Lampung Timur, Kabar SDGs – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Mekar Karya, Kecamatan Waway Karya, meluncurkan program kemandirian ekonomi keluarga dengan memanfaatkan halaman rumah warga sebagai lahan produktif. Program ini diwujudkan melalui pembagian bibit pepaya gratis kepada seluruh kepala keluarga di desa tersebut.
Ketua PKK Desa Mekar Karya, Rusmiati, mengatakan sebanyak dua ribu bibit pepaya dibagikan kepada warga, dengan ketentuan setiap kepala rumah tangga menerima dua pohon siap tanam. Bibit tersebut langsung ditanam di sekitar rumah masing-masing warga sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dari sektor pertanian rumah tangga.
“Untuk hasil panen, pemerintah desa akan memfasilitasi pemasaran melalui pasar lokal maupun luar daerah,” kata Rusmiati, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, program ini tidak hanya bertujuan menambah pendapatan keluarga, tetapi juga diarahkan untuk membangun komoditas unggulan desa. Pepaya hasil tanam warga akan didorong menjadi komoditas lokal prioritas, khususnya untuk memenuhi kebutuhan buah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan skema tersebut, pemerintah desa berharap seluruh hasil panen warga dapat terserap secara berkelanjutan. “Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh seluruh warga Desa Mekar Karya,” ujarnya.
Program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terutama para ibu rumah tangga. Sejak bibit dibagikan, warga langsung melakukan penanaman di pekarangan rumah mereka. Pemerintah desa pun diharapkan terus melakukan pendampingan teknis agar hasil budidaya optimal dan benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga.
Adapun bibit yang dibagikan merupakan pepaya jenis California, varietas unggul asal Indonesia yang dikenal memiliki bentuk lonjong, kulit tebal, daging buah kenyal dan manis, dengan berat buah dapat mencapai dua kilogram per buah.
Selain memberi manfaat bagi keluarga penerima, program ini juga membawa dampak ekonomi bagi warga yang bergerak di sektor pembibitan tanaman buah. Mereka dilibatkan langsung dalam penyediaan ribuan bibit pepaya, sehingga perputaran ekonomi desa turut bergerak seiring pelaksanaan program kemandirian ekonomi tersebut.












Discussion about this post