• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

USK Dorong Pemulihan Pascabanjir Aceh Berbasis One Health

by SDGS Admin
7 Februari 2026
USK Dorong Pemulihan Pascabanjir Aceh Berbasis One Health
22
SHARES
135
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Banda Aceh, Kabar SDGs – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga memunculkan persoalan berlapis yang menyentuh kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, hingga kualitas lingkungan. Menyikapi kompleksitas tersebut, Universitas Syiah Kuala (USK) memilih pendekatan One Health sebagai pijakan utama dalam mendorong pemulihan pascabencana yang berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Pendekatan ini diperkenalkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar di Banda Aceh, Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor USK Prof Marwan dan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk membahas pemulihan sosial, pangan, dan kesehatan masyarakat rentan pascabanjir.

BACA JUGA

Aceh Percepat Pemulihan Lahan Sawah Pascabencana

Aceh Percepat Pemulihan Lahan Sawah Pascabencana

5 Mei 2026
Kementerian PU Percepat Penanganan 38 Muara Terdampak Pascabencana di Sumatera

Kementerian PU Percepat Penanganan 38 Muara Terdampak Pascabencana di Sumatera

22 Februari 2026
Kementerian Ekraf Peduli Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

Kementerian Ekraf Peduli Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

31 Januari 2026

Sebanyak 60 peserta dari berbagai instansi hadir dalam FGD tersebut, mulai dari Dinas Peternakan Aceh, Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Kota Banda Aceh, Kementerian Pertanian, perguruan tinggi di Aceh, hingga para praktisi. Diskusi ini menghadirkan Prof Srihadi Agungpriyono dari IPB University dan Prof Yani dari USK sebagai narasumber.

Rektor USK Prof Marwan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pemulihan pascabencana. Menurutnya, kehadiran universitas tidak boleh berhenti pada kajian akademik, tetapi harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dampak tersebut, kata dia, sejalan dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi agenda pembangunan nasional.

Dalam konteks pemulihan Aceh, Marwan menilai pendekatan One Health sangat relevan karena memandang kesehatan manusia, kesehatan hewan, kesehatan lingkungan, dan kesehatan masyarakat sebagai satu kesatuan yang saling terkait. Pengalaman pandemi COVID-19, lanjutnya, menjadi bukti nyata bahwa persoalan kesehatan tidak bisa diselesaikan secara sektoral.

“Kompleksitas persoalan tersebut menegaskan bahwa solusi tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi,” ujar Marwan.

Ia juga mengungkapkan bahwa USK telah membentuk One Health Collaboration Center (OHCC) sejak 2018. Pusat kolaborasi ini berawal dari Fakultas Kedokteran Hewan dan kemudian berkembang menjadi model pembelajaran lintas disiplin yang melibatkan bidang kedokteran, biologi, keperawatan, dan keilmuan lainnya.

“Melalui model pembelajaran ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman lintas sektor dan mampu berkolaborasi dalam kerangka One Health setelah mereka lulus,” katanya.

Ketua Tim Equity USK Prof Muslim Akmal menjelaskan bahwa FGD tersebut secara khusus diarahkan untuk mendukung tiga target SDGs, yakni tanpa kemiskinan (SDG 1), tanpa kelaparan (SDG 2), serta kesehatan dan kesejahteraan (SDG 3). Ia menilai pendekatan One Health menjadi kerangka strategis yang tepat dalam situasi pascabencana.

Menurut Muslim, banjir memperlihatkan keterkaitan erat antara kondisi lingkungan, kesehatan hewan, dan kesehatan manusia. Lingkungan yang tercemar berpotensi memicu penyakit, ternak yang terdampak memengaruhi ketahanan pangan, dan pada akhirnya berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

“Pascabencana banjir, interaksi ketiga aspek ini menjadi semakin nyata. Lingkungan yang tercemar dapat memicu penyakit, ternak yang sakit memengaruhi ketahanan pangan, dan pada akhirnya kesehatan masyarakat pun terancam. Oleh karena itu, proses pemulihan tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus terintegrasi,” ujar Muslim.

Melalui penguatan pendekatan One Health, USK berharap pemulihan pascabencana di Aceh tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu membangun ketahanan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan di masa depan.

Share9SendTweet6
Previous Post

Wali Nanggroe Dorong Akses Kesehatan Pascabencana

Next Post

Tanjungpinang Siap Dukung Gerakan ASRI dengan Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Next Post
Tanjungpinang Siap Dukung Gerakan ASRI dengan Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Tanjungpinang Siap Dukung Gerakan ASRI dengan Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Digital Dunia

Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Digital Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Hyundai Luncurkan STARIA Electric dan Hybrid di GIIAS 2026

Hyundai Luncurkan STARIA Electric dan Hybrid di GIIAS 2026

6 Agustus 2026
Indonesia Tambah Tiga Medali di Kejuaraan Taekwondo Asia

Indonesia Tambah Tiga Medali di Kejuaraan Taekwondo Asia

6 Agustus 2026
Jember Perkuat Posisi Sebagai Kota Cerutu Dunia

Jember Perkuat Posisi Sebagai Kota Cerutu Dunia

6 Agustus 2026
Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi ‘Teacherpreneur’ Otomotif

Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi ‘Teacherpreneur’ Otomotif

5 Agustus 2026
Gula Merah Sumenep Kian Berkembang Berkat Dukungan KUR BRI

Gula Merah Sumenep Kian Berkembang Berkat Dukungan KUR BRI

5 Agustus 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1392 shares
    Share 557 Tweet 348
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1672 shares
    Share 669 Tweet 418
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1372 shares
    Share 549 Tweet 343
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1384 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1372 shares
    Share 549 Tweet 343

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.