• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home CSR

Indofood Tingkatkan Kader Posyandu

Indofood menjadikan stunting sebagai salah satu isu jangka panjang yang penting.

by Editor
27 Agustus 2020
Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Axton Salim. Foto: IST

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Axton Salim. Foto: IST

162
SHARES
1k
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) mendukung pencegahan stunting di Indonesia. Mereka berupaya memperbaiki gizi ibu hamil dengan meningkatkan kualitas pelayanan di pos layanan terpadu (posyandu).

Direktur Indofood Axton Salim percaya stunting bisa diintervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Salah satu cara dengan meningkatkan gizi ibu hamil dan anak-anak melalui program posyandu. Namun, menurut dia, masih ada sejumlah kekurangan dari program yang selama ini diterapkan pemerintah.

BACA JUGA

Remaja Mojokerto Didorong Cegah Stunting Sejak Dini

Remaja Mojokerto Didorong Cegah Stunting Sejak Dini

10 Agustus 2026
Pertamina Perkuat Program Gizi Anak di Margasari

Pertamina Perkuat Program Gizi Anak di Margasari

9 Juli 2026
TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

13 Juni 2026

“Selama ini operasi posyandu tergantung sukarelawan dan tidak ada koneksi langsung ke Menteri Kesehatan,” ujar Axton dalam sebuah acara webinar seperti dilansir siaran pers yang diterima KabarSDGs, kemarin.

Axton menjelaskan, Indofood berusaha mengambil peluang tersebut. Selain meningkatkan kemampuan kader di posyandu, mereka juga menyiapkan kader baru demi mencegah stunting.

Indofood memiliki program Posyandu Mandiri. Axton menjelaskan, program ini membantu ibu-ibu hamil mendapatkan gizi lebih baik.

Indofood, menurut Axton, menjadikan stunting sebagai salah satu isu jangka panjang yang penting. Kualitas sumber daya manusia di Indonesia terancam menurun jika masalah ini tidak dicegah. Anak-anak yang mengalami stunting dihadapkan masalah kecerdasan dan kurangnya daya tahan tubuh.

Data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI pada 2019 mencatat sebanyak 6,3 juta balita mengalami stunting. Populasi balita di Indonesia adalah 23 juta.

Angka stunting Indonesia berada di urutan keempat dunia. Prevalensi balita stunting di Indonesia pada 2019 yakni 27,7 persen. Jumlah tersebut masih jauh dari batas yang ditetapkan WHO, yakni di bawah 20 persen.

Pendiri Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Veronica Colondom mengatakan, penanganan stunting harus menjadi perhatian semua pihak. Stunting adalah masalah besar dan juga menjadi dasar dari masa depan anak-anak Indonesia.

Selain stunting, menurut Veronica, pemerintah juga harus memperhatikan sejumlah hal penting lainnya, termasuk kesempatan anak-anak mendapat pendidikan. YCAB berusaha memberikan pelatihan vokasi kepada anak-anak yang tidak mampu.

“Vokasi itu juga penting untuk mendapatkan keterampilan. Percuma sekolah, tapi tidak bisa dapat pekerjaan. Itulah kenapa pelatihan keterampilan untuk anak-anak menjadi hal yang tidak kalah penting,” kata Veronica.

Share65SendTweet41
Previous Post

Anies: Prioritaskan Kesehatan dan Keselamatan

Next Post

Pelaku Bisnis Didorong Terapkan Konsep Pembangunan Berkelanjutan

Next Post
Chief Sustainability Officer DBS Bank Mikkel Larsen (kanan) ketika menghadiri webinar Restart and Rebuild After Crisis, Rabu (26/8). Foto: IST

Pelaku Bisnis Didorong Terapkan Konsep Pembangunan Berkelanjutan

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, saat update penanganan Covid-19 di Kantor Presiden (27/8/2020). Foto: Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden

Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di Indonesia Lampaui Rata-rata Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

Erupsi Anak Krakatau Menurun Namun Warga Diingatkan Tetap Waspada

11 September 2026
PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

PLN NP UP Paiton Raih Dua Penghargaan EBTKE

11 September 2026
Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

Sidoarjo Dorong Ekosistem Seni dan Budaya Lewat Darjonesia Dance Festival

11 September 2026
Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

11 September 2026
Jakarta Barat Siapkan TPS 3R Percontohan

Jakarta Barat Siapkan TPS 3R Percontohan

10 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2798 shares
    Share 1119 Tweet 700
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2479 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2473 shares
    Share 989 Tweet 618
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2447 shares
    Share 979 Tweet 612
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2457 shares
    Share 983 Tweet 614

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.