• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

14.891 Jiwa di Kalimantan Selatan Terdampak Banjir

by Editor
4 September 2020
14.891 Jiwa di Kalimantan Selatan Terdampak Banjir

Tim reaksi cepat Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan memberikan bantuan sembaki kepada korban terdampak banjir, Jumat (4/9/2020). Foto: BNPB

17
SHARES
109
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Sebanyak 14.891 jiwa di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, terdampak banjir, Jumat (4/9/2020). Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut melaporkan menyebutkan 879 KK/2.598 jiwa terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Kintap.

“Meluapnya Sungai Kintap tersebut dipicu tingginya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Tanah Laut sejak Selasa (1/9) hingga Rabu (2/9), yang kemudian memicu banjir pada Kamis (3/9),” jelas Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

BACA JUGA

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

5 Desember 2025
Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

27 November 2025
Jalan Nasional Pantai Barat Amblas di Tapsel

Jalan Nasional Pantai Barat Amblas di Tapsel

27 November 2025

Sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu, melaporkan 3.804 rumah terendam banjir, persawahan seluas 8 hektar dan total luas pertanian yang terendam adalah 155 hektar dengan TMA 300-400 sentimeter. Banjir tersebut berdampak pada 3.804 KK/12.397 jiwa sehingga sebanyak 60 KK/221 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir merendam sedikitnya 783 unit rumah dengan tinggi muka air (TMA) 100-150 sentimeter di enam desa di Kecamatan Kintap. Adapun keenam desa tersebut meliputi Desa Kintapura, Desa Kintap, Desa Kintap Kecil, Desa Riam Adungan, Desa Salaman dan Desa Pasir Putih.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tanah Laut, katanya, telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait serta melibatkan tim gabungan guna melakukan evakuasi korban, evakuasi barang milik korban dan menditribusikan bantuan logistik kepada korban terdampak.

Kondisi terkini yang dilaporkan hingga Jumat (4/9) banjir di Kabupaten Tanah Laut berangsur-angsur surut dengan TMA 50 sentimeter.

Sejumlah warga terdampak banjir dievakuasi tim reaksi cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jumat (4/9/2020).

TRC BPBD Kabupaten Tanah Bumbu telah melakukan kaji cepat, evakuasi warga dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Banjir berangsur-angsur surut dengan TMA 100-150 sentimeter.

Hingga siaran pers ini diterbitkan, tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa atas bencana banjir tersebut.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melaporkan prakiraan cuaca bahwa hujan disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga Sabtu (5/9).

Adapun wilayah tersebut meliputi Banten, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara dan Papua Barat.

Raditya mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar pemangku kebijakan di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana.

Share7SendTweet4
Previous Post

Kemendikbud Ajak Seniman Masuk Sekolah

Next Post

17.000 Penduduk Terancam Mengungsi

Next Post
17.000 Penduduk Terancam Mengungsi

17.000 Penduduk Terancam Mengungsi

Dua Tower Wisma Atlet Tempat Isolasi Mandiri Warga COVID-19

Discussion about this post

NEWS UPDATE

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026
Internet BAKTI Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Maratua

Internet BAKTI Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Maratua

14 Juni 2026
Kementerian Koperasi Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun

Kementerian Koperasi Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun

14 Juni 2026
TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

13 Juni 2026
Ribuan Mangrove Ditanam untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Bali

Ribuan Mangrove Ditanam untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Bali

13 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    627 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    349 shares
    Share 140 Tweet 87
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    346 shares
    Share 138 Tweet 87
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    354 shares
    Share 142 Tweet 89

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.