan harapan sinergi lintas sektoral ini terus diperkuat demi mendorong kemajuan serta daya saing ekonomi kreatif Indonesia.

Share7SendTweet5
Previous Post

Gelar Karya SMP Labschool Unesa Tampilkan Inovasi Siswa

Next Post

Pertemuan Menteri Ekraf–Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus

Next Post
Pertemuan Menteri Ekraf–Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus

Pertemuan Menteri Ekraf–Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus

Lomba Mancing Bhayangkara Pererat Hubungan Polisi dan Warga

Lomba Mancing Bhayangkara Pererat Hubungan Polisi dan Warga

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Fadli Zon Dorong Konservasi Geopark Maros-Pangkep

Fadli Zon Dorong Konservasi Geopark Maros-Pangkep

1 November 2026
Pendapatan Bisnis AI Indosat Tembus USD50 Juta pada 2026

Pendapatan Bisnis AI Indosat Tembus USD50 Juta pada 2026

1 November 2026
BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

1 November 2026
Pullman Bali Legian Beach Hadirkan Pameran Seni Symphony of Elements

Pullman Bali Legian Beach Hadirkan Pameran Seni Symphony of Elements

1 November 2026
Fadli Zon Dorong Leang Bulu Sipong 4 Jadi Cagar Budaya Nasional

Fadli Zon Dorong Leang Bulu Sipong 4 Jadi Cagar Budaya Nasional

1 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4463 shares
    Share 1785 Tweet 1116
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4137 shares
    Share 1655 Tweet 1034
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4174 shares
    Share 1670 Tweet 1044
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4164 shares
    Share 1666 Tweet 1041
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4111 shares
    Share 1644 Tweet 1028

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.