• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Kak Seto: Iklan Faktor Utama Perokok Anak Meningkat

by Editor
5 November 2020
Kak Seto: Iklan Faktor Utama Perokok Anak Meningkat

Pengamat/Psikolog AnakSeto Mulyadi. Foto: ayojakarta.com

67
SHARES
416
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan iklan, promosi dan sponsor (IPS) rokok sangat rentan mempengaruhi anak-anak untuk menjadi seorang perokok aktif.

“Iklan rokok yang gencar menonjolkan tema kreatif, gaul, keren, modern, dan hebat menjadi faktor utama yang mempengaruhi anak untuk mencoba merokok dan mendorongnya terus menghisapnya,” ujar Kak Seto, sapaan akrab Seto Mulyadi, di Jakarta, Kamis (5//11/2020).

BACA JUGA

Gemarikan Dorong Pencegahan Stunting di Badung

Gemarikan Dorong Pencegahan Stunting di Badung

17 Mei 2026
Wabup Badung Buka SHI-Bali CARE 2025 Dorong Anak Tumbuhkan Empati Lewat Seni dan Aksi Sosial

Wabup Badung Buka SHI-Bali CARE 2025 Dorong Anak Tumbuhkan Empati Lewat Seni dan Aksi Sosial

2 Oktober 2025
Empat Remaja Bengkalis Dilantik Jadi Pengurus Forum Anak Provinsi Riau

Empat Remaja Bengkalis Dilantik Jadi Pengurus Forum Anak Provinsi Riau

27 Juli 2025

Menurut dia, anak-anak sudah menjadi korban dari eksploitasi industri rokok yang terus aktif menyasar anak sebagai basis konsumen jangka panjang, karena dengan semakin dini usia merokok akan makin besar juga keuntungan bagi perusahaan rokok.

Hal ini juga dipertegas dengan survei yang dilakukan LPAI pada 2019 terkait perilaku anak merokok, hasilnya sebanyak 73% anak merokok diawali dengan melihat iklan, promosi dan sponsor rokok di sekitar lingkungannya.

“Merujuk teori pembelajaran sosial, manusia termasuk anak-anak biasanya belajar melalui pengamatan perilaku dari manusia lain. Itu sebabnya anak-anak yang berada di lingkungan yang dipenuhi perokok akan melihat hal itu lalu menirunya,” jelas Kak Seto.

Sementara itu, Ketua Lentera Anak Lisda Sundari mengatakan, pelarangan iklan rokok harus segera dilakukan dengan mendesak pemerintah segera merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan, guna melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya rokok.

“Sangat mustahil untuk menurunkan prevalensi perokok anak bila tidak ada komitmen pemerintah untuk membuat regulasi tembakau yang kuat dan tegas,” jelasnya.

Ketua Yayasan Balarenik Agusman KS memaparkan fakta tentang kondisi darurat perokok anak, berdasarkan rehabilitasi yang dilakukan lembaganya.

“Kondisinya memang sangat mengkhawatirkan, karena perlu penanganan yang semaksimal mungkin kepada anak-anak yang sudah kecanduan merokok agar mereka dapat lepas dari adiksi rokok,” ujarnya.

Yayasan Balarenik telah melakukan rehabilitasi sosial anak korban penyalahgunaan NAPZA sejak 2016. Sampai saat ini sudah lebih dari 600 anak mendapatkan pertolongan. Mirisnya, hampir semuanya dari keluarga dhuafa dan lebih dari 90% dari mereka dulunya perokok aktif

Untuk itu, Agusman menegaskan lebih baik melakukan pencegahan sejak dini, memastikan anak tidak merokok.

“Karena itu, memang sangat dibutuhkan peraturan yang kuat yang melarang iklan rokok dan penjualan rokok batangan untuk melindungi anak dari mudahnya mengakses rokok,” tegas Agusman.

Share27SendTweet17
Previous Post

Mendikbud Pastikan Pemulihan Sekolah Pascagempa Palu Lancar

Next Post

Status Aktivitas Gunung Merapi Naik Menjadi Siaga

Next Post
Status Aktivitas Gunung Merapi Naik Menjadi Siaga

Status Aktivitas Gunung Merapi Naik Menjadi Siaga

Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana (kanan) dalam virtual press conference pembukaan Biskuat Academy 2020 di Jakarta, Kamis (5/11)

Pengembangan Minat dan Bakat Anak Harus Mengikuti Arus

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KSOP Gresik Dan PWI Perkuat Silaturahmi Lewat Mini Soccer

KSOP Gresik Dan PWI Perkuat Silaturahmi Lewat Mini Soccer

16 Agustus 2026
ASTON Inn Jemursari Tawarkan Merdeka Deals

ASTON Inn Jemursari Tawarkan Merdeka Deals

16 Agustus 2026
Unila Dorong Budidaya Jamur Berbasis Teknologi

Unila Dorong Budidaya Jamur Berbasis Teknologi

16 Agustus 2026
DPRD Jatim Dukung Kendaraan Listrik

DPRD Jatim Dukung Kendaraan Listrik

16 Agustus 2026
Vega Hotel Pererat Hubungan dengan Mitra Bisnis

Vega Hotel Pererat Hubungan dengan Mitra Bisnis

15 Agustus 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1766 shares
    Share 706 Tweet 442
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1771 shares
    Share 708 Tweet 443
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1799 shares
    Share 720 Tweet 450
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1768 shares
    Share 707 Tweet 442

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.