• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Presiden RI: Semua Pihak Harus Ikut Kawal Akuntabilitas dan Kualitas Pengeluaran Keuangan Negara

by SDGS Admin
27 Juni 2023
Presiden RI: Semua Pihak Harus Ikut Kawal Akuntabilitas dan Kualitas Pengeluaran Keuangan Negara
33
SHARES
207
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong semua pihak untuk ikut mengawal akuntabilitas dan kualitas pengeluaran keuangan negara agar lebih efektif dalam mencapai sasaran yang tepat. Presiden yakin, kesejahteraan masyarakat dan stabilitas perekonomian Indonesia akan semakin kuat jika pengawalan tersebut berhasil terlaksana.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato saat penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPP Tahun 2022 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (26/06/2023).

BACA JUGA

SPAM Kota Bandar Lampung Layani 60.000 Sambungan Rumah di 8 Kecamatan

SPAM Kota Bandar Lampung Layani 60.000 Sambungan Rumah di 8 Kecamatan

27 Agustus 2024
Bendungan Margatiga di Lampung, Bendungan ke-44 yang Diresmikan Presiden Jokowi

Bendungan Margatiga di Lampung, Bendungan ke-44 yang Diresmikan Presiden Jokowi

27 Agustus 2024
Presiden Jokowi Gelar Ratas Terkait World Water Forum ke-10

Presiden Jokowi Gelar Ratas Terkait World Water Forum ke-10

30 April 2024

“Jika kita mampu melakukannya, kita akan menjadi lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat stabilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia maju yang kita dambakan,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, pengawalan tersebut harus dimulai sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaannya agar hasil dari pengeluaran keuangan negara dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Setiap rupiah uang rakyat harus benar-benar kembali kepada rakyat untuk membiayai hal-hal yang dapat dirasakan oleh rakyat, bukan untuk membiayai proses-proses lainnya. Hal ini perlu dilakukan dengan hati-hati,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menjelaskan adanya temuan-temuan terkait penggunaan keuangan negara yang tidak relevan dan tidak mencapai sasaran yang diharapkan. Presiden menyebutkan bahwa anggaran tersebut semula ditujukan untuk pengembangan daerah, namun malah digunakan untuk kegiatan birokrasi.

“Di beberapa provinsi dan kabupaten/kota, termasuk juga di pemerintah pusat, saya ingin memberikan contoh tentang program penyuluhan pertanian yang menggunakan anggaran dari APBD provinsi. Saya tidak akan menyebutkan nama provinsi tertentu, tetapi tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian. Namun, dari total anggaran sebesar Rp1,5 miliar, sekitar Rp1 miliar digunakan untuk perjalanan dinas,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Presiden mendorong agar penggunaan anggaran belanja negara difokuskan pada program-program unggulan pemerintah, seperti penanggulangan masalah kekerdilan atau stunting, pengentasan kemiskinan, dan program-program lainnya. Selain itu, anggaran belanja negara juga harus dialokasikan untuk membeli produk-produk dalam negeri.

“Selain itu, kami juga telah menyampaikan bahwa pembelian produk-produk dalam negeri harus ditingkatkan, terutama produk-produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga UMKM dapat berkembang,” pungkas Presiden Jokowi.

Share13SendTweet8
Previous Post

BRIN dan UGM Kerja Sama terkait Pengembangan Sistem Berbasis IoT

Next Post

Sistem Inaportnet Rencana Diterapkan di 151 Pelabuhan di Indonesia pada 2023

Next Post
Sistem Inaportnet Rencana Diterapkan di 151 Pelabuhan di Indonesia pada 2023

Sistem Inaportnet Rencana Diterapkan di 151 Pelabuhan di Indonesia pada 2023

Kemenhub Siapkan Antisipasi Lonjakan Pergerakan Penumpang dan Kendaraan Pada Libur Idul Adha

Kemenhub Siapkan Antisipasi Lonjakan Pergerakan Penumpang dan Kendaraan Pada Libur Idul Adha

Discussion about this post

NEWS UPDATE

AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

26 Juli 2026
Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting 2026

Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting 2026

26 Juli 2026
ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 Dorong Jurnalisme Transportasi Berkualitas

ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 Dorong Jurnalisme Transportasi Berkualitas

26 Juli 2026
Aceh Siapkan Sistem Resi Gudang untuk Nilam

Aceh Siapkan Sistem Resi Gudang untuk Nilam

26 Juli 2026
Program MTN Mengajar 2026, PT Marga Trans Nusantara Tanamkan Budaya Keselamatan

Program MTN Mengajar 2026, PT Marga Trans Nusantara Tanamkan Budaya Keselamatan

26 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1456 shares
    Share 582 Tweet 364
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1208 shares
    Share 483 Tweet 302
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.