Jakarta, Kabar SDGs – Komitmen PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam memperkuat efisiensi industri serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mendapat pengakuan dalam ajang Anugerah BUMN 2026. Upaya penguatan efisiensi dan tata kelola tersebut dinilai mampu mendukung daya saing industri pupuk sekaligus memperkuat program swasembada pangan dalam jangka panjang.
Atas berbagai inisiatif strategis yang dijalankan perusahaan, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dinobatkan sebagai The Best CEO Visionary Leadership pada kategori BUMN dan Anak Perusahaan BUMN Tbk. Selain itu, secara korporasi Pupuk Indonesia juga meraih tiga penghargaan lainnya, yakni Terbaik 1 untuk kategori Strategi Pertumbuhan Terbaik, Terbaik 1 untuk kategori Kolaborasi Strategi Terbaik, serta Terbaik 2 untuk kategori Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik.
“Bagi Pupuk Indonesia, transformasi bisnis merupakan keniscayaan melalui perbaikan revitalisasi pabrik yang diikuti penguatan tata kelola sebagai fondasi utama untuk menjaga kinerja perusahaan, dan yang utama untuk memperkuat kontribusi bagi keberlanjutan swasembada pangan Indonesia,” kata Rahmad Pribadi.
Penghargaan The Best CEO Visionary Leadership diberikan kepada Rahmad Pribadi atas kepemimpinannya dalam memperkuat efisiensi dan optimalisasi produksi. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui rencana pembangunan dan revitalisasi tujuh pabrik dalam lima tahun ke depan, memastikan keamanan pasokan bahan baku pupuk, serta memperkuat jaringan distribusi di seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, dalam beberapa tahun mendatang Pupuk Indonesia juga menyiapkan berbagai langkah strategis pengembangan bisnis. Di antaranya ekspansi dan diversifikasi portofolio produk melalui pengembangan metanol dan turunannya, pengembangan bisnis clean ammonia, serta penguatan bisnis industrial support.
Berbagai inisiatif strategis tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran perusahaan dalam mendukung tata kelola pupuk subsidi nasional yang lebih efektif, baik dari sisi distribusi maupun efisiensi produksi. Kebijakan ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2026 yang merupakan penyempurnaan dari Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025. Melalui efisiensi yang dihasilkan, pemerintah untuk pertama kalinya menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen pada Oktober 2025.
Kemampuan perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pelaksanaan mandat pemerintah untuk memastikan ketersediaan serta keterjangkauan pupuk bersubsidi bagi petani turut mengantarkan Pupuk Indonesia meraih penghargaan Terbaik 1 pada kategori Strategi Pertumbuhan Terbaik.
Pada kategori Kolaborasi Strategi Terbaik, Pupuk Indonesia juga dinilai berhasil memperkuat kemitraan strategis untuk meningkatkan daya saing global. Beberapa di antaranya melalui kerja sama dengan PETRONAS Chemicals Group Berhad untuk memperkuat rantai pasok urea dan amonia serta kerja sama dengan Somiphos asal Aljazair dalam memperkuat pasokan bahan baku fosfat.
Selain itu, Pupuk Indonesia juga aktif dalam berbagai forum industri internasional, di antaranya sebagai permanent board member International Fertilizer Association serta menjadi narasumber pada forum global seperti Argus Fertilizer Asia Conference dan United Nations Conference of the Parties.
Sementara itu, penghargaan Terbaik 2 untuk kategori Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik diberikan atas keberhasilan Pupuk Indonesia dalam menjalankan transformasi organisasi dan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Melalui berbagai inisiatif tersebut, perusahaan terus memperkuat kapabilitas organisasi sekaligus membangun budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Selain perusahaan induk, sejumlah anak perusahaan Pupuk Indonesia juga meraih penghargaan dalam ajang ini. Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menerima penghargaan The Best CEO Visionary Leadership Anak Perusahaan BUMN. Sementara itu, PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Kujang meraih penghargaan Strategi Pertumbuhan Perusahaan Terbaik, sedangkan PT Pupuk Kalimantan Timur memperoleh penghargaan Inovasi Bisnis Perusahaan Terbaik.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja, serta memastikan Pupuk Indonesia Grup dapat terus berkontribusi dalam mendukung swasembada pangan dan pembangunan ekonomi nasional,” kata Rahmad.
Ajang Anugerah BUMN sendiri telah diselenggarakan selama 15 tahun sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan dan anak perusahaan BUMN. Kegiatan ini juga menjadi instrumen untuk mendorong penguatan tata kelola, optimalisasi aset negara, sinergi BUMN, serta penciptaan nilai ekonomi bagi pembangunan nasional. Pada penyelenggaraan tahun ini, aspek tata kelola menjadi salah satu fokus penilaian guna mendorong BUMN yang mampu menunjukkan kepatuhan terhadap regulasi, menjalankan reformasi kelembagaan, serta memberikan dampak strategis bagi pembangunan nasional.











Discussion about this post