• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

DKI Jakarta-Jawa Barat Jadi Contoh Penerapan PPKM

by Editor
5 Februari 2021
DKI Jakarta-Jawa Barat Jadi Contoh Penerapan PPKM

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, di Jakarta dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Jumat (5/2/2021). Foto: Kris | Biros Pers Sekretariaat Presiden

17
SHARES
107
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Seluruh daerah di Indonesia harus bisa memetik pelajaran dari hasil evaluasi penanganan Covid-19 di Provinsi Ibukota DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat. Kedua provinsi tersebut memperlihatkan perkembangan kearah yang lebih baik pada kabupaten/kotanya selama 3 minggu pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Tren kasus aktif di DKI Jakarta memperlihatkan penurunan, padahal dua minggu sebelumnya menunjukkan tren kenaikan. Hal itu dilihat dari empat parameter nasional seperti kasus aktif, kesembuhan, kematian dan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR),” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, di Jakarta dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Jumat (5/2/2021).

BACA JUGA

Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

24 September 2026
Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

11 Agustus 2026
Kemenhub Prediksi Pemudik Terbesar Berasal dari Jawa Barat

Kemenhub Prediksi Pemudik Terbesar Berasal dari Jawa Barat

25 Februari 2026

Menurutnya, hasil pengamatan pada minggu terakhir Januari atau per tanggal 31 Januari 2021, angka kasus aktifnya mencapai 8,78% dari 9,85%. Upaya yang dilakukan menekan kasus aktif ialah meningkatkan testing (pemeriksaan) dan tracing (pelacakan). Berbeda dengan tren kesembuhan, sebaliknya naik setelah terjadinya penurunan di minggu-minggu sebelumnya. Pada minggu terakhir angkanya naik menjadi 89,46%.

“DKI Jakarta juga telah mencapai testing (pemeriksaan) yang jumlahnya 12 kali lipat dari target World Health Organization (WHO) dalam seminggu. Sebesar 87% diantaranya ditujukan pada suspek, probable dan kontak erat yang memberikan dampak positif pada pencegahan penularan,” kata Wiku.

Walaupun angka kesembuhan naik, dan angka kematian menurun, kata dia, namun angka kasus aktif masih jauh lebih besar sehingga belum bisa mengendalikan kenaikan BOR ICU maupun isolasi secara signifikan. Karena penurunan terjadi pada BOR ICU minggu terakhir pengamatan dari 84,5% menjadi 84,01%

Namun, jelasnya, DKI Jakarta masih perlu upaya lebih keras lagi meningkatkan kualitas pelayanan untuk menekan angka BOR dibawah standar, yaitu 70 persen. Dari hasil koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan jumlah bed isolasi ICU per harinya fluktuatif tergantung kondisi dan data pelaporan dari rumah sakit dengan kisaran BOR 75 – 80%.

Selanjutnya, Wwiku menerangkan, menelaah kondisi terkini di Jawa Barat pada tren kasus aktif terlihat fluktuatif. Dimana minggu terakhir naik dari 17,18% menjadi 20,74%. Sama halnya dengan tren kesembuhan, yang tampak fluktuatif dan Minggu terakhir memperlihatkan penurunan dari 81,61% menjadi 77,98%. Untuk kematian per 31 Januari 2021, angkanya mencapai 1,29%.

Kemudian untuk BOR pada ruang isolasi, angkanya dapat ditekan secara konsisten dan menyentuh angka 69,52% atau dibawah target parameter nasional yaitu 70%. Hasil koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat, selama 2 pekan terakhir ini kasus Covid-19 mengalami lonjakan tertinggi pada 30 Januari 2021, dengan penambahan sebesar 4.601 kasus positif terdiri 2.859 kasus baru dan 1.742 kasus lama.

Upaya yang dilakukan ialah menguatkan puskesmas melalui penempatan tim kolaborasi inter profesi, pemberdayaan masyarakat dan keterlibatan multi sektor untuk peningkatan kapasitas 3T, 3M, penyiapan vaksinasi dan melanjutkan pelayanan kesehatan esensial di Puskesmas.

Dari hasil analisis data ini, menunjukan pembatasan kegiatan pada 2 provinsi ini menunjukkan hasil pada beberapa indikator, namun belum bisa dikatakan berhasilm Karena ukuran keberhasilan, ialah jika suatu provinsi dapat keluar dari 4 indikator parameter nasional yang ditetapkan selama 4 minggu berturut-turut.

Pada prinsipnya, kita dapat belajar dari keunggulan pihak lain untuk dapat ditiru maupun menjadi kekurangan yang bisa dicegah. Data sederhana ini mencerminkan pentingnya komunikasi yang terjalin, antara komponen pemerintah pusat dan daerah, maupun daerah dan daerah untuk sama-sama saling membantu jika menemui kesulitan,” kata Wiku.

Share7SendTweet4
Previous Post

Program PUSPA Perkuat Peran Puskesmas Tangani Covid-19

Next Post

Satgas Covid-19 Ajak Masyarakat Awasi Kinerja Posko Desa

Next Post
Nakes Indonesia Masuk Kelompok Pertama Vaksinasi Massal di Inggris

Satgas Covid-19 Ajak Masyarakat Awasi Kinerja Posko Desa

Satgas Covid-9: PPKM Berdampak Turunkan Penularan Covid-19

Satgas Covid-9: PPKM Berdampak Turunkan Penularan Covid-19

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Sidoarjo Perkuat Regenerasi Musik Keroncong

Sidoarjo Perkuat Regenerasi Musik Keroncong

6 Oktober 2026
Irigasi Seunong Rusak Libatkan Warga Gotong Royong Memperbaiki

Irigasi Seunong Rusak Libatkan Warga Gotong Royong Memperbaiki

6 Oktober 2026
Gedung Pemerintahan di Solok Diperbaiki, Akibat Banjir Bandang

Gedung Pemerintahan di Solok Diperbaiki, Akibat Banjir Bandang

6 Oktober 2026
Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan Pasca Bencana 

Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan Pasca Bencana 

6 Oktober 2026
Presiden FIFA Temui Prabowo di Istana

Presiden FIFA Temui Prabowo di Istana

5 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3487 shares
    Share 1395 Tweet 872
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3447 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3494 shares
    Share 1398 Tweet 874
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3476 shares
    Share 1390 Tweet 869
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3799 shares
    Share 1520 Tweet 950

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.