Makassar, Kabar SDGs – Kebiasaan menabung tidak selalu harus dimulai dari celengan. Hal tersebut menjadi salah satu pengalaman baru yang diperoleh siswa SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan melalui program BNI Sahabat Sekolah Rakyat.
Salah satu siswa yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Selfi Nawawi N, siswi kelas 2 SMA SRT 3 Provinsi Sulawesi Selatan. Dari kegiatan tersebut, Selfi mendapatkan pemahaman bahwa menabung dapat dilakukan melalui rekening meskipun dirinya belum memiliki pekerjaan. Pengalaman itu juga membuatnya mulai melihat tabungan sebagai bagian dari persiapan untuk melanjutkan pendidikan.
“Ternyata kita bisa menabung menggunakan buku rekening meskipun belum kerja. Saya ingin mempunyai tabungan yang banyak untuk dipakai kuliah nantinya,” ujar Selfi.
Antusiasme siswa juga dirasakan oleh Guru Biologi SMA SRT 3 Provinsi Sulawesi Selatan Tiyah Wasma Terru. Menurutnya, siswa menunjukkan ketertarikan ketika diperkenalkan dengan berbagai hal yang berkaitan dengan layanan perbankan, termasuk ID card yang dapat dipindai, tabungan dan buku rekening.
“Saya sangat senang karena ini merupakan hal baru bagi siswa. Mereka sangat antusias melihat dan mencoba ID card yang bisa di-scan. Mereka juga banyak bertanya mengenai tabungan dan buku rekening, sehingga menjadi pelajaran yang berharga dan baru bagi mereka,” ujar Tiyah.
Menurut Tiyah, pembelajaran yang disertai praktik secara langsung membuat materi lebih mudah dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat melihat penerapannya secara nyata.
Dalam pembelajaran mengenai pengelolaan keuangan, misalnya, siswa mendapatkan gambaran bahwa aktivitas menabung dapat dilakukan melalui rekening. Mereka dapat memahami bagaimana dana tercatat serta bagaimana kebiasaan menyisihkan uang dapat menjadi bagian dari perencanaan kebutuhan di masa mendatang.
Hal serupa juga diterapkan pada pembelajaran mengenai lingkungan. Materi pengelolaan limbah yang sebelumnya diperoleh siswa di ruang kelas diperkuat dengan pengalaman praktik sehingga mereka dapat melihat langsung penerapan konsep tersebut.
“Ini sangat penting karena siswa bisa melihat berbagai hal dari sudut pandang yang berbeda. Dalam hal keuangan, mereka bisa melihat bahwa menabung bukan hanya di celengan, tetapi juga bisa dibukukan dan mereka dapat melihat nominalnya. Begitu juga dengan pengelolaan limbah yang sebelumnya dipelajari melalui teori, sekarang mereka bisa mempraktikkannya secara langsung,” jelas Tiyah.
Pengalaman tersebut merupakan bagian dari BNI Sahabat Sekolah Rakyat, program PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang hadir untuk mendukung Program Sekolah Rakyat melalui empat pilar, yaitu Cerdas Belajar, Cerdas Menabung, Cerdas Sekolah dan Peduli Bersama.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan program tersebut dirancang agar proses pembelajaran yang diterima siswa memiliki keterkaitan dengan kebutuhan mereka dalam kehidupan sehari-hari.
“Program ini dirancang untuk memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa sekaligus memperluas pengalaman belajar di lingkungan sekolah,” ujar Okki.
Okki menambahkan, pembelajaran berbasis pengalaman dapat membantu siswa membangun kebiasaan positif sejak usia sekolah. Materi yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam keseharian.
Melalui kegiatan tersebut, BNI turut memperkenalkan pemahaman mengenai layanan keuangan sekaligus mendorong siswa mengenali pentingnya membangun kebiasaan baik sejak dini. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat membantu siswa memahami hubungan antara keputusan yang dilakukan saat ini dengan kebutuhan mereka pada masa mendatang.
Sebagai bagian dari ekosistem BUMN Danantara Indonesia, BNI terus menjalankan kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, termasuk melalui dukungan terhadap kegiatan pendidikan yang memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada generasi muda.
Memasuki delapan dekade perjalanan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI terus mendorong terciptanya ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mencoba, memahami dan membangun kebiasaan positif sejak dini.











Discussion about this post