• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
23 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Dari Rumput Laut hingga Batik Etnik, Menteri Ekraf Dorong Kaltara Jadi Mesin Ekonomi Baru

by Riski Yanti
22 Juli 2026
Dari Rumput Laut hingga Batik Etnik, Menteri Ekraf Dorong Kaltara Jadi Mesin Ekonomi Baru
15
SHARES
92
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf),Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, untuk mempercepat pembangunan sektor ekonomi kreatif di wilayah perbatasan.

Menteri Ekraf menegaskan bahwa Kaltara memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru di Indonesia.

BACA JUGA

Rindekraf 2026-2045 Disahkan, Menteri Ekraf Jadikan Pedoman Ekonomi Kreatif Daerah

Rindekraf 2026-2045 Disahkan, Menteri Ekraf Jadikan Pedoman Ekonomi Kreatif Daerah

13 Juli 2026
Menteri Ekraf Ajak IESPA Perkuat Kolaborasi Kembangkan Gim Indonesia

Menteri Ekraf Ajak IESPA Perkuat Kolaborasi Kembangkan Gim Indonesia

7 Juni 2026
Menteri Ekraf Siapkan KUR Berbasis KI hingga Rp10 Triliun untuk Pelaku Ekraf

Menteri Ekraf Siapkan KUR Berbasis KI hingga Rp10 Triliun untuk Pelaku Ekraf

9 Maret 2026

“Kaltara memiliki akar budaya yang kuat. Jadi memang daerah yang akar budayanya kuat, ketika akar budayanya kita sentuh dengan inovasi, teknologi dan kreativitas, hilirnya inilah ekonomi kreatif yang bisa diserap menjadi mesin ekonomi baru di daerah,” ujar Menteri Ekraf saat audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (21/7).

Provinsi Kaltara memiliki beragam potensi ekonomi kreatif yang prospektif. Menurut Menteri Ekraf, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan menjadi kunci dalam mengakselerasi potensi tersebut.

Pada subsektor kuliner, Kaltara fokus pada hilirisasi dan pengemasan produk turunan rumput laut di Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan.

Subsektor kriya bertumpu pada pemanfaatan rotan dan bambu menjadi anyaman khas suku Dayak dan Tidung di Kabupaten Malinau serta Kabupaten Tana Tidung.

Sementara di subsektor fesyen, pengembangan batik bercorak etnik kontemporer di Kota Tarakan terus didorong untuk menembus pasar nasional hingga ekspor.

Akselerasi ini didukung penuh dari sisi regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) Kaltara Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Regulasi tersebut menjadi pilar strategis transformasi ekonomi daerah dari sektor ekstraktif menuju ekonomi kreatif, sekaligus memberikan perlindungan hukum, dukungan pembiayaan, dan perluasan akses pasar bagi pelaku ekraf lokal.

Komitmen ini juga terlihat dari pendaftaran 83 Kekayaan Intelektual (KI) asal Kaltara hingga tahun 2024.

Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, mengharapkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi pegiat ekraf di Kaltara dengan 46 desa wisata yang telah aktif di wilayah tersebut.

“Kaltara memiliki alam serta budaya yang luar biasa, untuk itu kami cukup memprioritaskan memajukan ekonomi kreatif yang berasal dari kearifan lokal,” ujar Zainal A. Paliwang.

Audiensi tersebut turut dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati, Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie, Wakil Ketua II DPRD Kaltara Muddain, Kepala Dinas Pariwisata Kaltara Njau Anau, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Sementara itu Menteri Ekraf didampingi Staf Ahli Bidang Sistem Pemasaran dan Infrastruktur Septriana Tangkary, Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fahmy Akmal, Plt. Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Aulia Chloridiany, Tenaga Ahli Menteri Panji Purboyo, serta jajaran Kementerian Ekraf.

Share6SendTweet4
Previous Post

Lensa ‘Awan Cerah’, Sambut Hari Anak Nasional

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Dari Rumput Laut hingga Batik Etnik, Menteri Ekraf Dorong Kaltara Jadi Mesin Ekonomi Baru

Dari Rumput Laut hingga Batik Etnik, Menteri Ekraf Dorong Kaltara Jadi Mesin Ekonomi Baru

22 Juli 2026
Lensa ‘Awan Cerah’, Sambut Hari Anak Nasional

Lensa ‘Awan Cerah’, Sambut Hari Anak Nasional

22 Juli 2026
BRT Cekungan Bandung Dikembangkan, Kurangi Waktu Tempuh dan Kemacetan

BRT Cekungan Bandung Dikembangkan, Kurangi Waktu Tempuh dan Kemacetan

22 Juli 2026
Menhub Dudy Awali Pembangunan Transportasi Modern MASTRAN di Cekungan Bandung

Menhub Dudy Awali Pembangunan Transportasi Modern MASTRAN di Cekungan Bandung

22 Juli 2026
Kemenhub Perkuat Konektivitas di Sulawesi Tengah

Kemenhub Perkuat Konektivitas di Sulawesi Tengah

22 Juli 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1118 shares
    Share 447 Tweet 280
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1365 shares
    Share 546 Tweet 341
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1076 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.