• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
17 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

CapCut Bawa Talenta Kreatif Indonesia ke Layar Lebar

by SDGS Admin
16 September 2026
CapCut Bawa Talenta Kreatif Indonesia ke Layar Lebar
17
SHARES
104
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – CapCut menggelar puncak AI Content Fest 2026, sebuah kompetisi sekaligus festival film pendek berskala nasional yang menjadi wadah bagi kreator Indonesia untuk menampilkan karya dan kreativitas mereka. Mengangkat tema “Small Stories. Big Screen. One Nation”, festival tersebut menghadirkan 10 karya terpilih dari berbagai daerah di Indonesia untuk diputar di layar lebar CGV Grand Indonesia (ScreenX), Jakarta.

Diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81, AI Content Fest 2026 menjadi festival film pendek berbasis AI perdana yang digelar CapCut. Para kreator diajak mengangkat beragam cerita mengenai Indonesia, mulai dari identitas dan budaya, kehidupan sehari-hari, hingga pengalaman serta harapan terhadap bangsa. Berbagai fitur penyuntingan berbasis AI di CapCut digunakan untuk membantu para kreator mengembangkan gagasan tersebut menjadi karya film pendek.

BACA JUGA

Google Izinkan Watermark Konten AI Dihapus

Google Izinkan Watermark Konten AI Dihapus

21 Agustus 2026
UGM Perkuat Riset AI Lewat Pusat Teknologi

UGM Perkuat Riset AI Lewat Pusat Teknologi

17 Agustus 2026
IPOT Dorong Literasi Finansial dan Pemanfaatan AI Bagi Generasi Muda

IPOT Dorong Literasi Finansial dan Pemanfaatan AI Bagi Generasi Muda

12 Juni 2026

“Indonesia punya begitu banyak cerita dan talenta kreatif yang layak mendapatkan panggung lebih besar. Melalui AI Content Fest 2026, kami ingin membantu kreator membawa perspektif mereka ke layar lebar dan membuka lebih banyak kesempatan agar karya lokal dapat dikenal dan diapresiasi lebih luas,” jelas Jessica Wowor, Head of Content Operations, CapCut Indonesia.

Inisiatif tersebut turut sejalan dengan perhatian Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia terhadap pemanfaatan teknologi dalam memperkuat industri kreatif. Pada 2024, sektor ekonomi kreatif tercatat memberikan kontribusi lebih dari Rp1.500 triliun terhadap PDB nasional. Perkembangan teknologi AI juga dinilai membuka peluang untuk mempercepat inovasi sekaligus mendorong pertumbuhan berbagai subsektor ekonomi kreatif.

Sepuluh film yang ditampilkan dalam AI Content Fest 2026 membawa cerita dari beragam latar belakang, pengalaman, dan karakter yang mencerminkan kekayaan Indonesia. Dalam proses produksinya, para finalis menggunakan sejumlah solusi kreatif seperti CapCut Video Studio serta berbagai fitur yang tersedia di aplikasi, termasuk teknologi berbasis AI, untuk mengembangkan ide dan visual mereka.

Pada acara puncak, seluruh film ditayangkan secara bergiliran di layar lebar. Setelah pemutaran, karya para finalis memperoleh penilaian dan tanggapan langsung dari lima pelaku industri kreatif, yakni Angga Dwimas Sasongko, Mouly Surya, Upie Guava, Dinda Prasetyo, dan Gustav Anandhita. Sesi tersebut memberikan kesempatan kepada para finalis untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas sekaligus memperoleh masukan profesional mengenai ide, visual, dan penyampaian cerita.

“Kami ingin kreator melihat CapCut bukan sekadar sebagai alat untuk menyunting video, tetapi sebagai ruang untuk mengeksplorasi ide dan membawa kreativitas mereka lebih jauh. Lewat berbagai fitur kreatif, termasuk fitur berbasis AI, kami ingin membantu kreator mencoba format, visual, dan cara bercerita yang lebih ambisius—termasuk bagi mereka yang ingin berkembang ke ranah film dan hiburan. Harapannya, semakin banyak ide yang sebelumnya terasa sulit diwujudkan dapat berkembang menjadi karya yang siap dinikmati audiens,” tambah Jessica.

Sebagai bentuk penghargaan atas karya peserta, AI Content Fest 2026 turut mengumumkan pemenang dalam delapan kategori. Penghargaan tersebut meliputi Student Awards, Most Popular AI Microfilm, Special Selection Award, Best Story, Best Visual, Jury’s Special Mention, Next Icon Award, dan Best AI Micro Film.

Pada rangkaian acara puncak, CapCut juga menghadirkan diskusi bertajuk pemanfaatan teknologi dalam proses kreatif bersama Lukman Sardi, Mouly Surya, dan Gustav Anandhita. Ketiganya membahas bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat digunakan sebagai alat pendukung untuk memenuhi kebutuhan kreatif yang berbeda. Menurut mereka, teknologi dapat memperluas eksplorasi dan membuat proses kerja lebih efisien, sementara arah kreatif, rasa, serta keputusan akhir tetap menjadi bagian dari peran manusia.

Dari sudut pandang aktor, Lukman Sardi menilai teknologi dapat membantu memperkaya persiapan sekaligus eksplorasi karakter. “Teknologi bisa membantu aktor mendapatkan lebih banyak referensi, memahami latar belakang karakter, hingga mengeksplorasi berbagai pendekatan sebelum masuk ke dalam sebuah adegan. Dengan proses persiapan yang lebih efisien, aktor punya lebih banyak ruang untuk fokus pada bagaimana karakter tersebut diinterpretasikan dan dihidupkan,” terang Lukman.

Sineas Mouly Surya melihat AI juga dapat memberikan dukungan kepada produser dan sutradara sejak proses pengembangan hingga produksi. “Teknologi bisa membantu kita mengeksplorasi ide lebih awal, mencari referensi, memvisualisasikan sebuah konsep, hingga mencoba berbagai arah kreatif sebelum masuk ke produksi. Ketika sejumlah proses dapat dilakukan dengan lebih efisien, tim punya lebih banyak waktu untuk fokus pada visi besar karya dan keputusan-keputusan kreatif yang menentukan hasil akhirnya,” tambah Mouly.

Sementara dari sisi kreator, Gustav Anandhita memandang AI sebagai sarana untuk memperluas kemungkinan eksplorasi sekaligus mempercepat proses berkarya. “AI memberi kreator lebih banyak ruang untuk bereksperimen—mulai dari mengembangkan ide, mencoba berbagai pendekatan visual, hingga melakukan iterasi dengan lebih cepat. Efisiensi ini memungkinkan kita untuk mengeksplorasi lebih banyak kemungkinan dan membawa sebuah ide lebih jauh, tanpa kehilangan arah kreatif yang ingin kita bangun,” tutup Gustav.

Pemanfaatan teknologi dalam industri kreatif juga diperlihatkan melalui kolaborasi CapCut dengan musisi Raim Laode dalam produksi video musik berbasis AI untuk single terbarunya, “Dunia Yang Nanti.” Video musik tersebut pertama kali ditayangkan pada puncak AI Content Fest 2026. Penayangan kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi Raim mengenai proses kreatif di balik pembuatannya serta penampilan musik secara langsung.

Pengunjung yang datang ke CGV Grand Indonesia juga mendapat kesempatan mencoba pengalaman kreatif melalui CapCut Poster Lab. Pengunjung dapat memilih genre maupun suasana cerita, seperti horor, romansa, aksi, sci-fi, hingga dokumenter. Dengan memanfaatkan fitur kreatif CapCut, mereka dapat menghasilkan poster film bernuansa sinematik yang bisa dipersonalisasi dan diunduh menggunakan kode QR yang tersedia.

CapCut juga terus mengembangkan solusi penyuntingan video terpadu untuk berbagai kebutuhan kreasi, mulai dari video, audio, teks, hingga visual dalam satu aplikasi. Fitur yang tersedia mencakup trimming, transitions, keyframes, filters and effects, templates, auto captions, text-to-speech, background removal, serta audio enhancement. Teknologi berbasis AI juga dapat dimanfaatkan dalam pengembangan ide dan storyboard, eksplorasi visual, proses produksi, hingga penyempurnaan karya.

Dalam mendukung kreativitas yang bertanggung jawab, CapCut turut menerapkan sejumlah langkah transparansi, termasuk penggunaan tanda air tak kasatmata atau invisible watermarks serta Kredensial Konten dari C2PA. Langkah tersebut ditujukan untuk membantu kreator menghasilkan karya dengan pemanfaatan teknologi yang lebih bertanggung jawab.

Selain pengembangan produk, CapCut membuka ruang bagi talenta kreatif Indonesia melalui berbagai program, di antaranya CapCut Gala, Creator Lab, dan CapCut Creative Partner (CPP). Program-program tersebut memberikan kesempatan kepada kreator untuk meningkatkan kemampuan, berbagi pengetahuan, mengeksplorasi berbagai tools kreatif, memperoleh apresiasi, serta memperluas jangkauan karya kepada audiens.

Share7SendTweet4
Previous Post

Sekolah di Tanjungpinang Terapkan Belajar Daring

Next Post

Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

Next Post
Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

Budaya Melayu Jadi Fondasi Pariwisata Batam

Budaya Melayu Jadi Fondasi Pariwisata Batam

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kapolri Sebut Buruh Tekstil Pahlawan Devisa

Kapolri Sebut Buruh Tekstil Pahlawan Devisa

17 September 2026
Keyakinan Konsumen Bali Dinilai Tetap Optimis

Keyakinan Konsumen Bali Dinilai Tetap Optimis

17 September 2026
Gen Z Impact Fest Dorong Anak Muda Ciptakan Dampak

Gen Z Impact Fest Dorong Anak Muda Ciptakan Dampak

17 September 2026
Budaya Melayu Jadi Fondasi Pariwisata Batam

Budaya Melayu Jadi Fondasi Pariwisata Batam

17 September 2026
Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

16 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3036 shares
    Share 1214 Tweet 759
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2718 shares
    Share 1087 Tweet 680
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2687 shares
    Share 1075 Tweet 672
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2728 shares
    Share 1091 Tweet 682

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.