• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home AKADEMIKA

ITB STIKOM Bali Kukuhkan Guru Besar Analisis Perangkat Lunak

by SDGS Admin
9 Februari 2026
ITB STIKOM Bali Kukuhkan Guru Besar Analisis Perangkat Lunak
17
SHARES
105
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Denpasar, Kabar SDGs – ITB STIKOM Bali mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Evi Triandini, S.P., M.Eng. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Analisis Perangkat Lunak dalam sidang terbuka senat yang digelar di Kampus ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (7/2). Pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan riset dan pengembangan ilmu teknologi informasi di perguruan tinggi swasta Bali.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Evi menyampaikan gagasan bertajuk Rekayasa Kemanusiaan: Mengonstruksi Kerangka Telerehabilitasi Adaptif bagi Penyandang Disabilitas Melalui Transformasi Perangkat Lunak Digital. Ia menekankan bahwa teknologi perangkat lunak memiliki peran strategis untuk menjembatani keterbatasan akses layanan rehabilitasi yang masih dihadapi penyandang disabilitas, baik karena faktor geografis, ekonomi, maupun sosial.

BACA JUGA

IIB Darmajaya Kukuhkan Guru Besar Pertama Bidang Informatika

IIB Darmajaya Kukuhkan Guru Besar Pertama Bidang Informatika

19 September 2025
UIR Angkat Satu Guru Besar di Bidang Bioteknologi dan Genetika

UIR Angkat Satu Guru Besar di Bidang Bioteknologi dan Genetika

1 April 2025

Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan pengukuhan Prof. Evi menjadi sejarah tersendiri bagi kampus. “Kami sangat bangga karena akhirnya ITB STIKOM Bali berhasil memiliki guru besar sendiri, dan ini merupakan guru besar di bidang teknologi informasi,” ujarnya. Menurutnya, Prof. Evi juga tercatat sebagai guru besar pertama di bidang IT pada perguruan tinggi swasta di Bali.

Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti, Prof. I Made Bandem, menilai capaian Prof. Evi tidak hanya berdampak pada reputasi akademik kampus, tetapi juga pada misi sosial pendidikan tinggi. Ia berharap inovasi yang dihasilkan dapat mendorong ITB STIKOM Bali semakin inklusif. “Dengan keberhasilan Prof. Evi menciptakan alat bantu bagi penyandang disabilitas, kami berharap ke depan ITB STIKOM Bali mampu menerima lebih banyak mahasiswa disabilitas,” katanya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi terus mendorong dosen mencapai jenjang akademik tertinggi. Menurutnya, keberadaan guru besar akan memberikan dampak signifikan bagi pengembangan kampus. “Riset yang dilakukan Prof. Evi akan memberi dampak nyata, tidak hanya bagi STIKOM Bali, tetapi juga bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Prof. Evi menjelaskan ide pengembangan telerehabilitasi berangkat dari realitas keterbatasan layanan rehabilitasi di Indonesia, termasuk minimnya tenaga rehabilitasi. “Di sinilah muncul gagasan untuk mengembangkan alat bantu telerehabilitasi yang memungkinkan layanan dilakukan secara jarak jauh,” katanya. Ia menambahkan, riset tersebut mulai dikembangkan dari Denpasar dan kini diarahkan agar dapat diimplementasikan secara lebih luas. “Kami membangun mulai dari Denpasar, Bali, Indonesia, dan mendunia. Saat ini kami telah bekerja sama dengan rumah sakit di Thailand agar ada hilirisasi dari riset sesuai bidang keilmuan kami,” ujarnya.

Prof. Evi menuturkan, inisiatif pendampingan penyandang disabilitas telah dimulai sejak 2022 melalui kerja sama dengan Dinas Sosial Kota Denpasar. Dari proses tersebut, tim peneliti mengembangkan aplikasi yang memungkinkan penyandang disabilitas mendaftarkan diri untuk memperoleh layanan kesehatan. Selain itu, sistem telerehabilitasi yang dikembangkan memungkinkan konsultasi dan rehabilitasi dilakukan dari rumah tanpa harus datang ke rumah sakit.

Perempuan kelahiran Jember, 20 April 1970 ini menempuh pendidikan S-1 di Program Studi Budi Daya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, melanjutkan S-2 Magister Information Management di Asian Institute University Thailand, dan meraih gelar doktor Ilmu Komputer di ITS Surabaya. Karier akademiknya dimulai sebagai dosen di STIKOM Surabaya pada 1993, sebelum kemudian bergabung dengan STIKOM Bali sejak 2003 hingga kini.

Menutup orasinya, Prof. Evi menegaskan bahwa pencapaian sebagai guru besar bukanlah titik akhir. “Menjadi profesor bukan akhir perjalanan, tetapi sebuah amanah untuk terus berbagi ilmu dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Share7SendTweet4
Previous Post

PLN Perkuat Listrik RS Bhayangkara

Next Post

BBKSDA Riau Selidiki Dugaan Perburuan Gajah di Pelalawan

Next Post
BBKSDA Riau Selidiki Dugaan Perburuan Gajah di Pelalawan

BBKSDA Riau Selidiki Dugaan Perburuan Gajah di Pelalawan

Gelar Bimtek Keselamatan Berkendara, Ditjen Hubdat Tingkatkan Keselamatan Angkutan Pariwisata

Gelar Bimtek Keselamatan Berkendara, Ditjen Hubdat Tingkatkan Keselamatan Angkutan Pariwisata

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026
ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

14 April 2026
IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.