• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
17 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home CSR

Home Credit Indonesia Berikan Beasiswa Bagi Penyandang Disabilitas

by Fiani Sukarta
30 April 2021
Home Credit Indonesia Berikan Beasiswa Bagi Penyandang Disabilitas
102
SHARES
637
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Perusahaan pembiayaan berbasis teknologi, Home Credit Indonesia (Home Credit), memberikan 100 beasiswa bagi para penyandang disabilitas. Beasiswa ini terutama diberikan kepada penyandang yang memiliki minat tinggi di bidang coding dan ingin berkarir sebagai pengembang aplikasi Android.

“Program beasiswa coding dari Home Credit ini terbuka lebar bagi para penyandang disabilitas, apa pun keterbatasan mereka,” kata Direktur External Affair Home Credit Indonesia Andy Nahil Gultom, baru-baru ini.

BACA JUGA

Kemnaker Perkuat Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas

Kemnaker Perkuat Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas

3 Agustus 2026
ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

16 Juli 2026
Pertuni Badung Tampilkan Arja Negak di PKB 2026

Pertuni Badung Tampilkan Arja Negak di PKB 2026

4 Juli 2026

Menurutnya, asalkan teman-teman penyandang disabilitas memiliki semangat dan keyakinan kuat untuk bisa sukses berkarir di bidang teknologi, maka beasiswa ini merupakan kesempatan yang patut untuk diambil. “Kami percaya bahwa banyak teman-teman difabel yang memiliki talenta dan potensi besar namun terkendala akses dan kurang dilibatkan dalam kehidupan sosial,” kata dia.

Andy mengatakan, berdasarkan data Susenas 2018, sebanyak 37 juta jiwa dari 267,7 juta jiwa (sebesar 14%) di Indonesia menyandang disabilitas dan 19 juta jiwa di dalamnya masuk ke dalam kategori usia produktif. Namun kebanyakan dari mereka adalah pekerja informal.

“Untuk itu, Home Credit ingin membuka akses bagi teman-teman difabel agar dapat hidup setara dengan masyarakat pada umumnya tanpa terkendala hambatan karena keterbatasan fisik,” kata dia.

Bekerja sama dengan Dicoding Indonesia sebagai fasilitator program, beasiswa yang diberikan kepada para peserta mencakup seluruh biaya pelatihan mulai dari kelas dasar (basic) sampai ke mahir (advanced); membuka peluang yang sangat lebar bagi kelompok difabel untuk dapat bersaing mendapatkan pekerjaan di bidang teknologi. Para penyandang disabilitas pun dapat berkembang sebagai individu dan bisa menjadi tenaga ahli profesional.

Program beasiswa coding dari Home Credit memiliki alur pembelajaran yang didisain oleh Dicoding Indonesia sebagai Google Developers Authorized Training Partner. Penyelenggaraan kelas dilakukan secara bertahap dari bulan Mei 2021 hingga Februari 2022 yang terdiri dari kelas dasar, pemula, menengah, hingga mahir. Setiap kelas memiliki modul masing-masing dengan kurikulum yang berstandar industri global dan berfokus pada praktek langsung. Program beasiswa coding dari Home Credit masih membuka pendaftaran hingga tanggal 30 April 2021 melalui beasiswadisabilitas.dicoding.com.

Chief Operating Officer Dicoding Indonesia Kevin Kurniawan mengatakan, ini merupakan pertama kalinya Dicoding memfasilitasi program beasiswa coding dari kelas pemula hingga mahir yang ditujukan untuk para penyandang disabilitas. “Kita patut mengapresiasi inisiatif dari Home Credit untuk dapat mewujudkan program ini karena tenaga profesional di bidang teknologi kini banyak dicari,” ujarnya.

Dengan adanya tuntutan revolusi industri 4.0, kata dia, ditambah dengan tingginya adaptasi digital di kalangan masyarakat Indonesia, banyak perusahaan yang mengembangkan tim IT secara masif dan serius. “Apalagi melihat pola perilaku digital masyarakat Indonesia yang pertama kali mengenal internet dari smartphone, profesi pengembang aplikasi digital sangat dibutuhkan oleh perusahaan.”

Prayogo, salah satu penyandang disabilitas yang merupakan lulusan Dicoding mengatakan, dirinya merasa bersyukur karena kini ada perusahaan yang mau memberikan beasiswa kepada teman-teman difabel untuk berkarir secara profesional di bidang teknologi.

“Karena mengikuti kelas-kelas keahlian khusus seperti coding ini butuh biaya yang tidak sedikit, melihat kurikulumnya yang berstandar industri global. Jadi setelah lulus, kesempatan untuk berkarir di berbagai perusahaan terbuka lebar. Apalagi bagi kami penyandang disabilitas, sedikit sekali perusahaan yang mau mempekerjakan orang-orang seperti kami. Namun dengan adanya pelatihan secara komprehensif disertai sertifikasi, maka saya percaya perusahaan lain, tidak hanya Home Credit, akan lebih terbuka untuk menerima teman-teman difabel,” tutur Pria yang kini bekerja sebagai game programmer di FEBE Tech itu.

Home Credit menjadi salah satu perusahaan yang mengadopsi teknologi digital secara masif. Melihat berbagai inovasi produk dan layanan yang dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi My Home Credit, maka Home Credit memupuk bibit-bibit tenaga ahli IT lewat program coding bersama Dicoding Indonesia. Program tersebut juga turut mendorong akses literasi digital bagi setiap kalangan masyarakat di Indonesia.

Sejak tahun 2019, Home Credit Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan berbagai kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satunya pemberdayaan para penyandang disabilitas.

Home Credit memfasilitasi para penyandang disabilitas untuk dapat memiliki semangat dan keterampilan wirausaha melalui beragam program pelatihan. Dengan adanya kegiatan untuk para penyandang disabilitas tersebut, Home Credit juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk perusahaan lain untuk ikut bergerak membawa perubahaan dan kemajuan di Tanah Air.

Share41SendTweet26
Previous Post

Jelajah Rasa Dwipa di Sensa Hotel Bandung

Next Post

BMKG: 11 Siklon Tropis Ancam Indonesia Mei, November dan Desember

Next Post
BMKG Minta Waspadai Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Odette

BMKG: 11 Siklon Tropis Ancam Indonesia Mei, November dan Desember

Tiga Orang Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Tapanuli Selatan

Tiga Orang Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Tapanuli Selatan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Budaya Melayu Jadi Fondasi Pariwisata Batam

Budaya Melayu Jadi Fondasi Pariwisata Batam

17 September 2026
Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

16 September 2026
CapCut Bawa Talenta Kreatif Indonesia ke Layar Lebar

CapCut Bawa Talenta Kreatif Indonesia ke Layar Lebar

16 September 2026
Sekolah di Tanjungpinang Terapkan Belajar Daring

Sekolah di Tanjungpinang Terapkan Belajar Daring

16 September 2026
Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

16 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3029 shares
    Share 1212 Tweet 757
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2707 shares
    Share 1083 Tweet 677
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2708 shares
    Share 1083 Tweet 677
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2678 shares
    Share 1071 Tweet 670
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2720 shares
    Share 1088 Tweet 680

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.