Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menuntaskan pembangunan Embung Kejawar dan Embung Kedunggede di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Keberadaan kedua embung telah memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penyediaan air irigasi pertanian serta pemanfaatan sebagai ruang aktivitas masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, dan waduk memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk di berbagai daerah. Kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim,” kata Menteri Dody.
Embung Kejawar yang berlokasi di Desa Kejawar memiliki kapasitas tampung sebesar 9.534 m3. Sementara itu, Embung Kedunggede di Desa Kedunggede memiliki kapasitas tampung 18.028 m3. Kedua embung ini berfungsi sebagai tampungan air untuk menjaga ketersediaan air, terutama pada musim kemarau.
Keberadaan embung turut mendukung ketersediaan air irigasi yang lebih terjaga sehingga berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Banyumas.
Selain fungsi utamanya sebagai penyedia air irigasi, kedua embung ini juga dimanfaatkan sebagai ruang publik oleh masyarakat. Embung Kedunggede dilengkapi fasilitas seperti intake, outlet, rumah jaga, toilet, serta area terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas warga.
Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan terus melanjutkan pembangunan embung di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan air dan pangan secara berkelanjutan.











Discussion about this post