• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Kementerian Pariwisata Imbau Industri Siapkan Mitigasi Jelang Libur Lebaran 2025

by Riski Yanti
28 Maret 2025
Kementerian Pariwisata Imbau Industri Siapkan Mitigasi Jelang Libur Lebaran 2025
37
SHARES
233
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengimbau seluruh pelaku industri untuk menyiapkan langkah mitigasi dalam mengantisipasi potensi kepadatan di destinasi wisata favorit hingga perubahan cuaca terutama di daerah rawan bencana menjelang musim libur Lebaran 2025.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, dalam pernyataannya saat kegiatan Media Backgrounder di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (26/3/2025) mengatakan pihaknya telah mengeluarkan Surat Imbauan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur tentang risk assessment untuk antisipasi destinasi terutama yang memiliki kerawanan tinggi untuk dapat mempersiapkan destinasinya.

BACA JUGA

Camino de Flores Etape Tengah Resmi Dimulai

Camino de Flores Etape Tengah Resmi Dimulai

26 Oktober 2026
Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

26 Oktober 2026
Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

1 Oktober 2026

“Kementerian Pariwisata secara keseluruhan mengantisipasi situasi katakanlah yang tidak diharapkan. Sebelumnya, Kemenpar mengeluarkan Surat Edaran Menteri Pariwisata tentang penyelenggaraan berwisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan ke seluruh Indonesia,” ujar Hariyanto.

Selain bekerja sama dengan BMKG, BNPB, dan stakeholder lain, Kemenpar mengembangkan platform Sisparnas (Sistem Informasi Kepariwisataan Nasional) sebagai platform yang didalamnya terdapat micro site mengenai edukasi manajemen krisis dan berkolaborasi dengan BMKG menginformasikan kondisi cuaca di berbagai daerah termasuk di dalamnya cuaca di destinasi wisata.

“Di dalamnya juga ada link bekerja sama dengan BMKG, sehingga kita dapat mengetahui dari waktu ke waktu kondisi cuaca di setiap daerah,” kata Hariyanto.

Dikatakan Hariyanto, berdasarkan pemantauan dan koordinasi virtual yang dilakukan Kementerian Pariwisata terdapat daerah-daerah yang telah mengaktifkan posko TIC (Tourist Informatiom Center) seperti Yogyakarta dan Bintan.

“Kita lebih kepada bagaimana stakeholders termasuk khususnya pemerintah daerah mengantisipasi itu semua dengan media digital,” ujar Hariyanto.

Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo menambahkan terkait persiapan libur lebaran, Kemenpar turut berkolaborasi lintas kementerian/lembaga untuk menghadirkan Posko Angkutan Lebaran 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan.

Posko ini juga melibatkan Kementerian/Lembaga dan BUMN terkait termasuk Komdigi, Kemenpar, BMKG, ASDP, In-journey, dan lain-lain.

Sementara terkait kesiap-siagaan bencana, Kementerian Pariwisata melakukan monitoring dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Pertama terkait dengan bencana tanah hidrometriologi, meliputi curah hujan yang tinggi dan kemudian resiko banjir bandang, tanah longsor.

“Kita melakukan advokasi dengan para personel pengelola desa wisatanya. Dan kemudian resiko yang kedua adalah resiko vulkanologi. Terutama di destinasi-destinasi wisata yang ada di gunung-gunung berapi, di lereng gunung berapi. Itu juga secara sistem informasinya kami sangat terkait dengan PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi),” ujar Fadjar.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, mengatakan  berkaitan dengan manajemen risiko yang sudah dilakukan, salah satunya adalah penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental sustainability) terbukti masih relevan dengan kondisi saat ini.

Dimana industri diharapkan untuk selalu mengimplementasikan protokol CHSE demi terwujudnya rasa aman dan nyaman saat berwisata.

“Keselamatan perjalanan juga harus diperhatikan. Isu climate change membuat Kementerian Pariwisata harus lebih adaptif, sehingga kami akan menyusun pedoman untuk menangani keselamatan saat perubahan cuaca terjadi,” kata Rizki.

Adapun proyeksi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2025 oleh Kementerian Perhubungan mencapai angka 146 juta perjalanan.

Dengan rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara per perjalanan sebesar Rp2,57 juta, maka perputaran ekonomi yang terjadi selama periode Lebaran 2025 diproyeksi dapat mencapai Rp375,2 triliun.

Respons Isu Terkini

Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa poin yang menjadi pembahasan di antaranya mengenai pemasangan papan peringatan di lokasi atraksi wisata di kawasan Gunung Mas, Puncak, Bogor yang dikhawatirkan bisa berdampak terhadap iklim investasi pariwisata Indonesia.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, menyampaikan Kementerian Pariwisata mempunyai kewajiban untuk menerapkan standar terhadap beberapa usaha yang sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) di bawah pariwisata.

Penerapan standar tersebut harus mengacu kepada PP Nomor 5 Tahun 2021 mengenai Perizinan Berusaha berdasarkan Tingkat Risiko Kegiatan Usaha dan Permen Parekraf Tahun 2021 yang salah satu syarat utamanya adalah lingkungan.

“Untuk itu kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Investasi atau BKPM yang merupakan koordinator terkait perizinan usaha. Dan untuk langkah ke depan ini kami akan berkoordinasi lebih intens lagi dengan kementerian/lembaga terkait maupun dengan pemerintah daerah. Rencananya juga akan kita tingkatkan sosialisasi terhadap standar usaha,” kata Rizki.

Saat ini Kementerian Pariwisata sedang mendorong Tourism 5.0 yang menjadi program unggulan Menteri Pariwisata. Dimana promosi digital menjadi prioritas yang didukung dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

“Jadi sekarang Ibu Menteri menugaskan Deputi Pemasaran untuk sesegera mungkin memperbaiki tampilan maupun cara kerja website indonesia.travel,” kata Rizki.

Saat ini pengembangan website indonesia.travel telah memasuki peluncuran tahap 1 dengan menghadirkan desain yang lebih imersif, informatif, ramah pengguna, serta penyempurnaan fitur website.

Pengembangan ini diharapkan mampu memperkuat situs sebagai pintu utama calon wisatawan untuk mengenal lebih jauh destinasi Indonesia sehingga memberikan pengalaman yang semakin berkesan.

Kemudian, Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, merespons persoalan ditemukannya ladang tanaman yang diduga ganja di kawasan Taman Nasional Bromo.

Hariyanto menilai dari dua aspek yaitu aspek law enforcement atau penegakan hukum dan aspek dampak atas kehadiran ladang tersebut.

“Bagaimanapun juga penanaman ganja dan hal-hal lain sejenisnya itu melanggar norma hukum dan langkah-langkah atau tindakan untuk memastikan penanganan hukum itu merupakan kewenangan aparat penegak hukum dalam hal ini kementerian/lembaga terkait,” ujar Hariyanto.

Kemudian aspek yang kedua adalah dampak dari kehadiran ladang tersebut terhadap pengelolaan destinasi secara keseluruhan. Ada regulasi yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2021 tentang pedoman destinasi pariwisata berkelanjutan.

“Jadi sejauh ini kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah termasuk aparat penegak hukum,” kata Hariyanto.

Di sisi lain, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo, menyoroti peristiwa tiga kapal wisata yang tenggelam beberapa waktu lalu yakni di Labuan Bajo, Nusa Penida, dan Gili Trawangan.

Kejadian ini menjadi perhatian semua pihak. Kementerian Pariwisata juga terus memonitor dan memastikan melalui dinas maupun Politeknik Pariwisata maupun Badan Otorita agar wisatawan mendapatkan layanan yang terbaik.

“Ini terus menjadi pantauan kami di Kementerian Pariwisata,” kata Fadjar Hutomo.

Share15SendTweet9
Previous Post

Rektor Universitas Malahayati Bagikan THR untuk 1.000 Anak Yatim

Next Post

Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung

Next Post
Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung

Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung

Puncak Arus Mudik, Jumlah Penumpang Pesawat Diprediksi Capai 741 Ribu

Puncak Arus Mudik, Jumlah Penumpang Pesawat Diprediksi Capai 741 Ribu

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Perkuat Daya Tarik Wisata Berbasis Budaya

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Perkuat Daya Tarik Wisata Berbasis Budaya

6 November 2026
Gubernur Bali Siapkan Bonus dan Beasiswa untuk Tiga Atlet Disabilitas Berprestasi

Gubernur Bali Siapkan Bonus dan Beasiswa untuk Tiga Atlet Disabilitas Berprestasi

6 November 2026
500 Pemuda Tanam 1.000 Pohon Pulihkan Tahura Bukit Soeharto

500 Pemuda Tanam 1.000 Pohon Pulihkan Tahura Bukit Soeharto

6 November 2026
Platinum Hotel Lindungi 500 Pekerja Rentan Lewat Program SERTAKAN

Platinum Hotel Lindungi 500 Pekerja Rentan Lewat Program SERTAKAN

6 November 2026
Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan Internasional ke Bali

Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan Internasional ke Bali

5 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4571 shares
    Share 1828 Tweet 1143
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4218 shares
    Share 1687 Tweet 1055
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4281 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4244 shares
    Share 1698 Tweet 1061
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3633 shares
    Share 1453 Tweet 908

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.