Jakarta, Kabar SDGs – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) tidak hanya berkomitmen pada pembangunan fisik, tetapi juga peka terhadap kepentingan sosial komunitas.
Dengan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), WEGE menunjukkan perhatian kepada masyarakat yang terkena dampak bencana dan merayakan Iduladha dengan rasa berbagi yang tinggi.
Sebagai respon cepat terhadap kebakaran yang terjadi pada hari Jumat, 6 Juni 2025, di Kampung Rawa Indah, RT 17 RW 04, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, WEGE memberikan bantuan logistik kepada para pengungsi yang terkena dampak. Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah itu menyebabkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan dalam keadaan membutuhkan bantuan mendesak.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako yang mencakup barang-barang dasar seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, kecap, teh celup, dan lainnya, yang langsung didistribusikan oleh tim CSR WEGE di lokasi pengungsian. Tindakan ini merupakan bukti nyata kehadiran perusahaan dalam keadaan darurat dan bagian dari misi sosial mereka.
“Bantuan ini adalah manifestasi dari nilai-nilai AKHLAK yang dijunjung tinggi oleh perusahaan, terutama nilai Harmonis dan Kolaboratif. WEGE tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun rasa empati. Kami hadir untuk masyarakat di saat-saat sulit sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kami,” ucap Corporate Secretary WEGE, Purba Yudha Tama dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Selasa (10/6/25).
Dalam rangka menyongsong Hari Raya Iduladha 1446 H, WEGE juga melakukan penyembelihan dan pembagian puluhan ekor hewan kurban yang terdiri dari sapi dan kambing. Penyaluran dilakukan oleh kantor pusat serta unit proyek sebagai wujud berbagi kepada masyarakat setempat dan para karyawannya.
Turut dilakukan pemotongan dan penyalurannya di lingkungan proyek WEGE, seperti Proyek Universitas Diponegoro Semarang, RS Klaten, Rusun Paspampres IKN, serta proyek-proyek lainnya sebagai bentuk kepedulian sosial di sekitar area operasional.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban ini adalah program tahunan yang dijalankan oleh WEGE setiap perayaan Iduladha, sebagai bentuk keseriusan dalam memperkuat nilai-nilai sosial serta spiritual di tempat kerja dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Salah satu penduduk Cipinang Melayu, Abdul Mushowir, menyampaikan rasa hati terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh WEGE. “Alhamdulillah, bantuan dari WEGE sangat berarti bagi kami. Ini lebih dari sekadar daging; ini adalah bentuk perhatian yang nyata yang kami rasakan dari perusahaan,” ujarnya.
Melalui berbagai inisiatif ini, WEGE kembali mengukuhkan posisinya sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam mewujudkan ekosistem konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan. Tidak hanya pada aspek teknis proyek, tetapi juga dalam mempromosikan keseimbangan sosial dan lingkungan yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).












Discussion about this post