• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
4 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Rubangi, Pelopor Pengendalian Penyakit DBD di Kota Yogyakarta

by SDGS Admin
11 April 2023
Rubangi, Pelopor Pengendalian Penyakit DBD di Kota Yogyakarta
29
SHARES
180
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

YOGYAKARTA, KabarSDGs – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memiliki salah satu ASN berprestasi yakni Rubangi (59) selaku Program Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Demam Berdarah (DBD) di Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Diketahui, Rubangi (59) menjadi salah satu yang mendapat penghargaan World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta dari Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dan Yayasan Tahija. Apresiasi tersebut diberikan saat acara dinner pada ‘Sumbangsih Yogyakarta untuk Dunia’ yang digelar pada 31 Maret 2023 lalu.

BACA JUGA

Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

13 Februari 2026
Mahasiswa UGM Laksanakan Kuliah Kerja Nyata di IKN

Mahasiswa UGM Laksanakan Kuliah Kerja Nyata di IKN

14 Juni 2025
Dinkes Balikpapan Ingatkan Masyarakat Waspadai Flu dan DBD

Dinkes Balikpapan Ingatkan Masyarakat Waspadai Flu dan DBD

3 Juni 2025

Pada program tersebut melibatkan lebih dari 8.000 kader kesehatan dari tiga wilayah seperti Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Bantul. Penelitian dan implementasi teknologi Wolbachia ini juga telah dilakukan di 122 kelurahan dengan luasan 231 km2 persegi, dan telah melindungi 2,2 juta penduduk.

“Tidak menyangka mendapatkan penghargaan, ini tidak terlepas dari penggerak masyarakat untuk terus melakukan penanggulangan penyakit DBD,” ujar Rubangi dalam siaran tertulis Pemkot Yogyakarta pada Selasa (11/04/2023).

Karir Rubangi semenjak tahun 1988 memberikan pengabdian terbaik di bidangnya. Mulai dari tahun 1988 Rubangi bekerja di Puskesmas Gondokusuman dilanjutkan ke Puskesmas Tegalrejo dan pada tahun 2004 berpindah ke Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta selaku Program Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DBD hingga sekarang.

“Selama menjadi ASN tidaklah mudah, dibutuhkan sehat jasmani dan rohani serta butuh keikhlasan dalam bekerja,” ungkap Rubangi.

Dikarenekan, tidak dipungkiri banyak hambatan yang dilalui terutama dalam jabatan yang dipegangnya saat ini, dimana dalam upaya menurunkan angka DBD di Kota Yogyakarta dengan berbagai penanggulangan seperti melakukan program satu rumah satu Jumantik atau juru pemantau jentik, untuk menurunkan angka kematian akibat DBD.

Diketahui, Kota Yogyakarta pernah menghadapi Kejadian Luar Biasa pada tahun 2016. Dimana angka penderita DBD mencapai 1690 jiwa.

Hal ini membuat Rubangi dan pihak terkait lainnya bekerja keras untuk menanggulangi agar tidak terjadi kembali kejadian KLB seperti tahun 2016. Salah satunya dengan melakukan WMP yang bekerjasama dengan FK-KMK UGM dan Yayasan Tahija.

Dimana pemerintah dan FK-KMK UGM melakukan penelitian selama 11 tahun dan sampai saat ini secara efektif berhasil menurunkan 77 persen kasus DBD serta menurunkan 86 persen tingkat rawat inap akibat DBD.

“Namanya bekerja ada hambatan dan kendala namun kami selalu berkomunikasi bersama puskesmas, kelurahan dan kemantren dalam upaya pencegahan DBD di Kota Yogyakarta,” jelasnya

Rubangi mengungkapkan, hingga saat ini angka penderita DBD turun drastis dimana pada bulan Maret 2023 hanya ada 20 kasus penderita DBD. Hal ini membuktikan apa yang dilakukan pemerintah berhasil menekan penyakit DBD di masyarakat bahwa dengan teknologi Wolbachia dapat menurunkan angka DBD.

Oleh sebab itu, ayah dari tiga orang anak ini mengatakan, sangat berbangga dan berterimakasih kepada masyarakat yang ikut serta dalam keterbiasaan hidup sehat dengan melakukan 3M yakni menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

Kedua menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya, dan ketiga memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

Rubangi melanjutkan, selain itu, dirinya bangga bisa menyumbangkan salah satu pengabdian sebagai ASN di Pemkot Yogyakarta dengan menurunkan dan mengurangi angka kematian DBD.

Menurutnya, pencapaian dan kebaikan yang didapat hingga saat ini menjadi tabungan hingga pensiun, dimana pihaknya setelah purna tidak akan berhenti melayani masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial seperti menjadi bendahara Takmir dan bendahara RT di wilayahnya.

“Harapannya dengan adanya pelepasan nyamuk, masyarakat tetap melaksanakan gerakan satu rumah satu jumantik dan semoga dengan adanya penghargaan ini merupakan hadiah kami pensiun yang amanah di masyarakat,” pungkas Rubangi.

Share12SendTweet7
Previous Post

Pemerintah Tetap Antisipasi Penyebaran Sub Varian Baru COVID-19 untuk menjaga momentum kebangkitan pariwisata Indonesia

Next Post

Dieng Orienteering Race, Promosikan Pariwisata dengan Menjelajahi Alam Terbuka

Next Post
Dieng Orienteering Race, Promosikan Pariwisata dengan Menjelajahi Alam Terbuka

Dieng Orienteering Race, Promosikan Pariwisata dengan Menjelajahi Alam Terbuka

Sandiaga Uno Memprediksi Perputaran Ekonomi saat Momen Mudik dan Libur Lebaran 2023 Mencapai 150 Triliun Rupiah

Sandiaga Uno Dorong Pemda Manggarai Barat Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Labuan Bajo

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Sociolla Perkuat Dukungan bagi Brand Kecantikan Lokal

Sociolla Perkuat Dukungan bagi Brand Kecantikan Lokal

3 Agustus 2026
Kaltim Perkuat Pengawasan Laut dengan Radar AIS

Kaltim Perkuat Pengawasan Laut dengan Radar AIS

3 Agustus 2026
Kemnaker Perkuat Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas

Kemnaker Perkuat Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas

3 Agustus 2026
Dewa 19 Meriahkan Nommensen Festival 2026

Dewa 19 Meriahkan Nommensen Festival 2026

3 Agustus 2026
Ragam Pesona Kota Lemang Promosikan Budaya dan UMKM

Ragam Pesona Kota Lemang Promosikan Budaya dan UMKM

3 Agustus 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1342 shares
    Share 537 Tweet 336
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1622 shares
    Share 649 Tweet 406
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1343 shares
    Share 537 Tweet 336
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1334 shares
    Share 534 Tweet 334
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1322 shares
    Share 529 Tweet 331

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.