• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

by SDGS Admin
15 Mei 2026
Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus
15
SHARES
93
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Pemerintah Tetap Antisipasi Penyebaran Sub Varian Baru COVID-19 untuk menjaga momentum kebangkitan pariwisata Indonesia

Pemerintah Tetap Antisipasi Penyebaran Sub Varian Baru COVID-19 untuk menjaga momentum kebangkitan pariwisata Indonesia

11 April 2023
Kenali Cacar Monyet, Gejala, dan Dampak Buruknya

Kenali Cacar Monyet, Gejala, dan Dampak Buruknya

27 Agustus 2022
Bahaya Baru! Sapi, Kambing, Kerbau Terserang Penyakit Kaki dan Mulut

Bahaya Baru! Sapi, Kambing, Kerbau Terserang Penyakit Kaki dan Mulut

8 Mei 2022

Tanjungpinang, Kabar SDGs – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Hantavirus yang ditularkan melalui tikus dan lingkungan yang tercemar.

Kepala Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan pengendalian populasi tikus serta menjaga kebersihan rumah menjadi langkah utama dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

“Prinsipnya, lingkungan kita harus bebas dari tikus. Kebersihan rumah harus dijaga dan sampah harus dikelola dengan baik agar tidak menjadi sarang,” ujar Rustam, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, Hantavirus memiliki gejala yang kerap menyerupai penyakit lain seperti demam berdarah dengue maupun leptospirosis. Penderita umumnya mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, hingga kondisi tubuh yang terasa lemah sehingga sering sulit dikenali sejak awal.

Rustam menyebut pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan tengah menyiapkan pemeriksaan khusus guna memastikan diagnosis penyakit tersebut secara lebih akurat.

“Virus ini gejalanya sulit dibedakan karena sama-sama demam. Nanti akan ada tes khusus dari Kemenkes supaya diagnosanya pasti,” tambahnya.

Berbeda dengan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, penyebaran Hantavirus terjadi melalui sisa metabolisme tikus seperti urin, air liur, dan kotoran yang mencemari lingkungan sekitar. Penularan paling sering terjadi ketika seseorang menghirup partikel debu yang telah terkontaminasi, terutama saat membersihkan gudang, loteng, atau ruangan lembap yang lama tidak digunakan.

Untuk mengurangi risiko penularan, Dinkes Tanjungpinang mengimbau masyarakat menggunakan masker saat membersihkan area berdebu yang diduga menjadi sarang tikus. Warga juga diminta menjaga kebersihan saluran air dan tidak membiarkan sampah menumpuk agar tidak menjadi sumber makanan hewan pengerat.

Selain itu, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam berkepanjangan, terutama jika lingkungan tempat tinggal banyak ditemukan tikus.

“Pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan. Jangan biarkan rumah kotor, karena itu adalah sumber penyakit utama,” pungkas Rustam.

Share6SendTweet4
Previous Post

Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

Next Post

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

Next Post
Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

15 Mei 2026
Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

15 Mei 2026
Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

15 Mei 2026
MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

14 Mei 2026
Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

14 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.