• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Film Pelangi di Mars di SCBD

by SDGS Admin
24 Februari 2026
Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Film Pelangi di Mars di SCBD
18
SHARES
115
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Film ROOTS Karya Michael Schindhelm Tayang di Perth

Film ROOTS Karya Michael Schindhelm Tayang di Perth

11 April 2026
Roadshow Pelangi di Mars Sapa Penonton Sumatra

Roadshow Pelangi di Mars Sapa Penonton Sumatra

29 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tembus Batas Imajinasi

Film Pelangi di Mars Tembus Batas Imajinasi

29 Maret 2026

Jakarta, Kabar SDGs – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar meresmikan peluncuran giant balloon film Pelangi di Mars di kawasan SCBD Tunnel BEJ, Kamis (19/2/2026). Instalasi balon raksasa tersebut menjadi simbol harapan atas lahirnya karya anak bangsa yang dijadwalkan tayang pada momen Lebaran mendatang.

“Film Pelangi di Mars bukan hanya pencapaian sebuah film Indonesia, tetapi juga perkembangan teknologi yang mana dunia bisa melihat mahakarya dari talenta-talenta anak bangsa yang kreatif. Kami bangga dapat mendukung Pelangi di Mars sebagai salah satu film Indonesia yang menunjukkan pencapaian besar dari sisi skala produksi dan kualitas visual,” ungkap Irene Umar saat peresmian balon raksasa Pelangi dan Robot Batik di SCBD.

Ia menilai film bertema petualangan fiksi ilmiah tersebut menghadirkan terobosan melalui pemanfaatan teknologi Extended Reality (XR) untuk memperkuat kedalaman cerita bergenre sci-fi. Dukungan lintas sektor melalui kolaborasi hexahelix disebut menjadi kunci penguatan industri kreatif nasional, termasuk keterlibatan Artha Graha Peduli bersama SCBD, SCBD Park, dan Creative Event Entertainment (CEE).

“Apalagi sebelumnya, saya sudah meninjau DossGuavaXR Studio yang merupakan satu kebanggaan hidden gems dari lokasi di balik layar film ini. Terima kasih kepada Artha Graha Peduli yang sudah percaya dengan IP Indonesia melalui subsektor film dan selalu mendukung perjuangan ekonomi kreatif lewat UMKM. Tanpa dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam bentuk hexahelix, maka akan sulit sekali Indonesia bisa maju ke depan. Pelangi di Mars menunjukkan semangat gotong royong dan kekuatan IP Indonesia sebagai karya ramah anak yang relevan,” tambahnya.

Film ini diproduseri oleh Dendi Reynando dan disutradarai Upie Guava dengan proses produksi hampir lima tahun. Sejumlah aktor terlibat dalam adegan live-action seperti Messi Gusti sebagai Pelangi, Lutesha sebagai Pratiwi, dan Rio Dewanto sebagai Banyu. Sementara karakter robot diisi oleh pengisi suara kreatif Indonesia, di antaranya Bimoky sebagai Robot Batik dan Kristo Immanuel sebagai Yoman.

“Pelangi di Mars berangkat dari kegelisahan secara personal karena film anak dan keluarga masih sangat terbatas (under supply) untuk sinema Indonesia. Balon raksasa ini dihadirkan sebagai simbol bahwa Pelangi di Mars adalah cerita untuk semua orang. Harapannya, Pelangi di Mars dapat menjadi IP asli Indonesia yang terus menjadi kebanggaan keluarga,” tutur Dendi Reynando.

Peluncuran balon raksasa ini sekaligus memperkenalkan semesta IP film karya anak bangsa yang memadukan live action dan animasi. Sutradara Upie Guava menekankan proyek tersebut melibatkan sekitar 300 talenta kreatif dalam negeri.

“Film ini terasa seperti karya yang dilukis bersama. Energi kolaborasi yang besar membuat Pelangi di Mars bukan sekadar film, tetapi gerakan untuk menghadirkan dongeng dan imajinasi bagi anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Film produksi Mahakarya Pictures itu dijadwalkan tayang mulai 18 Maret 2026 dan menyasar momentum Lebaran dengan mengangkat nilai imajinasi, inspirasi teknologi, serta literasi cerita anak Indonesia.

Sebelum agenda peresmian, Irene Umar juga mengunjungi Pasar Imlek Gang Depan SCBD yang menghadirkan 25 stan kuliner bernuansa budaya Tionghoa. Kehadiran pasar tematik tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional melalui kolaborasi lintas subsektor. Wamen Ekraf didampingi Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan serta sejumlah tokoh dan pelaku industri kreatif.

Share7SendTweet5
Previous Post

Wamenpar Apresiasi Tradisi Blangikhan sebagai Penggerak Pariwisata Berbasis Budaya di Lampung

Next Post

Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual

Next Post
Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual

Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual

SPAM Langkahan, Perkuat Layanan Air Bersih Pascabencana di Aceh Utara

SPAM Langkahan, Perkuat Layanan Air Bersih Pascabencana di Aceh Utara

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026
ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

14 April 2026
IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.