• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
3 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Rubangi, Pelopor Pengendalian Penyakit DBD di Kota Yogyakarta

by SDGS Admin
11 April 2023
Rubangi, Pelopor Pengendalian Penyakit DBD di Kota Yogyakarta
28
SHARES
172
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

YOGYAKARTA, KabarSDGs – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memiliki salah satu ASN berprestasi yakni Rubangi (59) selaku Program Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Demam Berdarah (DBD) di Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Diketahui, Rubangi (59) menjadi salah satu yang mendapat penghargaan World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta dari Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dan Yayasan Tahija. Apresiasi tersebut diberikan saat acara dinner pada ‘Sumbangsih Yogyakarta untuk Dunia’ yang digelar pada 31 Maret 2023 lalu.

BACA JUGA

Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

13 Februari 2026
Mahasiswa UGM Laksanakan Kuliah Kerja Nyata di IKN

Mahasiswa UGM Laksanakan Kuliah Kerja Nyata di IKN

14 Juni 2025
Dinkes Balikpapan Ingatkan Masyarakat Waspadai Flu dan DBD

Dinkes Balikpapan Ingatkan Masyarakat Waspadai Flu dan DBD

3 Juni 2025

Pada program tersebut melibatkan lebih dari 8.000 kader kesehatan dari tiga wilayah seperti Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Bantul. Penelitian dan implementasi teknologi Wolbachia ini juga telah dilakukan di 122 kelurahan dengan luasan 231 km2 persegi, dan telah melindungi 2,2 juta penduduk.

“Tidak menyangka mendapatkan penghargaan, ini tidak terlepas dari penggerak masyarakat untuk terus melakukan penanggulangan penyakit DBD,” ujar Rubangi dalam siaran tertulis Pemkot Yogyakarta pada Selasa (11/04/2023).

Karir Rubangi semenjak tahun 1988 memberikan pengabdian terbaik di bidangnya. Mulai dari tahun 1988 Rubangi bekerja di Puskesmas Gondokusuman dilanjutkan ke Puskesmas Tegalrejo dan pada tahun 2004 berpindah ke Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta selaku Program Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DBD hingga sekarang.

“Selama menjadi ASN tidaklah mudah, dibutuhkan sehat jasmani dan rohani serta butuh keikhlasan dalam bekerja,” ungkap Rubangi.

Dikarenekan, tidak dipungkiri banyak hambatan yang dilalui terutama dalam jabatan yang dipegangnya saat ini, dimana dalam upaya menurunkan angka DBD di Kota Yogyakarta dengan berbagai penanggulangan seperti melakukan program satu rumah satu Jumantik atau juru pemantau jentik, untuk menurunkan angka kematian akibat DBD.

Diketahui, Kota Yogyakarta pernah menghadapi Kejadian Luar Biasa pada tahun 2016. Dimana angka penderita DBD mencapai 1690 jiwa.

Hal ini membuat Rubangi dan pihak terkait lainnya bekerja keras untuk menanggulangi agar tidak terjadi kembali kejadian KLB seperti tahun 2016. Salah satunya dengan melakukan WMP yang bekerjasama dengan FK-KMK UGM dan Yayasan Tahija.

Dimana pemerintah dan FK-KMK UGM melakukan penelitian selama 11 tahun dan sampai saat ini secara efektif berhasil menurunkan 77 persen kasus DBD serta menurunkan 86 persen tingkat rawat inap akibat DBD.

“Namanya bekerja ada hambatan dan kendala namun kami selalu berkomunikasi bersama puskesmas, kelurahan dan kemantren dalam upaya pencegahan DBD di Kota Yogyakarta,” jelasnya

Rubangi mengungkapkan, hingga saat ini angka penderita DBD turun drastis dimana pada bulan Maret 2023 hanya ada 20 kasus penderita DBD. Hal ini membuktikan apa yang dilakukan pemerintah berhasil menekan penyakit DBD di masyarakat bahwa dengan teknologi Wolbachia dapat menurunkan angka DBD.

Oleh sebab itu, ayah dari tiga orang anak ini mengatakan, sangat berbangga dan berterimakasih kepada masyarakat yang ikut serta dalam keterbiasaan hidup sehat dengan melakukan 3M yakni menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

Kedua menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya, dan ketiga memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Rubangi melanjutkan, selain itu, dirinya bangga bisa menyumbangkan salah satu pengabdian sebagai ASN di Pemkot Yogyakarta dengan menurunkan dan mengurangi angka kematian DBD.

Menurutnya, pencapaian dan kebaikan yang didapat hingga saat ini menjadi tabungan hingga pensiun, dimana pihaknya setelah purna tidak akan berhenti melayani masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial seperti menjadi bendahara Takmir dan bendahara RT di wilayahnya.

“Harapannya dengan adanya pelepasan nyamuk, masyarakat tetap melaksanakan gerakan satu rumah satu jumantik dan semoga dengan adanya penghargaan ini merupakan hadiah kami pensiun yang amanah di masyarakat,” pungkas Rubangi.

Share11SendTweet7
Previous Post

Pemerintah Tetap Antisipasi Penyebaran Sub Varian Baru COVID-19 untuk menjaga momentum kebangkitan pariwisata Indonesia

Next Post

Dieng Orienteering Race, Promosikan Pariwisata dengan Menjelajahi Alam Terbuka

Next Post
Dieng Orienteering Race, Promosikan Pariwisata dengan Menjelajahi Alam Terbuka

Dieng Orienteering Race, Promosikan Pariwisata dengan Menjelajahi Alam Terbuka

Sandiaga Uno Memprediksi Perputaran Ekonomi saat Momen Mudik dan Libur Lebaran 2023 Mencapai 150 Triliun Rupiah

Sandiaga Uno Dorong Pemda Manggarai Barat Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Labuan Bajo

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Disperindag Aceh Tuntaskan Operasi Pasar Murah di Enam Daerah

Disperindag Aceh Tuntaskan Operasi Pasar Murah di Enam Daerah

2 Mei 2026
Banyak Perusahaan di Jatim Bayar Upah di Bawah UMK

Banyak Perusahaan di Jatim Bayar Upah di Bawah UMK

2 Mei 2026
KRL Bekasi Timur Segera Beroperasi Usai Investigasi

KRL Bekasi Timur Segera Beroperasi Usai Investigasi

2 Mei 2026
Rutan Sawahlunto Gelar Pembinaan Pramuka untuk Warga Binaan

Rutan Sawahlunto Gelar Pembinaan Pramuka untuk Warga Binaan

2 Mei 2026
APPMBGI Dorong Command Center Program MBG Nasional

APPMBGI Dorong Command Center Program MBG Nasional

1 Mei 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.