• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
23 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Koperasi Sawahlunto Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

by SDGS Admin
22 Mei 2026
Koperasi Sawahlunto Olah Limbah Jadi Produk Bernilai
15
SHARES
92
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Pabrik FABA Sawahlunto Dorong Ekonomi Kerakyatan

Pabrik FABA Sawahlunto Dorong Ekonomi Kerakyatan

22 Mei 2026
Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

19 Mei 2026
Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

14 April 2026

Sawahlunto, Kabar SDGs – Koperasi Produsen Swarna Migas Mandiri resmi mengoperasikan pabrik pengolahan limbah fly ash and bottom ash (FABA) yang berlokasi di Jalan Raya Kolok Rawang, Dusun Guguk Sumbayang, Desa Kolok Nan Tuo, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Koperasi Erichan R.B.Ac., Dt. Malin Panghulu pada Senin (18/05/2026).

Koperasi yang berdiri sejak Desember 2025 dengan Nomor AHU 0087719.AH.01.29 Tahun 2025 itu menunjukkan perkembangan cukup pesat dalam membangun usaha berbasis potensi lokal. Dalam kurun waktu sekitar lima bulan, koperasi tersebut telah mengembangkan tiga sektor usaha utama, yakni pengolahan limbah FABA, produksi pupuk organik, serta pengelolaan pangkalan LPG.

“Kami memilih bentuk koperasi agar masyarakat bisa langsung terlibat. Potensi Sawahlunto sangat besar kalau dikelola secara kolektif, dan manfaatnya harus berputar di daerah sendiri,” ujar Erichan di sela peresmian.

Unit usaha pengolahan limbah FABA menjadi sektor pertama yang mulai berjalan. Bahan baku berasal dari limbah PLTU Ombilin yang sebelumnya dianggap sebagai persoalan lingkungan. Melalui proses pengolahan, limbah tersebut kini diubah menjadi berbagai produk seperti batako, paving block, u-ditch, hingga kanstin.

Untuk menjaga ketersediaan bahan baku, koperasi telah menjalin kerja sama awal dengan PT Energi Prima Nusantara yang merupakan anak perusahaan PT PLN Indonesia Power UBPO Ombilin.

“Limbah FABA memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah dengan teknologi yang tepat. Usaha ini tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan menyediakan bahan bangunan berkualitas dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat Sawahlunto,” jelas Erichan.

Saat ini, produk batako hasil olahan koperasi mulai dipasarkan di wilayah Sawahlunto. Pihak pengurus berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk media, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, agar pemasaran produk dapat menjangkau wilayah yang lebih luas.

Selain itu, koperasi juga mengembangkan sektor pupuk organik melalui kerja sama dengan PT Prinaltia Junta Perkasa. Produk pupuk organik dengan merek MDK tersebut telah mengantongi izin usaha melalui perusahaan mitra dan diarahkan untuk mendukung sektor pertanian serta ketahanan pangan daerah.

Namun dalam proses pengembangannya, usaha tersebut masih menghadapi tantangan teknis. Tingkat kehalusan bahan baku yang tersedia saat ini baru mencapai Mesh 60, sedangkan kebutuhan pasar mensyaratkan standar minimal Mesh 100.

“Kami sangat membutuhkan mesin penggiling agar kualitas produk memenuhi standar. Jika kendala ini teratasi, pupuk MDK bisa bersaing di pasar dan benar-benar memberi manfaat langsung bagi petani,” kata Erichan.

Sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi, koperasi juga telah mengoperasikan dua pangkalan LPG yang berada di Kecamatan Barangin dan Lembah Segar. Unit usaha tersebut menjadi salah satu sumber pemasukan yang menopang kebutuhan 23 anggota koperasi.

Ke depan, koperasi juga menyiapkan langkah diversifikasi usaha dengan menjajaki sektor pertambangan batu bara. Saat ini proses pengurusan perizinan tengah dilakukan sebagai bagian dari strategi pengembangan jangka panjang.

“Kami tidak ingin berhenti di sini. Visi kami adalah menjadikan koperasi sebagai wadah ekonomi masyarakat yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Setiap unit usaha yang kami bangun harus memberi dampak nyata bagi anggota dan warga Sawahlunto,” tegas Erichan.

Pihak koperasi berharap dukungan pemerintah daerah dapat diperluas, tidak hanya dalam proses administrasi, tetapi juga melalui fasilitasi pengembangan usaha, penyediaan sarana produksi, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.

“Kami ingin pemerintah daerah hadir secara aktif. Bukan hanya dalam proses administrasi, tetapi juga membantu membuka pasar agar produk kami dapat menjangkau masyarakat luas. Jika usaha ini berjalan baik, dampaknya akan langsung dirasakan warga melalui penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi lokal,” tutup Erichan.

 

Share6SendTweet4
Previous Post

Pabrik FABA Sawahlunto Dorong Ekonomi Kerakyatan

Next Post

Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga

Next Post
Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga

Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga

Dinkes Bandar Lampung Imbau Waspada Hantavirus

Dinkes Bandar Lampung Imbau Waspada Hantavirus

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kemenhub Siapkan Operasional Sistem Navigasi Penerbangan Nasional di New JATSC 

Kemenhub Siapkan Operasional Sistem Navigasi Penerbangan Nasional di New JATSC 

22 Mei 2026
Kemenhub Evaluasi Keselamatan Perkeretaapian

Kemenhub Evaluasi Keselamatan Perkeretaapian

22 Mei 2026
KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan

KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan

22 Mei 2026
Dinkes Bandar Lampung Imbau Waspada Hantavirus

Dinkes Bandar Lampung Imbau Waspada Hantavirus

22 Mei 2026
Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga

Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga

22 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    27 shares
    Share 11 Tweet 7

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.