• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Ahli: Varian Baru Virus Covid-19 Sangat Mudah Menular

by Editor
2 Januari 2021
Ahli: Varian Baru Virus Covid-19 Sangat Mudah Menular

Ilustrasi Varian virus Covid-19 baru. Foto: BBC

41
SHARES
259
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

LONDON, KabarSDGs — Varian baru virus corona sangat lebih mudah menular ketimbang varian Covid-19 sebelumnya, ungkap sebuah penelitian. Studi itu menyimpulkan varian baru Covid-19 meningkatkan angka reproduksi “R” antara 0,4 hingga 0,7.

Angka R adalah jumlah rata-rata orang yang tertular oleh orang yang terinfeksi. Angka R di atas 1, menunjukkan epidemi kian berkembang. Diperlukan angka reproduksi di bawah 1 untuk melihat indikasi tren penurunan kasus.

BACA JUGA

Dedi Mulyadi Bahas Kampung Inggris dengan Kedutaan Inggris

Dedi Mulyadi Bahas Kampung Inggris dengan Kedutaan Inggris

21 Mei 2025
Atase Perhubungan Indonesia Dipercaya Menjadi Technical Group IMO

Atase Perhubungan Indonesia Dipercaya Menjadi Technical Group IMO

11 April 2025
Cari Peluang Ekspansi ke Pasar Inggris, Kemendag Kurasi Produk Makanan dan Buah Segar UMKM Indonesia

Cari Peluang Ekspansi ke Pasar Inggris, Kemendag Kurasi Produk Makanan dan Buah Segar UMKM Indonesia

16 Februari 2025

Saat ini, angka reproduksi di Inggris- negara yang pertama kali mengindikasikan adanya varian baru virus corona – diperkirakan antara 1,1 hingga 1,3.

Profesor Axel Gandy dari Imperial College London, seperti dilansir BBC News, mengatakan, perbedaan antara varian virus ini “cukup ekstrem”.

“Ada perbedaan besar bagaimana mudahnya varian virus ini menyebar. Varian ini adalah perubahan [mutasi] yang paling serius sejak epidemi mulai,” ujar Gandy kepada BBC News.

Penelitian yang dilakukan Imperial College menunjukkan penularan varian baru virus corona di Inggris meningkat tiga kali lipat selama karantina wilayah, atau lockdown, yang diterapkan pada November. Sedangkan kasus Covid-19 dari varian virus corona sebelumnya menurun sepertiga.

Kasus Covid-19 meningkat dengan pesat selama lonjakan gelombang kedua dan penambahan kasus baru harian mencapai angka tertinggi pada Kamis (31/12/2020).

 

Serang Semua Umur

Hasil awal mengindikasikan virus menyebar lebih cepat pada orang-orang yang berusia di bawah 20 tahun, terutama di antara anak-anak usia sekolah.

Namun, data terbaru mengindikasikan bahwa virus ini menyebar dengan cepat ke segala usia, menurut Profesor Gandy yang merupakan salah satu anggota dari tim peneliti tersebut.

“Satu penjelasan yang memungkinkan adalah bahwa data awal dikumpulkan pada saat karantina wilayah di bulan November, saat sekolah dibuka dan aktivitas populasi orang dewasa lebih terbatas,” jelas Gandy.

“Kami sekarang melihat bahwa virus baru telah meningkatkan penularan di semua kelompok usia,” tambah Gandy.

 

Perketat Pembatasan

Profesor Jim Smith dari Universitas Oxford meyakini temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pembatasan yang lebih ketat segera diperlukan.

“Data dari Imperial mewakili analisis terbaik hingga saat ini dan menyiratkan langkah-langkah yang telah kita lakukan saat ini, akan – dengan varian virus baru – gagal mengurangi angka R menjadi dibawah 1”.

“Secara sederhana, kecuali kita melakukan sesuatu yang berbeda, varian baru akan terus menyebar, lebih banyak infeksi, lebih banyak rawat inap dan lebih banyak kematian,” jelasnya.

Temuan paling mengerikan dari penelitian ini adalah karantina wilayah pada November di Inggris, meskipun sulit bagi banyak orang, tidak akan menghentikan penyebaran varian baru virus corona.

Pembatasan ketat yang sama, membuat kasus virus corona varian sebelumnya turun sepertiga, tapi membuat kasus dari varian baru menjadi tiga kali lipat. Inilah sebabnya tiba-tiba terjadi pengetatan pembatasan di seluruh Inggris. Belum jelas apakah pembatasan saat ini akan cukup mampu mengendalikan virus.

Mengingat fakta telah dilakukan dua kali karantina wilayah untuk menghentikan varian virus sebelumnya yang membebani NHS (badan layanan kesehatan Inggris).

Banyak ilmuwan khawatir pengetatan lebih lanjut akan diperlukan. Tingkat infeksi akan mulai menurun karena cukup banyak orang yang divaksinasi. Namun hingga saat itu, yang lebih penting saat ini orang-orang mengikuti pedoman jaga jarak sosial, mengenakan masker dan mencuci tangan secara teratur.

Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris diberi nama “Varian of Concern 202012/01” atau VOC oleh badan kesehatan masyarakat Inggris (PHE).

Varian baru itu terdeteksi pada November dan diperkirakan mulai berkembang di Inggris tenggara pada September. Namun hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan virus ini lebih mematikan, namun virus ini meningkatkan jumlah kasus yang pada gilirannya akan menambah tekanan lebih lanjut pada NHS.

Varian baru Covid-19 itu kini ditemukan di seluruh Inggris, kecuali Irlandia utara. Kasus varian baru virus corona terkonsentrasi di London, serta Inggris tenggara dan timur. Hingga akhir Desember 2020, deteksi varian baru virus corona ditemukan di lebih dari 20 negara.

Varian baru ini telah menyebar di berbagai negara Eropa, seperti Belanda, Denmark, Prancis, Italia, Spanyol, Swiss, Finlandia, Irlandia, Jerman, Islandia dan Belgia.

Di benua Amerika, varian ini baru ditemukan di Kanada dan Amerika Serikat. Sementara di Asia, varian baru virus corona telah menyebar di Jepang, Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, India, Pakistan, Israel dan Lebanon.

Share16SendTweet10
Previous Post

Nakes Indonesia Masuk Kelompok Pertama Vaksinasi Massal di Inggris

Next Post

Pembelajaran Tatap Muka Harus Seizin Pemerintah Daerah

Next Post
DPR Setujui Anggaran Kemendikbud Tahun 2021 Sebesar Rp 81, 53T

Pembelajaran Tatap Muka Harus Seizin Pemerintah Daerah

Pemerintah Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Sebelum Digunakan

Pemerintah Distribusikan Vaksin Covid-19 ke Seluruh Indonesia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Workshop Tari Nusantara Hadirkan Kolaborasi Gerak sebagai Identitas Budaya IKN

Workshop Tari Nusantara Hadirkan Kolaborasi Gerak sebagai Identitas Budaya IKN

5 Desember 2025
Pembangunan Mini Teater Perpustakaan Bontang Dipastikan Berjalan dengan Pengawasan Ketat

Pembangunan Mini Teater Perpustakaan Bontang Dipastikan Berjalan dengan Pengawasan Ketat

5 Desember 2025
DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

5 Desember 2025
PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

5 Desember 2025

POPULAR

  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • WEGE Paparkan Tantangan Industri Dan Sesuaikan Dana IPO Untuk Jaga Likuiditas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.