Jakarta, Kabar SDGs – Pemuda Masjid Dunia menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi 3.600 warga yang terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang disalurkan melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI tersebut direncanakan berangkat pada Minggu (1/11/2026).
Presiden Pemuda Masjid Dunia, Said Aldi Al Idrus, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen organisasinya dalam mendukung masyarakat yang sedang menghadapi situasi bencana.
“Hari ini kami bekerja sama dengan Baznas RI untuk membantu 3.600 masyarakat terdampak bencana di Flores, NTT. Insyaallah, bantuan tersebut akan diberangkatkan besok,” kata Said di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Ia menyampaikan bahwa program tersebut terlaksana dengan dukungan Ketua Dewan Pembina Pemuda Masjid Dunia, Bahlil Lahadalia, serta Dewan Penasihat Muhammad Sarmuji.
“Alhamdulillah, berkat dukungan Ketua Dewan Pembina, Bapak Bahlil Lahadalia, dan juga Dewan Penasihat, Pak Haji Muhammad Sarmuji, kami mendapat dukungan dan arahan mengenai pentingnya Pemuda Masjid Dunia memberikan manfaat bagi umat di mana pun berada,” ujarnya.
Said menambahkan, jangkauan bantuan organisasi tidak terbatas pada masyarakat Flores. Pemuda Masjid Dunia juga tengah mempersiapkan dukungan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana di Aceh Tamiang, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya mengikuti Rapat Dewan Pimpinan Internasional Pemuda Masjid Dunia 2026 yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Pada rangkaian kegiatan itu, organisasi tersebut bersama Baznas RI turut memberikan bantuan secara simbolis kepada 600 guru mengaji yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Ia menegaskan bahwa berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan akan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, menyampaikan harapan agar Pemuda Masjid Dunia turut mengambil peran lebih besar dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kontribusi pemuda masjid ini sangat ditunggu, tidak hanya dalam peningkatan akhlak, ibadah, dan iman, tetapi juga kontribusi di sisi ekonomi,” ujar Tri.
Menurut Tri, rapat pimpinan tersebut diharapkan mampu merumuskan berbagai agenda kerja yang memberikan dampak positif secara langsung, baik bagi masyarakat Indonesia maupun komunitas internasional.
Selain memperluas kegiatan kemanusiaan di dalam negeri, Said mengungkapkan bahwa Pemuda Masjid Dunia juga akan menyelenggarakan pertemuan internasional di Melaka, Malaysia, pada 4–6 Desember 2026.
Forum tersebut direncanakan melibatkan perwakilan dari 38 negara. Salah satu pembahasan penting yang akan diangkat adalah upaya memperkuat dukungan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.
Said menyebutkan, sejumlah hasil dan rekomendasi dari Rapat Dewan Pimpinan Internasional Pemuda Masjid Dunia di Jakarta nantinya akan dibawa sebagai bahan pembahasan dalam pertemuan internasional tersebut.











Discussion about this post