Bintan, Kabar SDGs – Persaingan pasar digital yang kian ketat pada 2026 memicu perang harga di berbagai sektor usaha, namun label murah semata dinilai tak lagi cukup memikat konsumen. Menjawab tantangan tersebut, Mitme Community berkolaborasi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu UMKM Bintan menggelar Mitme Day bertema “Seni Bercerita di Sosial Media: Strategi Menarik Hati Pelanggan Lewat Konten” pada Rabu, 18 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 16.00 WIB ini menghadirkan Kamiliya Nurul Hani, praktisi komunikasi sekaligus representatif Mitme Community. Puluhan pelaku UMKM mengikuti lokakarya secara intensif untuk mempelajari teknik mengubah penonton di media sosial menjadi pelanggan setia melalui pendekatan storytelling yang autentik.
Dalam pemaparannya, Kamiliya Nurul Hani menyoroti kesalahan umum pelaku UMKM yang terlalu menekankan hard selling tanpa membangun kepercayaan audiens. “Kekuatan utama UMKM terletak pada orisinalitas ceritanya. Konten yang hebat adalah yang mampu menyampaikan nilai produk sekaligus menyentuh hati audiens. Saat kita berani membagikan proses dan perjuangan membangun bisnis, pelanggan tidak lagi hanya sekadar membeli produk, mereka sedang membangun hubungan emosional dengan kita,” ungkapnya.
Selama dua jam sesi berlangsung, peserta diperkenalkan pada Rumus M.A.S (Masalah, Akibat, Solusi) sebagai kerangka membangun konten yang efektif. Pada tahap Masalah, pelaku usaha diajak mengangkat persoalan nyata yang dialami calon pembeli agar tercipta rasa dipahami. Tahap Akibat menekankan pentingnya menggambarkan dampak jika masalah dibiarkan, sehingga koneksi emosional dan urgensi terbentuk. Sementara tahap Solusi mengarahkan produk atau jasa sebagai jawaban atas persoalan tersebut, bukan sekadar tawaran promosi.
Mitme Day menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Mitme dalam mendukung digitalisasi UMKM di Indonesia. Melalui peningkatan literasi digital, produk lokal diharapkan mampu bersaing dengan brand global di berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.
Sebagai wadah kolaboratif, Mitme Community berfokus pada pengembangan diri dan pemberdayaan komunitas di era digital. Beragam kegiatan edukatif, mentoring, dan jejaring terus digelar untuk membantu UMKM, profesional, dan masyarakat meningkatkan keterampilan strategis menghadapi dinamika pasar global yang terus berubah.












Discussion about this post